fbpx

Donasi Bantuan Tanpa Transfer Uang

kisspng logo brand font product donation 5b9d0158758c45.0807053015370161524815

Membantu dan menyumbang tanpa transfer uang....

Bapak ibu yang terhormat, semoga anda dan keluarga sehat² semua...
Kami bukanlah siapa², kami hanya orang biasa yang ingin membantu sesama yang membutuhkan.

Hakim PN Medan Ditemukan Tewas dalam Mobil Di Kebun Sawit Warga Namorambe

1575069923656Mobil hakim PN Medan yang ditemukan di areal kebun sawit warga Namorambe, Kutalimbaru, Deli Serdang. 

SitindaonNews.Com,  Medan - Mayat seorang pria ditemukan warga tewas di di areal kebun sawit di Namo Rambe, Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang.

Pria tersebut berada dalam sebuah mobil Toyota Land Cruiser (LC) Prado BK 77 HD warna hitam, dengan pakaian training warna hijau ditemukan warga dalam keadaan sudah meninggal pada hari Jumat (29/11/2019) sekitar pukul 13.00 WIB, mobil dan korban ditemukan di areal kebun sawit warga di Dusun II ,Namorambe, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang.

Sitindaon News Bakar Duit

IMG 20191117 062503 

Sitindaon News Bakar duit

SitindaonNews.Com - Pernah dengar istilah bakar duit, sampai ratusan bahkan ribuan triliun rupiah? Dan itu semua duit para investor bukan duit sipemilik atau sipendiri perusahaan.

Semua bisnis startup pada umumnya melakukan praktek bakar duit seperti Gojek, Grab, OVO, Bukalapak, Blibli dll termasuk juga sebahagian bisnis media berita online juga melakukan bakar duit dalam menjalankan usahanya.

Selamat Kepada Pemimpin SDM Sitindaon News Atas Kelahiran Anak Kedua Seorang Putra

IMG 20190926 173834

Selamat Kepada Matresya Sitindaon, Pemimpin SDM Sitindaon News Atas Kelahiran Anak Kedua Seorang Putra.

Pemimpin SDM Sitindaon News, Matresya Sitindaon, pada hari ini Kamis 26 September 2019, sekitar pukul 16.00, di karuniai seorang putra, dengan BB 3.63 kg dan TB 50 CM melalui operasi cesar di RS Bunda Menteng Jakarta Pusat, ibu dan anak dalam keadaan sehat.

Sitindaon News Hadir dengan "Berpikir Besar untuk sebuah Cita-cita Besar"

IMG 20190905 150753

Sitindaon Brothers, penggagas dan pendiri Sitindaon News, Sakti Sitindaon, Sudin Maurid Sitindaon dan Zul Abrum Sitindaon.

Sitindaon News Hadir dengan "Berpikir Besar untuk sebuah Cita² Besar"

Bermula dari ide dan gagasan Sudin Maurid Sitindaon dan Zul Abrum Sitindaon yang direspon dengan baik oleh Sakti Sitindaon dengan membuat dan mendaftarkan web atau domain www.sitindaonnews.com  pada tgl 9 September 2018 yl.

Didukung oleh anak² muda yg energik dan visioner Natasya Angelita Astuti Sitindaon, mahasiswi K3 Polteknaker dan Michael Kent Satria Sitindaon, mahasiswa Fak.Hukum Universitas Indonesia, membuat SitindaonNews.com semakin hidup  dan berkembang.

Bedah BUKU TAROMBO Marga SITINDAON (Bagian Kesebelas), A. Toga Ompu (Op. Alexander) Hidup Kembali dari Kematian

IMG 20190816 183122

Pada Bagian Kesepuluh telah diceritakan bahwa A. Toga Ompu (Op. Alexander) meninggal dunia.

Selanjutnya pada bagian kesebelas ini diceritakan Op. Alexander ini hidup kembali dari kematian, berikut ini kisahnya.

Setelah Op. Alexander meninggal, maka diberitahukanlah kepada mertuanya di Tigaraja sebelum dikuburkan.

Bedah BUKU TAROMBO Marga SITINDAON (Bagian Kesepuluh) Menceritakan A. Toga Ompu (Op. Alexander)

IMG 20190816 183122

"AMAN TOGA OMPU atau Op. ALEXANDER"

Setelah dewasa A. Toga Ompu menikah tetapi tidak punya keturunan, oleh karena itu dia pergi ke kerumah tulangnya Siallagan untuk melamar putri tulangnya (paribannya).(Op ni si Djimma).

