fbpx

0
0
0
s2sdefault

IMG 20201011 181454Sayuran yang sebaiknya jangan dimakan mentah (Pixabay

Sayuran sering menjadi pilihan untuk makan sehat.

Kita butuh makan sayuran agar nutrisi dari tubuh terpenuhi.

Nah, ternyata harus ada yang diperhatikan saat memakan sayuran, lho.

Biasanya kita memakan mentah tomat dan kol, entah itu dijadikan salad ataupun lalapan.

Tapi ternyata jika dimakan mentah, beberapa sayuran ini bisa memberikan efek buruk atau kurang memberikan manfaat untuk tubuh.

Apa saja ya?

Dikutip dari Kompas.com, berikut beberapa sayuran yang sebaiknya tidak dimakan metah:

1. Tomat

Tomat memiliki banyak manfaat kesehatan ketika dikonsumsi mentah.

Namun, sebenarnya kita justru akan mendapat lebih banyak kandungan likopen setelah tomat dimasak.

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan pada Journal of Agricultural and Food Chemistry tomat melepaskan lebih banyak likopen ketika dimasak.

Ilustrasi tomat untuk wajah glowing
Ilustrasi tomat untuk wajah glowing (Pixabay/PactoVisual)
 

Likopen sendiri adalah senyawa antioksidan penangkal kanker.

Menurut Scientific American, hal ini dikarenakan suhu panas bisa memecahkan sel-sel keras yang ada pada tomat tersebut dan membuat nutrisinya lebih mudah diserap.

Selain dimasak, kita juga bisa mengkonsumsi tomat kalengan.

Malah, likopen yang terserap mungkin akan lebih banyak daripada mengkonsumsinya pada kondisi segar.

Tambahkan minyak zaitun agar penyerapannya lebih sempurna.

2. Kacang merah

Secara teknis, kacang merah sebetulnya masuk ke dalam jenis kacang-kacangan, bukan sayuran.

 

Namun, karena menjadi bagian dari diet vegan, maka rasanya tak menjadi masalah untuk menggolongkannya ke dalam kelompok sayuran.

Kacang merah akan lebih baik jika dikonsumsi dengan direbus, setelah sebelumnya direndam air terlebih dahulu.

Jika tidak, kita berpotensi terkena haemagglutinin, sebuah racun yang, seperti disampaikan The Independent, bisa menyebabkan muntah-muntah dan diare.

3. Brokoli, kol, kubis

Menurut Scientific American, memasak sayuran yang tergolong kelompok cruciferous seperti brokoli, kol dan kubis bisa membantu pelepasan indole, komponen organik yang bisa memerangi kanker pra-kanker.

Sayuran cruciferous mentah juga bisa menyebabkan masalah pencernaan bagi sebagian orang.

Meski begitu, bukan berarti kita tak bisa mengkonsumsinya mentah.

Kita boleh saja mengkonsumsinya mentah namun dalam jumlah yang wajar untuk menghindari risiko masalah pencernaan.

Selain itu, Taub-Dix menyarnkan, potonglah sayuran tersebut dengan baik dan jika tidak terbiasa, hindari mengkonsumsi secara bersamaan.

4. Wortel

Merebus wortel bisa membantu pelepasan karotenoid, antioksidan yang membantu memaksimalkan fungsi sistem imun.

Jadi, jika Moms senang menjadikan wortel mentah sebagai cemilan, mungkin Moms perlu merebusnya sebentar mulai saat ini.

5. Cabai

Cabai adalah sumber likopen dan asam ferulat yang baik. Manfaat dari cabai juga akan terserap maksimal jika kita memasaknya.

Namun jangan memasaknya terlalu matang. Taub-Dix menjelaskan, Vitamin C akan mudah rusak karena panas.

Sehingga cabai yang dimasak hingga mereka kering akan menghilangkan nutrisi yang terkandung.

"Kita juga akan meresap lebih banyak Vitamin A dari cabai yang ditumis dengan minyak zaitun daripada dikonsumsi dalam kondisi mentah," kata dia.

Sumber: sajiansedap.grid.id


0
0
0
s2sdefault

Add comment


Security code
Refresh