Search
- Details
- Category: Politik & Opini
- By ZA Sitindaon
- Hits: 59
Drama Ijazah Palsu yang Berbalik Arah
Drama Ijazah Palsu yang Berbalik Arah
Lucu sebenarnya melihat drama ini.
Selama bertahun-tahun dokter Tifa, Roy Suryo, Rismon Sianipar dan pengacaranya Refly Harun begitu percaya diri menuduh ijazah Joko Widodo palsu.
Media ke Media
Podcast ke podcast.
Channel YouTube ke YouTube.
Wawancara ke wawancara.
Seolah-olah mereka menemukan “skandal akademik terbesar abad ini”.
Masalahnya cuma satu:
Buktinya tidak pernah ada. Yang ada hanya asumsi dan halusinasi para penuduh yang dibungkus dalam istilah penelitian.
Sementara itu, lembaga yang paling berwenang sudah bicara:
Universitas Gadjah Mada dengan tegas menyatakan bahwa ijazah Jokowi sah dan benar diterbitkan oleh UGM.
Selesai sebenarnya bagi orang waras.
Tapi drama belum berhenti.
Justru sekarang muncul fakta yang membuat publik mengernyitkan dahi.
Kampus Yamaguchi University secara resmi menyatakan tidak pernah menerbitkan ijazah atas nama Rismon Sianipar.
Nah loh.
Yang selama ini paling keras berteriak “ijazah palsu”…
justru sekarang diduga punya masalah dengan ijazahnya sendiri.
Plot twist yang bahkan penulis sinetron pun mungkin tidak kepikiran.
Lebih menarik lagi:
Ketika proses hukum mulai berjalan dan kemungkinan status terlapor naik menjadi tersangka, tiba-tiba muncul pembelaan mati-matian dari kawan-kawannya.
Padahal logikanya sederhana.
Kalau selama ini mereka yakin benar, kenapa takut diperiksa?
Kalau selama ini mereka merasa punya bukti kuat, kenapa khawatir perkara masuk proses hukum?
Negara ini adalah negara hukum, bukan negara podcast, bukan negara analisa YouTube, bukan negara “katanya”.
Di pengadilan nanti yang diuji bukan opini, bukan sensasi, bukan framing.
Yang diuji hanya satu: bukti.
Dan di ruang sidang, biasanya drama seperti ini akan berakhir dengan cara yang sangat sederhana:
Fakta akan berbicara.
Sumber: FB Josua M Sinambela https://www.facebook.com/share/p/18C3VXi4A9/
