Search
- Details
- Category: Food & Travel
- By ZA Sitindaon
- Hits: 92
● ● Medan Perang Durian di Tiongkok telah berubah dari perang rasa dan reputasi (Brand Identity) menjadi perang "Standar dan Data" sepenuhnya.
Pertumbuhan pesat durian Vietnam bukan hanya karena keuntungan geografis yang berbatasan langsung dengan Tiongkok atau biaya logistik yang lebih murah, tetapi karena strategi tepat di tiga dimensi utama berikut:
1. Sistem Penelusuran (Traceability) adalah "Paspor Utama".
Tiongkok memberikan prioritas tertinggi pada keamanan pangan (Food Safety). Vietnam mengubah kelemahan menjadi kekuatan dengan menciptakan Digital Footprint untuk setiap butir durian:
• Lahan Budidaya: Pengumpulan kode unit penanaman (Planting Unit Code) yang jelas.
• Rumah Pengemasan: Standar GMP dan pengendalian hama yang ketat.
• Transparansi: Saat pembeli memindai QR Code dan melihat riwayat penggunaan bahan kimia atau tanggal panen, kepercayaan akan langsung terbentuk. Inilah yang bersedia dibayar lebih oleh konsumen modern di Tiongkok.
2. Penggunaan Teknologi untuk Mendobrak Hambatan Bahasa.
Penggunaan "Teknologi Informasi Multibahasa" adalah strategi yang sangat cerdas. Hal ini membantu menjembatani kesenjangan antara petani di hulu dengan konsumen di hilir, membuat informasi produk mudah diakses, tidak rumit, dan terlihat memiliki standar global (Global Standard).
3. Transformasi dari "Komoditas Pertanian" menjadi "Produk Teknologi".
Vietnam sedang membangun citra baru bahwa durian mereka adalah hasil Pertanian Cerdas (Smart Agriculture). Ini sejalan dengan kebijakan pemerintah Tiongkok yang berupaya meningkatkan standar produk impor. Dengan mematuhi protokol dan kriteria ketat yang ditetapkan Tiongkok, Vietnam berhasil meminimalkan risiko penahanan barang di perbatasan.
● Pelajaran bagi Negara Pengekspor Lainnya.
Meskipun durian Thailand memiliki keunggulan pada "Rasa yang Unik" dan "Tekstur Premium", namun tanpa penguatan di sisi Digital Traceability, pangsa pasar di segmen Mass-Market bisa hilang dengan cepat.
Hal-hal yang perlu dipercepat:
• Integrasi Data: Menghubungkan sistem GAP (Good Agricultural Practices) ke dalam platform digital yang mudah diverifikasi secara internasional.
• Standar Keamanan Tanpa Celah: Memperketat pengawasan residu kimia dan logam berat sejak di kebun untuk mengurangi risiko pemblokiran per kebun.
• Pemasaran Konten Berbasis Data: Menyajikan narasi durian melalui data ilmiah dan sertifikasi kualitas, tidak sekadar mengklaim "enak".
Sangat menarik untuk melihat seberapa sengit persaingan di tahun 2026 ini.
Sumber: FB Topan Adriansyah https://www.facebook.com/share/p/1K47hZ4NtX/
#delongan
- Details
- Category: Food & Travel
- By ZA Sitindaon
- Hits: 236
- Details
- Category: Food & Travel
- By ZA Sitindaon
- Hits: 154
- Details
- Category: Food & Travel
- By ZA Sitindaon
- Hits: 293
- Details
- Category: Food & Travel
- By ZA Sitindaon
- Hits: 183
- Details
- Category: Food & Travel
- By ZA Sitindaon
- Hits: 261