Lalu terlintas dalam benak, andaikan dokter yang hangat dan suka bernyanyi ini dipercaya menjadi Menteri Kesehatan, mungkin bisa melakukan berbagai perubahan di negeri ini, utamanya bagi penderita stroke dengan metode dari hasil penemuannya yang mungkin akan ia terapkan di seluruh Indonesia.

Penulis hingga tiga kali mengulas dengan tema berbeda sebagai bentuk dukungan akan kiprah sang dokter. Tak disangka, tak dinyana Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan kepercayaan dalam bentuk nyata mengangkatnya sebagai seorang menteri sungguhan, dus bukan seperti penulis yang hanya sekedar hayalan semata.

Namun bertepatan dengan itu, beredar surat dari MKEK IDI yang berisi rekomendasi agar dr Terawan tidak diangkat sebagai Menteri Kesehatan yang ditujukan kepada Jokowi. Surat bertanggal 30 September 2019 itu memang masih penulis ragukan. Namun demikian, penulis merasa bila ada pihak tertentu yang merasa terganggu dengan prestasi dokter militer ini.

FB IMG 1572144724204

Karenanya penulis berharap bahwa semua ini bisa dijadikan motivasi dirinya untuk membuktikan bila ia mampu melakukan terobosan baru di negeri ini, agar Indonesia makin sehat, tidak ada lagi orang tua yang harus menggendong pulang jenazah anaknya, dan tidak ada lagi ibu hamil yang meninggal di perjalanan karena terlalu jauh dengan Puskesmas. Yang pasti manajemen BPJS harus bisa direformasi. Setidaknya gaji pertama Terawan yang akan diserahkan kepada BPJS, nampaknya sinyal positif.

"Ayo dok rakyat menanti nyanyianmu lewat sentuhan baru agar Indonesia sehat lahir dan batin, serta tidak ada lagi dokter error yang hobby menghina pemerintah"

Oleh: Wahyu Sutono

Salam sehat untuk NKRI gemilang ????

Sumber: https://www.facebook.com/803774136380640/posts/2724781297613238/