SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS

Categories

  • Tarombo Marga Sitindaon (47)
    • Tugu Namangolu Sitindaon (4)
    • Sukacita & Dukacita (16)
  • Politik & Opini (358)
  • Ekonomi & Bisnis (426)
    • Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo (137)
  • Lifestyle & Health (424)
  • Tekno & Sains (71)
  • Entertaintment (66)
  • Nasional (20)
  • Food & Travel (100)
  • Budaya (58)
  • Inspirasi dan Inspiratif (154)
    • Jansen Sitindaon (32)
  • Sport (16)
  • Lowongan Kerja (29)
  • International (46)
  • Mimbar Kristen (14)
    • HKBP Pasar Minggu (3)
  • Pilpres 2019 (69)
  • Hukum & Kriminal (41)

Berdiri sejak 2018

  • Login
SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS
  • Homepage
  • Tarombo Marga Sitindaon
    • Jansen Sitindaon
  • Siapa kita?
  • MORE

    HOT CATEGORIES

    • Pilpres 2019
    • Our Social Media

    USER

    • Login Form
    Show
    • Forgot your username?
    • Forgot your password?
  • WTNG
Berlangganan buletin kami Newsletter
  1. You are here:  
  2. Home
  3. Kisah Insipirasi
  4. Mengapa Sudah Bekerja Keras Masih Susah Juga Hidupnya!

Search

Details
Category: Inspirasi dan Inspiratif
ZA Sitindaon By ZA Sitindaon
ZA Sitindaon
27.Jun
Hits: 61

Mengapa Sudah Bekerja Keras Masih Susah Juga Hidupnya!

MENGAPA SUDAH BEKERJA KERAS MASIH JUGA SUSAH HIDUPNYA? 

Banyak Orang yang hidup Susah bukan karena Malas, bukan karena bodhoh. Mereka sudah bekerja Keras, sekerasnya tetapi hidup semakin hari malah semakin susah. Lalu apa masalahnya?

Masalahnya mereka adalah Hidupnya penuh SAMPAH! Ada 3 jenis Sampah!

1) Sampah Fisik! , sampah fisik menumpuk dirumah. Karena punya mental miskin, maka, mereka terus menunpuk sampah fisk, seperti pakaian, tas, sepatu, barang-barang rumah tangga yang tidak digunakan. Punya Nafsu yang tidak terkendali, terus saja membeli pakaian baru hingga lemari jebol dipenuhi dengan pakaian baru yang hanya menjadi sampah. Uang terkuras terus, menjadi habis. Kebiasaannys sulit dirubah, akhirnya semua keinginannya dibayar dengan Kartu Kredit, Pinjol, Saldo Rekening Tabungan minim terus, beban hidup semakin berat, mental bisa jatuh, dan ujungnya nanti sering sakit-sakitan jika kekurangan uang. 

2. Sampah Emosi! Emosinya mudah meledhak. Temper, banyak marah, merengut, mengumpat hidup tak adil, berita baik pun akan disambut negatip, dengan kemarahan, anti edukasi, hidup penuh rasa kecewa. Letupan emosinya membuat hubungan antar manusia kemana-mana menjadi rusak, berakibat hidupnya macet total, semua kesempatan baik tertutup rapat. Hidup semakin sulit. 

3. Sampah Sosial! Sibuk menghadiri komunitas Sosial yang tidak berguna, ikutan Alumi, SMP, SMA, UNIV, RT, RW, Urusan Sosial tak berguna, Arisan kesana kemari, yang semuanya tidak mendatangkan oportunity bisnis, hanya menghabiskan uang saja. Busana baru, mobilnya ingin terus terus saja TT dengan leasing, Iphone, untuk validasi, show off di komunitasnya. Ini hidup salah jalan, yang membuat diri terjerat rantai Kemiskinan.    

