Strategi Trading untuk Para Pegawai!

Para Pegawai harus pakai Strategi "SWING TRADE" Trade, bukan SCALPING! 

Banyak pegawai yang trading mengeluh kehilangan kesempatan Taking Profit (TP), karena tiba-tiba dipanggil Meeting oleh Bossnya. Saham sudah terbang, tidak sempat TP, malah nyungsep lagi, jadinya loss opportunity dan mungkin floating loss. 

Swing Trade dan Scalping adalah dua jenis strategi yang berbeda walau dagangannya sama-sama Saham. Saham harganya terus bergerak setiap Detik, Menit atau Jam karema Pernintaan Beli (BID) dan Penawarn Jual (offer) dengan Volume besar.

1.Trader Scalping = logika orderbook & 1-5 menit. Para Trader Scalping mikirnya: "Bid tebel di 1480, Ask/offer tipis di 1485, gue nyamber 50 lot buat 5 poin, Nggak peduli besok harga 1500 atau 1600. Yang penting 5 menit dapat cuan, menit ke depan gue nyamber lagi, Cuan lagi. Entry-nya karena momentum kecil, volume spike, spread sempit pun jadi (FVG). 

Maka dari itu Trader Swing sangat berbahaya jika Anda Swinger tapi logikan mikirmya kayak scalper. Anda bakal ke-trigger cut loss di noise hiruk pikuk Saham harian. Contoh: kemarin BRPT wick ke 1480, naik lagi1580. Turun lagi 1500, naik lagi 1535, nyungsep lagi 1480. Brisik tapi cuan bolak-balik. 

2. Sedangkan Swing trade harus menggunakan logika bandar & 3-10 hari. Bandar itu mikirnya: "Gue butuh akumulasi 1 juta lembar. Nggak bisa gue beli 1 juta sekaligus, nanti harga terbang bisa cilaka, harga jadi kemahalan. Jadi besok gue bikin sideways dulu, 1470-1480 sampai trader pada bosan dan jual. Kalau mereka masih pada ngeyel hold, gak mau jual gue banting dulu ke hebol Support 1400 1390 - 1410, buat nyapu stop loss retail, baru gue angkat. Minggu depan

Targetnya Bandar itu 5 -15%, per minggu. Bukan 1-2%/ hari seperti Scalper. Jadi dia akan tahan drawdown 2-4% selama struktur besarnya belum rusak (MA20 tidak rusak). Sekarang tolong hitung MA20 BRPT bedapa Cah?. 

Itu sebabnya maka Trader Swing harus menunggu:

• Struktur: Support/resistance weekly/daily jebol atau bertahan. 

• Volume: Akumulasi/distribusi keliatan di candle harian

• Ada tidak Katalis: IHSG, sektor, berita yang bikin bandar punya alasan gerakin harga

Bandar Trading gak pakai emosi sama sekali. Emosinya sudah dibuang sejak awal ketika masih muda sebelum jadi Bandar. Gak ada Bandar itu mikir, beli 1550, Support 1480 kena sentuh 1x langsung panik seperti para Trader harian. Karena logika bandar itu, 1480 itu area akumulasi. Wajar diuji, wajar di-jebol sebentar buat nyapu SL milik para Ritel. Jadi para pegawai Harus trading Swing pakai Logika Bandar, tak punya emosi. Emosinya sudah digadaikan. Harga nyungsep selama itu belum merusak Sruktur harian (MA20), Santai saja, ngopi. 

Bagi yang sambil Kerja jangan Scalping, tapi Swing Trade.

Pilihan Sahamnya, harus Blue chip, BBMRI, BBCA, BBRI, INCO, ASII, TLKM, UNVR. Tapi caranya entry dan kapan TP tetap sama seperti yang saya ajarkan.

Tolong dhong ada yang bisa hitung manual MA 20 BRPT berapa? 

R Noto Widjojo. https://www.facebook.com/share/p/1J8cSAQjMB/