fbpx

0
0
0
s2sdefault

FB IMG 1643531018571

*BERTERIMA KASIH*.

Suatu saat saya menemui teman lama warga negara asing yang katanya sudah menetap di Jakarta. Ketika bertemu dengannya, saya terhenyak. Dia nampak lusuh dalam usia menua. Tak terbayangkan dia dulu yang hidup plamboyan namun kini nampak tak seperti dia yang dulu saya kenal. Namun dari pancaran wajahnya , saya liat dia bahagia dan baik baik saja. Dia tinggal di rumah seseorang yang bukan keluarga kandungnya. Entah bagaimana dia bisa tinggal di tempatnya sekarang.

" Broo saya tidak bangkrut. Harta saya masih ada.Namun kini dikuasai anak anak saya.Mereka terlalu sibuk sehingga mereka kirim saya ke rumah Panti. Sejak dirumah panti , mereka tidak pernah mengunjungi saya. " Katanya dengan suara datar.

"Suatu saat datang Wati ke panti dan dia minta agar saya tinggal bersamanya di jakarta. " katanya melirik kepada wanita muda disampingnya. "Itulah sebabnya saya disini"Sambungnya.

" Saya baru tau tahun lalu ketika ada yang bilang bapak tinggal di rumah jompo dan sakit sakitan. Makanya saya minta izin kepada anak anak bapak untuk merawatnya di rumah saya. " Kata Wati.

Saya bengong.

"Maaf saya memang bukan orang kaya tapi saya tidak minta bayaran merawat bapak." kata wati dengan tersenyum. " Ini saya lakukan karena kata ibu saya , sedari kecil bapak lah yang menanggung biaya hidup saya sampai saya selesai kuliah. Padahal ibu saya bukanlah siapa siapa bagi bapak, ketika niat saya ingin merawat bapak,suami saya juga mendukung. Kami bahagia dengan kehadiran bapak disini dan setidaknya saya telah melaksanakan amanah dari almarhum ibu saya untuk mencintai bapak selalu."

*Belakangan saya tahu Wati bersama Suaminya sedang membangun jaringan rumah sakit kelas C. Entah dari mana dia dapat modal. Tapi dari caranya yang pandai berterimakasih maka akan mudah bagi dia bertemu orang baik yang mau bermitra dengan dia. Orang baik akan selalu bertemu orang baik, Orang berprasangka baik akan selalu betemu orang berprasangka baik. Dan ia akan terhindar dari orang pengeluh dan punya prasangka buruk*

moral cerita.
*Jangan pernah ragu untuk berbagi dan berbuat baik. Karena bukan tidak mungkin orang yang sangat kamu harapkan membantumu ketika lemah, justru abai dengan mu.Tapi ada orang lain yang tak pernah kamu harapkan membantumu justru dialah yang menjadi tongkatmu*.
*Bukan apa yang kamu harapkan dari perbuatan baik mu tapi ikhlaslah karena Tuhan. Tuhan maha adil dan tidak pernah tidur. Kebaikanmu akan selalu berbuah baik, entah dari mana datangnya. Mungkin kamu harus berkorban untuk 1000 orang agar mendapatkan satu kebaikan dari orang lain yang pandai berterimakasih dan itu kamu dapat disaat kamu benar benar membutuhkannnya. Disitulah kehadiran Tuhan untuk menjagamu dan agar kamu pandai* *bersyukur..paham ya sayang*..👌

Oleh: Wawan Suwandi

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1313717312462445&id=100014725653904


0
0
0
s2sdefault

Add comment


Security code
Refresh