Perang Iran vs AS , Mengapa Harga Emas Turun?
Biarkan saya memberi kuliah ekonomi-politik sedikit jangan diganggu:
1. Ketakutan Global = Uang Berlari Menjadi Dolar. Ketika guncangan geopolitik melanda, pakem dari investor mencari likuiditas dan keamanan portfolionya. Aset yang biasanya mendapatkan uang itu terlebih dahulu adalah:
- Pertama, Dolar AS,
- Obligasi Treasury AS
- dan emas prioritas 3.
Karena dolar adalah mata uang cadangan dunia dan pasar paling likuid di muka bumi, maka otomatis modal membanjiri dolar pada saat krisis. Saat ini, itulah yang sedang terjadi.
2. Eropa dan Asia Lebih Rentan terhadap Guncangan Minyak. Konflik tersebut mengancam Selat Hormuz, tempat pergerakan sekitar 20% minyak global.
Negara-negara yang sangat bergantung pada minyak impor — khususny, Eropa, Jepang, Korea Selatan India.
“Jika energi meledak lebih tinggi, negara-negara tersebut akan paling menderita.” Hal ini menyebabkan para investor membuang Uang lokal berpindah ke dolar AS.
3. Guncangan Minyak = Suku Bunga AS Lebih Tinggi. Jika minyak melonjak, inflasi meningkat, Pasar sudah mulai berasumsi:
The Fed akan menunda penurunan suku bunga, Suku bunga akan tetap lebih membuat dolar lebih menarik secara global.
4. Mengapa Hal Ini Merugikan Emas dalam Jangka Pendek. Karena Dolar menguat, maka Hasil riil langsung meningkat.
Perang = Ketakutan = Dolar Lebih Kuat.
Dolar yang lebih kuat, merupakan Tekanan pada emas. Itu sebabnya harga logam terkadang turun pada awal guncangan geopolitik.
5. Tapi sebentar lagi, Ini Bisa Terbalik. Secara sudah pelajari historis, urutannya sering kali terlihat seperti ini:
Tahap 1 – Syok, Dolar melonjak
Emas datar atau turun
Tahap 2 – Inflasi lebih tinggi muncul.
Tahap 3 – Emas meledak, melambung tinggi.
Ini terjadi selama guncangan minyak tahun 1970an
krisis tahun 2008 era stimulus tahun 2020.
Inilah jawaban saya untuk Anda yang banyak bertanya mengapa Emas & Perak turun ketika tetjadi Perang Teluk sekarang ini. Percayalah bahwa ini tidak berarti dolar AS akan semakin kuat dalam jangka panjang. Emas tetap pilihan pertama. Saya akan membeli lagi jika benar turun. Tapi nyatanya harga hanya sideways tidak turun dan tinggal menunggu Bullishnya saja ketika perang usai. Saya tetap menambah muatan Antm.
R. Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/1C3N7kCHXq/