Search
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 5
Lower Low (LL) dan Lower High (LH)
Masih ada yang belum mudheng LL dan LH?
1) LL (Lower Low) dan LH ((Lower High) darrah sempit ketika Saham ndlosor nyungsep kebawah tetapi sudah kehabisan bensin tidak mampu lagi menjebol lantai bawah. Inilah namanya Lower Low (LL) yang disebut *Support*
Mengapa Tidak kuat menjebol lantai bawah adalah karena penjualan (Offer/Ask) mulai menipis dan antrian pembelian (BID) harga bawah sangat tebal di Lantai Support ini. Inilah tanda2 Ritel Unyu pada meratapi CL dan SL milik mereka tersapu habis oleh BB yg tanpa emosi, bahkan para BB sambil tertawa-tawa melihat ratapan Ritel Unyu. Sementara cemberut melihat Anda ikutan nyerokin.
2) Pasukan Serok mulai menipis maka harga mantul keatas (pull back) ingin kembali ke Markasnya di Resisistant Lantai Atas. Tetapi tidak mampu menjebol Atap Resistant Lantai 1, karena pasukan serok terlalu lemah, sementara Lantai di atas masih dijaga ketat. Atap Lantai Satu yg kuat ini dinamakan Resistant Bawah atau Lower High (LH). Harga mulai turun lagi ke lantai bawah ngopi di sini
3) Tindakan Anda harus menolong ikutan nyerokin yang menangis jualan di lantai bawah (LL). Rawatlah mereka untuk besok pagi atau lusa dilepaskan lagi ketika harga sudah terbang. Akann tetapi Anda yang ingin penghasilan harian, bisa menjual di LH dengan untung tipis-tipis (TP tipis tapi sering). Inilah uang didaerah merah (top screet).
Sampun jelas njih? Wis jika sudah faham ini, maka Anda akan sangat sulit dikalahkan karena sudah bisa menumpang BB. Jangan di share, hanya untuk keluarga saja.
Happy Weekend
Sumber: Ki Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/p/1HYbPJhTL5/