fbpx

0
0
0
s2sdefault

IMG 20200225 130138

SitindaonNews.Com | Banjir yang melanda Jakarta semakin sering dan semakin parah, wilayah yang selama ini tidak pernah mengalami banjir akhirnya kena banjir juga, seperti RSCM, RS Cikini termasuk Istana Negara.  

Banjir Jakarta yang berulang kali tahun ini membuat Jansen Sitindaon, Ketua DPP Partai Demokrat agak waswas meninggalkan anak istri jika dirinya sedang diluar kota., untuk itu Jansen Sitindaon meminta agar persoalan banjir Jakarta ini ditangani lebih serius lagi. 

Jansen menambahkan agar Pemda DKI dan Pemerintah Pusat bersinergi mengatasi banjir macet Jakarta ini, bila perlu lakukan "legal audit", mana yang jadi kewenangan Penda DKI dan mana yang jadi kewenangan Pemerintah Pusat biar tidak saling menyalahkan.

Berikut cuitan Jansen Sitindaon yang dikutip redaksi Sitindaon News dari akun twiter @jansen_jsp:

"Sbg seorang ayah dan suami yg sdg berada diluar kota, jujur saya agak waswas meninggalkan anak istri di Jakarta. Soal banjir ini memang harus ditangani "lebih" serius lagi, fokus dan prioritas mas @aniesbaswedan. Sejak tahun baru lalu sampai hari ini sudah berulang terus terjadi."

"Semaksimal mungkin kewenangan Pemda DKI di soal banjir ini tolong dikerjakan mas @aniesbaswedan. Demikian jg pak @jokowi yg dulu berkata: "masalah banjir macet Jakarta akan selesai kalau jd Presiden", tolong dibuktikan. Sinergilah kalian! Tambah parah banjir ini rakyat jd korban". https://t.co/UBjKCSegby

"Karna soal banjir ini tumpang tindih, menurut saya lakukan "legal audit", buka semua peraturan yg ada sampaikan ke publik: mana kewenangan Pemda DKI, mana yg jadi kerjaan pemerintah Pusat. Biar tdk terus saling menyalahkan dan bisa dinilai siapa yg tak maksimal kerjakan tugasnya!"

"Didepan mata sdh berkali² Jakarta lumpuh! Bahkan sampai skrg belum surut. Yg kita butuhkan solusi. Bukan caci maki saling menjatuhkan antar pendukung. Hari ini rumah kami kena, mungkin besok kalian. Tanpa solusi banjir ini akan jadi "arisan sial" yg bisa datang kerumah siapapun!"


0
0
0
s2sdefault

Add comment


Security code
Refresh