fbpx

0
0
0
s2sdefault
 
 
cuci darah
 Foto: iStock
 
Rabu, 02 Jan 2019 15:03 WIB
Saifan Zaking - detikFinance
Jakarta - Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto mengatakan bahwa selang darah yang berada di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo digunakan hingga 40 kali. 

Pernyataan Prabowo bikin banyak orang penasaran. Memang harga selang tersebut sangat mahal sampai-sampai harus dipakai berkali-kali?

detikFinance langsung menyambangi salah satu sentra penjualan peralatan medis di bilangan Pasar Pramuka, Jakarta. Alat yang biasa digunakan untuk praktik cuci darah adalah blood transfusion set atau selang transfusi darah. 

 
Berdasarkan pantauan detikFinance di pasar Pramuka, Jakarta, Rabu (2/1/2019), di lokasi ini terdapat 2 jenis merek selang darah atau blood transfusion set yaitu Avico dan Terumo.

"Ada 2, ini (Avico) sama ini (Terumo)," jawab salah satu pedagang di lantai dasar sembari menunjukkan dua merek alat tersebut.

Pria ini mengatakan bahwa harga yang ditawarkan berbeda-beda tergantung mereknya.

"Iya kalau ini (Avico) Rp 7.000, kalau ini (Terumo) Rp 17.000 harganya," terang dia.


Perbedaan harga tersebut ditentukan oleh kualitas bahan dan juga jarum suntik yang terdapat di blood transfusion set.

"Bahan selangnya lebih lembut kalau yang ini (Terumo), jarumnya kalau disuntik juga nggak terlalu sakit," ungkapnya.

Ia juga berkata kalau penggunaan selang tidak boleh dilakukan berkali-kali. Sebab, penggunaan tersebut bisa menyebabkan infeksi bagi pengguna.

"Iya satu kali pakai saja, semua ini satu kali pakai," tutupnya.


Sebelumnya sempat ramai pembahasan terkait pernyataan Prabowo menyampaikan hal tersebut ditempat tinggalnya di Bukit Hambalang, Bogor, Minggu (30/12/2018). Video tersebut hingga saat ini, Rabu (2/12/2018) masih dapat dilihat di laman Facebook-nya

"Saya dapat laporan di RSCM ada alat pencuci ginjal dan seharusnya hal itu punya saluran-saluran dari plastik, dari karet, dan tentunya dipakai satu orang satu kali. Saya dengar ada yang melaporkan kepada saya di RSCM hari ini dipakai 40 orang," ujar Prabowo. 

(dna/dna) 
 

0
0
0
s2sdefault

Add comment


Security code
Refresh