Tidak terima dan sudah terpancing emosi, kedua kelompok remaja inipun akhirnya terlibat tawuran. 

Tak pelak, kehadiran puluhan remaja yang sudah emosi dan telah melengkapi dirinya dengan kayu, batu, balok maupun sajam inipun berniat ingin menyerang kelompok rivalnya.

Hal itu membuat warga sekitar resah, sehingga menghubungi petugas Polsek Medan Timur yang tidak berselang lama datang ke lokasi kejadian.

Mengetahui kedatangan polisi, kedua kelompok remaja itu pun langsung kocar-kacir.

Petugas berhasil mengamankan 27 orang dari lokasi berbeda yang tidak jauh dari tempat kejadian perkara.

Kapolsek Medan Timur, Kompol M Arifin membenarkan adanya tawuran antar kelompok pemuda.

"Benar. 27 orang tersebut diamankan dan diserahkan ke Polrestabes untuk didalami. Untuk terkait dugaan pemicu, hanya saling ejek saja," ujarnya pada Minggu (9/2/2020) sore.

Dalam hal ini, lanjut Arifin, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

"Hingga saat ini, tidak ada korban. Situasi saat ini aman terkendali," pungkasnya.

(mft/tribun-medan.com)

Sumber: tribunnews.com