SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS

Categories

  • Trending News (723)
  • Tarombo Marga Sitindaon (48)
    • Sukacita & Dukacita (13)
  • Politik & Opini (330)
  • Ekonomi & Bisnis (352)
  • Lifestyle & Health (377)
  • Tekno & Sains (70)
  • Entertaintment (65)
    • Games (0)
  • Food & Travel (97)
  • Budaya (58)
  • Inspirasi dan Inspiratif (137)
    • Jansen Sitindaon (32)
  • Sport (16)
  • Lowongan Kerja (29)
  • International (35)
  • Mimbar HKBP (0)
    • HKBP Pasar Minggu (3)
  • Pilpres 2019 (69)
  • Hukum & Kriminal (28)

Berdiri sejak 2018

  • Login
SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS
  • Homepage
  • Tarombo Marga Sitindaon
    • Jansen Sitindaon
  • Siapa kita?
  • MORE

    HOT CATEGORIES

    • Pilpres 2019
    • Our Social Media
    • Games

    USER

    • Login Form
    Show
    • Forgot your username?
    • Forgot your password?
  • WTNG
Berlangganan buletin kami Newsletter
  1. You are here:  
  2. Home
  3. Politik & Opini
  4. Drama Ijazah Palsu yang Berbalik Arah

Search

Details
Category: Politik & Opini
ZA Sitindaon By ZA Sitindaon
ZA Sitindaon
06.Mar
Hits: 59

Drama Ijazah Palsu yang Berbalik Arah

Drama Ijazah Palsu yang Berbalik Arah

Lucu sebenarnya melihat drama ini.

Selama bertahun-tahun dokter Tifa, Roy Suryo, Rismon Sianipar dan pengacaranya Refly Harun begitu percaya diri menuduh ijazah Joko Widodo palsu.

Media ke Media

Podcast ke podcast.

Channel YouTube ke YouTube.

Wawancara ke wawancara.

Seolah-olah mereka menemukan “skandal akademik terbesar abad ini”.

Masalahnya cuma satu:

Buktinya tidak pernah ada. Yang ada hanya asumsi dan halusinasi para penuduh yang dibungkus dalam istilah penelitian.

Sementara itu, lembaga yang paling berwenang sudah bicara:

Universitas Gadjah Mada dengan tegas menyatakan bahwa ijazah Jokowi sah dan benar diterbitkan oleh UGM.

Selesai sebenarnya bagi orang waras.

Tapi drama belum berhenti.

Justru sekarang muncul fakta yang membuat publik mengernyitkan dahi.

Kampus Yamaguchi University secara resmi menyatakan tidak pernah menerbitkan ijazah atas nama Rismon Sianipar.

Nah loh.

Yang selama ini paling keras berteriak “ijazah palsu”…

justru sekarang diduga punya masalah dengan ijazahnya sendiri.

Plot twist yang bahkan penulis sinetron pun mungkin tidak kepikiran.

Lebih menarik lagi:

Ketika proses hukum mulai berjalan dan kemungkinan status terlapor naik menjadi tersangka, tiba-tiba muncul pembelaan mati-matian dari kawan-kawannya.

Padahal logikanya sederhana.

Kalau selama ini mereka yakin benar, kenapa takut diperiksa?

Kalau selama ini mereka merasa punya bukti kuat, kenapa khawatir perkara masuk proses hukum?

Negara ini adalah negara hukum, bukan negara podcast, bukan negara analisa YouTube, bukan negara “katanya”.

Di pengadilan nanti yang diuji bukan opini, bukan sensasi, bukan framing.

Yang diuji hanya satu: bukti.

Dan di ruang sidang, biasanya drama seperti ini akan berakhir dengan cara yang sangat sederhana:

Fakta akan berbicara.

Sumber: FB Josua M Sinambela https://www.facebook.com/share/p/18C3VXi4A9/

ZA Sitindaon
ZA Sitindaon

No comments

Leave your comment

In reply to Some User
Next article: Perang Itu Murni Bisnis! Next

Popular Posts

  • Cara Mengatasi Internet Telkomsel 'Lemot', Ikuti Langkah-langkahnya Agar Akses Internetmu Lancar
    27.Nov
  • Semrawutnya Parkir di Kawasan Pusat Pasar Medan
    04.Jan
  • Emak Emak Yang Terlibat Menjual Senjata Untuk Aksi Rusuh 22 Mei 2019
    28.May
  • Bokom, Makanan Pengantar Sejarah Aceh Singkil yang tak Lekang Digerus Zaman
    07.Sep

Categories News

  • Lowongan Kerja
  • Trending News
  • Food & Travel
  • Lifestyle & Health
  • Sport
  • Tekno & Sains
  • Entertainment
  • Ekonomi & Bisnis
  • Kisah Insipirasi
  • Budaya
  • Politik & Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Mimbar HKBP
  • International

Follow Us

Facebook Sitindaon News Instagram Sitindaon News YouTube Sitindaon News Twitter Sitindaon News Email Berlangganan Buletin Kami

SITINDAON NEWS 1

Sitindaon News menuju Situs Web Portal Berita Online berkelas dunia melalui penyediaan jasa informasi dan berbagai produk multimedia lainnya sehingga terbangun Tugu Namangolu didalam maupun diluar negeri khususnya marga Sitindaon yang nantinya dapat menjalankan fungsi² sosial lainnya bagi masyarakat luas. Berdiri sejak 2018.

Bagikan Share
FacebookFacebook MessengerMessenger TwitterTwitter WhatsAppWhatsApp TelegramTelegram Copy LinkCopy Link