"Peristiwanya dini hari tadi. Antara korban dan pelaku Markus sempat minum tuak di Desa Pematang Panjang. Tanpa diketahui penyebabnya, mereka bertengkar. Sempat dilerai warga, dan keduanya sama-sama pergi dari warung,” kata Ikhwan, Senin (3/2/2020).

Sekitar pukul 00.30 WIB, pelaku mendatangi korban yang diketahui bekerja sebagai pengawas di pertambangan pasir galian C. Pelaku Markus bertanya kepada penjaga malam di penambangan tentang keberadaan korban.

“Kepada penjaga malam, pelaku mengatakan telah disiram tuak oleh Darwin. Tak berapa lama, korban tiba ke penambangan dan bertemu dengan pelaku, dan pertengkaran kembali terjadi,” ucapnya.