Ternyata paribannya itu sudah menikah dengan Parsakkal, oleh karena itu A. Toga Ompu berusaha membuat paribannya itu cerai dengan Parsakkal.

Bedah BUKU TAROMBO Marga SITINDAON (Bagian Kesembilan) Kisah Ompu Soranglan dan Ama Ni Gumba

IMG 20190816 183122

Bagian Kesembilan buku ini.menulis tentang Op. Soranglan dan Ama Ni Gumba, sbb.:

"OMPU SORANGLAN"

Adapun Ompu Soranglan adalah anak dari Ompu Manjabat.

Bedah BUKU TAROMBO Marga SITINDAON (Bagian Kedelapan) Jejak Pelarian Pomparan Raja Mangambit, yaitu Op. Manjabat dan Op. Barita Lobi dari Lontung

IMG 20190816 183122

Bedah BUKU TAROMBO Marga SITINDAON (Bagian ke Delapan) ini menceritakan paska Raja Mangambit diserang marga Situmorang, maka seluruh keturunan Raja Mangambit Sitindaon di Lontung melarikan diri, ada yang berenang menyeberang Danau Toba hingga ke Porsea dan Balige ada juga yang lari arah ke Tomok, yaitu Op. Manjabat dan Op. Barita Lobi, inilah ceritanya:

"OMPU MANJABAT"

CATATAN YANG TERKUBUR

IMG 20190818 143856Penggalian makam Tunggar Nageduk Sitindaon Juni 1997 di Sibualbual, Pulau Samosir.

CATATAN YANG TERKUBUR

Semangat renovasi tugu Tunggar Nageduk begitu meng-gebu² dalam jiwa dan semangat para generasi penerus Sitindaon.

Namun sangat disesalkan tidak mau menampung aspirasi dan pendapat dari pihak² yang dianggap berbeda pendapat sebagai sikap tidak mendukung bahkan dianggap sebagai provokator yang menghambat renovasi dan harus disingkirkan layaknya seekor anjing yang suka menggonggong kena disiram air panas langsung "kainggg,,,, kainnggg,,,,kainnnggg...."

IMG 20190818 140203

Konsep dan ide harus jalan terus demi mengejar sebuah target dan ambisi, karena konsep dan ide sudah mendapat restu dari na-tua² huta yang dianggap sebagai sebuah kebenaran dan pengesahan atas semua program tsb.dan jadilah sebuah "proyek huta.".

IMG 20190818 135807

Yang lebih menyedihkan lagi, yang mempunyai pendapat yg kritis diancam dengan kata² "jangan bangunkan singa tidur" yang lagi lapar.

IMG 20190818 135558

Parahnya lagi yg berbeda pendapat dianggap sebagai " anjing menggonggong, kafilah berlalu", dianggap sebagai seekor anjing tua yang tidak lama lagi akan mati dan yang lain dipasak kepalanya lalu dipanggang atau disakksang untuk tambul, kata seorang penggemar yang bangga merasa macam Mario Teguh dengan kasus keluarga yang membelitnya.

IMG 20190818 140310

Sifat dan karakter egoisme dan diktatorisme masih terus dipertahankan dan dipelihara, barisan dirapatkan, kelompok dibentuk, akhirnya wajah tugu Tunggar Nageduk dibedah sesuai keinginan tertentu yang merasa sudah mempunyai pola pikir luar biasa dan hebat dari yang lainnya dan hasil akhirnya di-puji² sebuah hasil karya yang baik, indah dan modern.

Tetapi sesungguhnya renovasi tersebut telah menghancurkannya karena hasil akhirnya telah menghilangkan atau menghapus makna dan  nilai² seni, budaya, sosiologi,  arkeologi dan antropologi dari tugu tersebut sebagai situs purbakala. 

Keaslian dari wajah tugu itu sudah berubah total layaknya seperti hasil operasi plastik wajah seseorang. Tugu itu berubah menjadi sebuah bangunan modern yang dibangun pada era milenial masa kini dengan material keramik atau granit.

Permukaan dinding tugu yang semula penuh dengan relief dan ornamen batu alam sebagai simbol hubungan manusia dengan alam yang melambangkan persatuan hubungan kekerabatan keturunannya dalam sebuah bentuk bangunan tempo doeloe yang sarat dengan makna dan nilai² seni, budaya, sosiologi, arkeologi dan antrolologi sirna begitu saja secara sengaja atau tidak sengaja karena relief² tersebut telah tertutup atau diganti dengan kepingan kotak² keramik atau granit yang telah menjadi simbol peng-kotak²an keturunannya

IMG 20190816 WA0015Bentuk dan wajah asli Tugu Situnggar Nageduk Sitindaon

Sangat mengecewakan karena renovasi yang di-bangga²kan itu sesungguhnya secara sadar atau tidak sadar telah menghapus 1 dekade atau mengubur jejak sejarah dari tugu itu sendiri.

