SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS

Categories

  • Trending News (723)
  • Tarombo Marga Sitindaon (48)
    • Sukacita & Dukacita (12)
  • Politik & Opini (270)
  • Ekonomi & Bisnis (269)
  • Lifestyle & Health (362)
  • Tekno & Sains (69)
  • Entertaintment (65)
    • Games (0)
  • Food & Travel (94)
  • Budaya (58)
  • Inspirasi dan Inspiratif (133)
    • Jansen Sitindaon (31)
  • Sport (16)
  • Lowongan Kerja (29)
  • International (29)
  • Mimbar HKBP (0)
    • HKBP Pasar Minggu (3)
  • Pilpres 2019 (69)
  • Hukum & Kriminal (12)

Berdiri sejak 2018

  • Login
SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS
  • Homepage
  • Tarombo Marga Sitindaon
    • Jansen Sitindaon
  • Siapa kita?
  • MORE

    HOT CATEGORIES

    • Pilpres 2019
    • Our Social Media
    • Games

    USER

    • Login Form
    Show
    • Forgot your username?
    • Forgot your password?
  • WTNG
Berlangganan buletin kami Newsletter
  1. You are here:  
  2. Home
  3. Lifestyle & Health
  4. Tomat Brokoli Wortel Kol Cabai, Ini Sayuran yang Sebaiknya Jangan Dimakan Mentah

Search

Details
Category: Lifestyle & Health
ZA Sitindaon By ZA Sitindaon
ZA Sitindaon
11.Oct
Hits: 788

Tomat Brokoli Wortel Kol Cabai, Ini Sayuran yang Sebaiknya Jangan Dimakan Mentah

IMG 20201011 181454Sayuran yang sebaiknya jangan dimakan mentah (Pixabay

Sayuran sering menjadi pilihan untuk makan sehat.

Kita butuh makan sayuran agar nutrisi dari tubuh terpenuhi.

Nah, ternyata harus ada yang diperhatikan saat memakan sayuran, lho.

Biasanya kita memakan mentah tomat dan kol, entah itu dijadikan salad ataupun lalapan.

Tapi ternyata jika dimakan mentah, beberapa sayuran ini bisa memberikan efek buruk atau kurang memberikan manfaat untuk tubuh.

Apa saja ya?

Dikutip dari Kompas.com, berikut beberapa sayuran yang sebaiknya tidak dimakan metah:

1. Tomat

Tomat memiliki banyak manfaat kesehatan ketika dikonsumsi mentah.

Namun, sebenarnya kita justru akan mendapat lebih banyak kandungan likopen setelah tomat dimasak.

Menurut sebuah studi yang dipublikasikan pada Journal of Agricultural and Food Chemistry tomat melepaskan lebih banyak likopen ketika dimasak.

Ilustrasi tomat untuk wajah glowing
Ilustrasi tomat untuk wajah glowing (Pixabay/PactoVisual)
 

Likopen sendiri adalah senyawa antioksidan penangkal kanker.

Menurut Scientific American, hal ini dikarenakan suhu panas bisa memecahkan sel-sel keras yang ada pada tomat tersebut dan membuat nutrisinya lebih mudah diserap.

Selain dimasak, kita juga bisa mengkonsumsi tomat kalengan.

Malah, likopen yang terserap mungkin akan lebih banyak daripada mengkonsumsinya pada kondisi segar.

Tambahkan minyak zaitun agar penyerapannya lebih sempurna.

2. Kacang merah

Secara teknis, kacang merah sebetulnya masuk ke dalam jenis kacang-kacangan, bukan sayuran.

 

Namun, karena menjadi bagian dari diet vegan, maka rasanya tak menjadi masalah untuk menggolongkannya ke dalam kelompok sayuran.

Kacang merah akan lebih baik jika dikonsumsi dengan direbus, setelah sebelumnya direndam air terlebih dahulu.

Jika tidak, kita berpotensi terkena haemagglutinin, sebuah racun yang, seperti disampaikan The Independent, bisa menyebabkan muntah-muntah dan diare.

3. Brokoli, kol, kubis

Menurut Scientific American, memasak sayuran yang tergolong kelompok cruciferous seperti brokoli, kol dan kubis bisa membantu pelepasan indole, komponen organik yang bisa memerangi kanker pra-kanker.

Sayuran cruciferous mentah juga bisa menyebabkan masalah pencernaan bagi sebagian orang.

Meski begitu, bukan berarti kita tak bisa mengkonsumsinya mentah.

Kita boleh saja mengkonsumsinya mentah namun dalam jumlah yang wajar untuk menghindari risiko masalah pencernaan.

Selain itu, Taub-Dix menyarnkan, potonglah sayuran tersebut dengan baik dan jika tidak terbiasa, hindari mengkonsumsi secara bersamaan.

4. Wortel

Merebus wortel bisa membantu pelepasan karotenoid, antioksidan yang membantu memaksimalkan fungsi sistem imun.

Jadi, jika Moms senang menjadikan wortel mentah sebagai cemilan, mungkin Moms perlu merebusnya sebentar mulai saat ini.

5. Cabai

Cabai adalah sumber likopen dan asam ferulat yang baik. Manfaat dari cabai juga akan terserap maksimal jika kita memasaknya.

Namun jangan memasaknya terlalu matang. Taub-Dix menjelaskan, Vitamin C akan mudah rusak karena panas.

Sehingga cabai yang dimasak hingga mereka kering akan menghilangkan nutrisi yang terkandung.

"Kita juga akan meresap lebih banyak Vitamin A dari cabai yang ditumis dengan minyak zaitun daripada dikonsumsi dalam kondisi mentah," kata dia.

Sumber: sajiansedap.grid.id

ZA Sitindaon
ZA Sitindaon

No comments

Leave your comment

In reply to Some User
Previous article: Tips Agar Terhindar dari Penyakit Asam Urat, Cukup Lakukan 5 Hal Ini di Rumah Tanpa Obat Prev Next article: Kenapa Orang Rajin Olahraga Malah Meninggal Karena Penyakit Jantung? Next

Popular Posts

  • Cara Mengatasi Internet Telkomsel 'Lemot', Ikuti Langkah-langkahnya Agar Akses Internetmu Lancar
    27.Nov
  • Semrawutnya Parkir di Kawasan Pusat Pasar Medan
    04.Jan
  • Emak Emak Yang Terlibat Menjual Senjata Untuk Aksi Rusuh 22 Mei 2019
    28.May
  • Bokom, Makanan Pengantar Sejarah Aceh Singkil yang tak Lekang Digerus Zaman
    07.Sep

Categories News

  • Lowongan Kerja
  • Trending News
  • Food & Travel
  • Lifestyle & Health
  • Sport
  • Tekno & Sains
  • Entertainment
  • Ekonomi & Bisnis
  • Kisah Insipirasi
  • Budaya
  • Politik & Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Mimbar HKBP
  • International

Follow Us

Facebook Sitindaon News Instagram Sitindaon News YouTube Sitindaon News Twitter Sitindaon News Email Berlangganan Buletin Kami

SITINDAON NEWS 1

Sitindaon News menuju Situs Web Portal Berita Online berkelas dunia melalui penyediaan jasa informasi dan berbagai produk multimedia lainnya sehingga terbangun Tugu Namangolu didalam maupun diluar negeri khususnya marga Sitindaon yang nantinya dapat menjalankan fungsi² sosial lainnya bagi masyarakat luas. Berdiri sejak 2018.

Bagikan Share
FacebookFacebook MessengerMessenger TwitterTwitter WhatsAppWhatsApp TelegramTelegram Copy LinkCopy Link