SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS

Categories

  • Trending News (723)
  • Tarombo Marga Sitindaon (48)
    • Sukacita & Dukacita (12)
  • Politik & Opini (270)
  • Ekonomi & Bisnis (269)
  • Lifestyle & Health (362)
  • Tekno & Sains (69)
  • Entertaintment (65)
    • Games (0)
  • Food & Travel (94)
  • Budaya (58)
  • Inspirasi dan Inspiratif (133)
    • Jansen Sitindaon (31)
  • Sport (16)
  • Lowongan Kerja (29)
  • International (29)
  • Mimbar HKBP (0)
    • HKBP Pasar Minggu (3)
  • Pilpres 2019 (69)
  • Hukum & Kriminal (12)

Berdiri sejak 2018

  • Login
SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS
  • Homepage
  • Tarombo Marga Sitindaon
    • Jansen Sitindaon
  • Siapa kita?
  • MORE

    HOT CATEGORIES

    • Pilpres 2019
    • Our Social Media
    • Games

    USER

    • Login Form
    Show
    • Forgot your username?
    • Forgot your password?
  • WTNG
Berlangganan buletin kami Newsletter
  1. You are here:  
  2. Home
  3. Ekonomi & Bisnis
  4. HP Mulai Ditinggalkan di 2026, Ramai-ramai Beralih ke Penggantinya

Search

Details
Category: Ekonomi & Bisnis
ZA Sitindaon By ZA Sitindaon
ZA Sitindaon
01.Feb
Hits: 64

HP Mulai Ditinggalkan di 2026, Ramai-ramai Beralih ke Penggantinya

Foto: Suasana gerai ponsel di PGC jelang Lebaran 2024. (CNBC Indonesia/Novina Putri Bestari)

Industri perangkat elektronik konsumen tengah menghadapi tekanan akibat kelangkaan chip memori global. Kondisi ini berdampak langsung pada berbagai produk, mulai dari komputer, ponsel, hingga peralatan rumah tangga, dengan kenaikan harga komponen yang diperkirakan mendorong lonjakan harga jual ke konsumen hingga sekitar 20%.

Di tengah ketidakpastian ekonomi dunia, kenaikan harga perangkat elektronik yang tidak diiringi peningkatan fitur dan kualitas dinilai berpotensi menekan minat beli masyarakat. Konsumen cenderung menahan pengeluaran, terutama untuk produk yang siklus pembaruannya semakin panjang.

Lembaga riset IDC sebelumnya memproyeksikan adanya risiko kontraksi pasar ponsel global pada 2026. Dalam skenario pesimistis, pasar diperkirakan menyusut hingga 5%, seiring naiknya harga jual rata-rata dan semakin lamanya konsumen mengganti perangkat mereka.

Secara lebih rinci, laporan IDC pada 9 Desember 2025 menyebutkan bahwa pengapalan ponsel konvensional non-lipat diproyeksikan turun 1,4% pada 2026. Penurunan ini mencerminkan kejenuhan pasar serta perubahan preferensi konsumen terhadap inovasi perangkat.

Di saat bersamaan, HP lipat yang lebih inovatif justru diprediksi akan tumbuh signifikan mencapai 29,7% di 2026, dikutip dari laman resmi IDC.

Pertumbuhan ini didorong kemunculan iPhone lipat pertama yang sudah dinanti-nanti, serta kehadiran Samsung Galaxy Z TriFold yang menandai inovasi lebih lanjut berupa HP lipat tiga.

"Tahun 2026 akan bergairah untuk kategori HP lipat dengan pertumbuhan tahunan diproyeksikan hampir 30%, dibandingnya patokan 6% pada proyeksi sebelumnya," kata Nabila Popal, direktur riset senior IDC.