Saya yakin para penggagas awal tugu tersebut pasti kecewa, sedih dan menangis, mereka tidak bisa berbuat apa² lagi karena generasi muda sebagai generasi penerusnya sudah merasa mempunyai pola pikir luar biasa dan hebat, lebih mengerti, lebih pintar dan merasa lebih mampu dan lebih hebat dalam segala hal.

Candi Borobudur juga mengalami renovasi dan pemugaran, tetapi tidak merubah wajah dan permukaannya, material pengganti diusahakan bentuk, ukuran dan warna yang sama dengan aslinya, sehingga candi tsb tetap terlihat dengan wajah dan bentuk aslinya. Nilai seni, budaya, sosiologi, arkeologi dan antropologi tetap dipertahankan.

Demikian juga halnya dengan Tano Ponggol,sebagai Tano Parhutaan Marga Sitindaon pemberian Naibaho Hutaparik yang digerogoti oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, dimana oknum ini berani berbuat karena ijin dan restu dari oknum tertentu dengan mendirikan bangunan permanen dan menerima dana ganti rugi tanah yang dipakai proyek pemerintah untuk kepentingan pribadi.

Sesuai kesepakatan semula, kasus Tano Ponggol merupakan prioritas untuk diselesaikan dan di tuntaskan terlebih dahulu, tetapi faktanya lebih 1 tahun tidak ada kemajuan progres penyelesaian masalah demi mengejar target renovasi dan partangiangan saja.

Dikhawatirkan kasus ini segaja dibuat ter-katung² karena nantinya sisa tanah ini juga akan hilang tanpa jejak dan bekas, sementara oknum² yang tidak bertanggung jawab akan mengharapkan menerima dana ganti rugi lagi dari pemda atas sisa tanah karena ada kemungkinan sisa tanah itu akan di jadikan sebagai Ruang Terbuka Hijau karena lokasinya persis tepat dipinggir atau dibawah fly over jembatan kanal Tano Ponggol yang dalam proses pembangunan.

Tugu Situnggar Nageduk Sitindaon di Sibualbual dan Tano Parhutaan Sitindaon pemberian Naibaho Hutaparik di Tano Ponggol akan tinggal menjadi kenangan dalam sebuah CATATAN YANG TERKUBUR oleh generasinya sendiri.

Setiap Generasi SITINDAON Berhak Punya "Rumah" Di Jagad Maya

IMG 20190815 185609

Setiap Generasi SITINDAON Berhak Punya "Rumah" Masing-masing.

Menyambut 74 tahun kemerdekaan tanah air, tapi kita belum sepenuhnya "merdeka", karena masih menumpang di rumah orang.

SitindaonNews Sebagai Media Publikasi Marga Sitindaon

IMG 20190814 211142

Sakti Roni Maruli Sitindaon bersama Op. Tarida Sitindaon, mewakili Pangambittua membawa saring2 Pangambittua pada Peresmian Tugu Tunggar Nageduk Sitindaon di Sibual-bual, Pulau Samosir. Tahun 1997.              Dokumentasi Sitindaon News

Oleh: Sakti Sitindaon

Horas, salam kompak buat seluruh keluarga besar Sitindaon dimanapun berada.

Akhir2 ini sering saya perhatikan perdebatan di medsos turi2an/sejarah Sitindaon, terutama oleh para generasi muda.

Pro Kontra Turi-turian Atau Sejarah Marga Sitindaon

Screenshot 20190725 114858Tugu Marga Sitindaon  (sebelum di renovasi) di Pulau Samosir. Foto dokumentasi Sitindaon News.

Pro Kontra Turi-turian Atau Sejarah Marga Sitindaon

Oleh: Sudin Maurid Sitindaon

Editor: Tim Sitindaon News

Sitindaon News - Jika muncul turi-turian marga Sitindaon di grup maupun diwall facebook umumnya:
1. Menjadi perdebatan pro dan kontra bahkan disesama yang bermarga Sitindaon
2. Keluar umpama
"Ansimun so bola on
Hotang-hotang so dohonon
Naniida sitongka paboa-boa on
Nabinoto sitongka padohon-dohonan".

Page 1 of 3