Jika tidak mau membersihkan tiga jenis Sampah kemiskinan itu maka Real Kemiskinan tinggal selangkah lagi akan menjerat selama hidup. Lalu, bagaimana cara membersihkan sampah-sampah itu agar hidup berubah nyaman, berubah menjadi mudah, dan bahagia walau tidak harus kaya? 

Sampah Pertama dan Kedua, Kendalikan Nafsu dengan healing spiritual, memahami makna hidup yang sebenarnya. Memahami Siapa Diri kita ini? Lahir untuk apa, dan akan pergi kemana, agar nafsu menumpuk sampah fisik dan sampah emosi pelan-pelan terkikis habis. Rajin Meditasi, tafakur, setiap hari minimal 15 menit. 

Mulai hari ini, Stop Sampah Sosial sekarang juga! Jangan pedulikan apa kata orang, apa pikiran orang lain terhadap diri Anda. Upgrade Skill, belajar Financial Skill, belajar busnis, bekajar cashflow dan investasi. Ikut bergabung dengan Komunitas Business yang mendatangkan opportunity, seperti, Komunitas UMKM, Komunitas Pedagang Kambing, Sapi, komunitas Petani makmur, Komunitas Broker, Nelayan, Komunitas Trading, dll, tinggal sesuaikan saja dengan minat Anda!  

Atas dorongan dari banyak follower Saya, akhirnya, Saya penuhi, membangun "Kominutas Kaya Bersama", mengajarkan cara Trading Saham dari Nol kepada banyak orang untuk menambah penghasilan mereka secara real langsung praktek trading. Bagi yang belum kaya bisa menyusul menjadi Kaya, yang setengah Kaya agar bertambah Kaya, dan yang Kaya agar tetap Kaya sampai Tua tidak jatuh miskin di hari Tua. 

Saya sudah selesai dengan Diri Saya, tinggal berbagi Ilmu dan Pengalaman di sisa usiaku untuk membantu mereka yang ingin memperbaiki hidupnya menjadi lebih mudah. Semoga yang membaca ini terinsinpirasi, Hidup Anda akan berubah secara dramatis.

R Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/1Czwgy3EHC/

ZA Sitindaon
ZA Sitindaon

No comments

Leave your comment

In reply to Some User
Next article: 3 Pilihan Hidup Anak Muda, Jika Usiamu 26-30 Tahun. Next

Popular Posts

  • Cara Mengatasi Internet Telkomsel 'Lemot', Ikuti Langkah-langkahnya Agar Akses Internetmu Lancar
    27.Nov
  • Semrawutnya Parkir di Kawasan Pusat Pasar Medan
    04.Jan
  • Emak Emak Yang Terlibat Menjual Senjata Untuk Aksi Rusuh 22 Mei 2019
    28.May
  • Bokom, Makanan Pengantar Sejarah Aceh Singkil yang tak Lekang Digerus Zaman
    07.Sep

Categories News

  • Lowongan Kerja
  • National
  • Food & Travel
  • Lifestyle & Health
  • Sport
  • Tekno & Sains
  • Entertainment
  • Ekonomi & Bisnis
  • Kisah Insipirasi
  • Budaya
  • Politik & Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Mimbar Kristen
  • International

Follow Us

Facebook Sitindaon News Instagram Sitindaon News YouTube Sitindaon News Twitter Sitindaon News Email Berlangganan Buletin Kami

SITINDAON NEWS 1

Sitindaon News menuju Situs Web Portal Berita Online berkelas dunia melalui penyediaan jasa informasi dan berbagai produk multimedia lainnya sehingga terbangun Tugu Namangolu didalam maupun diluar negeri khususnya marga Sitindaon yang nantinya dapat menjalankan fungsi² sosial lainnya bagi masyarakat luas. Berdiri sejak 2018.

Bagikan Share
FacebookFacebook MessengerMessenger TwitterTwitter WhatsAppWhatsApp TelegramTelegram Copy LinkCopy Link