Terkait perawatan intensif korban, Humas RSU Mitra Sejati, Erwin mengatakan bahwa pihak rumah sakit sejak awal pasien (Wakid) masuk, terus dilakukan penanganan.

"Pokoknya dari awal masuk, kita tangani, di jahit tangan kanannya yang luka. Baru disiapkan untuk mulai operasi," ujarnya saat ditemui Tribun Medan di RS Mitra Sejati, Rabu (8/1/2020).

Saat ditanya terkait luka serius dan tindakan yang telah dilakukan tim medis.

Erwin mengatakan bahwa untuk korban mengalami luka-luka serius. Ada beberapa luka koyak yang disebabkan benda-benda tajam.

"Korban alami urat atau pembuluh darah arteri putus. Kita sudah lakukan pemasangan penyangga atau pen. Kalau untuk kondisi dari pertama masuk hingga saat ini sudah membaik. Kalau untuk jahitan banyak ya. Karena dari awal masuk sudah pendarahan dan kita tangani untuk mencegah pendarahan lanjut," ungkapnya.

Kalau untuk korban, pihaknya belum bisa memprediksi kapan akan penyembuhan.

"Kalau untuk korban, ya kita kasih penanganan. Kontrol dan ini masih melihat perkembangannya baru bisa dipastikan kapan ia bisa pulang. Namun untuk saat ini masih fokus penyembuhan terlebih dahulu," jelasnya.

Terkait aksi kejam begal yang terjadi di kawasan Titikuning Medan, Tribun Medan mencoba konfirmasi kepada pihak kepolisian dalam hal ini Kapolsek Delitua, AKP Julfikar, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan korban.

"Kejadian benar. Korban sudah membuat laporan," jelasnya dengan singkat.

Aksi sadis pelaku-pelaku begal di kawasan Titikuning terbilang bukan kali pertama.

Seperti aksi begal lainnya yang pernah terjadi di kawasan Titikuning, juga viral di media sosial.

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa, yang diduga kawanan begal terjadi di Underpas Titikuning pada Jumat (12/7/2019) lalu.

Dari rekaman CCTV yang beredar, komplotan perampok tersebut memepet korban yang sedang menunggangi sepeda motor metik.

Kemudian korban berhenti dan didatangi oleh salah seorang pelaku. Korban sempat melakukan perlawanan, namun karena jumlah komplotan ini lebih banyak, ia pun menghindar menyelamatkan diri.

Korban pun meninggalkan motornya. Tak mau kehilangan momentum, pelaku langsung mengambil sepeda motor milik korban dan membawanya kabur bersama para pelaku lainnya.

BACA ARTIKEL ASLI DISINI