"Samsung akan memulai 2026 dengan Galaxy Z TriFold yang, memperkenalkan HP lipat tiga ke pasar mainstream secara global, dan membangun momentum dari kesuksesan Galaxy Z Fold7 di 2025. HP lipat Huawei dengan sistem operasi HarmonyOS Next juga akan memperlihatkan pertumbuhan yang kuat, dengan pengapalan diprediksi hampir dobel di 2026. Namun, game-changer untuk kategori HP lipat akan muncul di akhir 2026 ketika Apple masuk ke sektor ini," ia menambahkan.

VP untuk perangkat klien IDC, Francisco Jeronimo, mengatakan HP lipat pertama dari Apple akan menandai babak baru pada segmen HP lipat.

"Langkah Apple akan mendorong minat pada kategori HP lipat. Apple cenderung berperan sebagai katalis untuk adopsi kategori produk baru bagi pasar mainstream. Meskipun HP lipat akan tetap menjadi segmen khusus dari perspektif volume, HP lipat akan menjadi pendorong nilai yang relevan bagi sebagian besar vendor yang menawarkannya, karena harga jual rata-ratanya akan 3 kali lebih tinggi daripada HP standar," ia menuturkan.

Sikap konsumen di 2026 yang cenderung menggunakan HP mereka lebih lama, mendorong siklus penggantian menjadi kian sulit bagi para produsen HP. Dengan demikian, HP lipat menjadi sangat penting bagi industri yang telah mencapai titik jenuh dan membutuhkan inovasi yang berarti untuk memotivasi peningkatan dan mendorong nilai.

Kategori HP lipat diperkirakan akan tumbuh dengan CAGR sebesar 17% hingga tahun 2029, dibandingkan dengan kurang dari 1% untuk segmen HP konvensional.

Lebih lanjut, IDC melaporkan bahwa di 2026, sistem operasi yang akan mendominasi pasar HP lipat adalah Android, yakni sebesar 61%. Selanjutnya Apple akan mengambil porsi 22%, dan HarmonyOS Next sebesar 17%.

Perlu dicatat, proyeksi ini masih bisa berubah sewaktu-waktu, seiring dinamika kondisi pasar

Sumber: CNBC Indonesia  https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260131093907-37-706922/hp-mulai-ditinggalkan-di-2026-ramai-ramai-beralih-ke-penggantinya

ZA Sitindaon
ZA Sitindaon

No comments

Leave your comment

In reply to Some User
Next article: Nasabah Menjerit di DPR: Bank Muamalat Diduga Gelapkan Dana Miliaran Next

Popular Posts

  • Cara Mengatasi Internet Telkomsel 'Lemot', Ikuti Langkah-langkahnya Agar Akses Internetmu Lancar
    27.Nov
  • Semrawutnya Parkir di Kawasan Pusat Pasar Medan
    04.Jan
  • Emak Emak Yang Terlibat Menjual Senjata Untuk Aksi Rusuh 22 Mei 2019
    28.May
  • Bokom, Makanan Pengantar Sejarah Aceh Singkil yang tak Lekang Digerus Zaman
    07.Sep

Categories News

  • Lowongan Kerja
  • Trending News
  • Food & Travel
  • Lifestyle & Health
  • Sport
  • Tekno & Sains
  • Entertainment
  • Ekonomi & Bisnis
  • Kisah Insipirasi
  • Budaya
  • Politik & Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Mimbar HKBP
  • International

Follow Us

Facebook Sitindaon News Instagram Sitindaon News YouTube Sitindaon News Twitter Sitindaon News Email Berlangganan Buletin Kami

SITINDAON NEWS 1

Sitindaon News menuju Situs Web Portal Berita Online berkelas dunia melalui penyediaan jasa informasi dan berbagai produk multimedia lainnya sehingga terbangun Tugu Namangolu didalam maupun diluar negeri khususnya marga Sitindaon yang nantinya dapat menjalankan fungsi² sosial lainnya bagi masyarakat luas. Berdiri sejak 2018.

Bagikan Share
FacebookFacebook MessengerMessenger TwitterTwitter WhatsAppWhatsApp TelegramTelegram Copy LinkCopy Link