Dimungkinkan, jasad warga asal Desa Curahlele, Kecamatan Balung itu terbawa arus laut selatan hingga akhirnya kembali sampai ke tepi pantai Payangan.

Rudi belum bisa memberi keterangan lebih lanjut mengenai upaya penanganan jasad korban.

"Sebentar, kami mohon waktu untuk melakukan evakuasi kepada korban," tuturnya kepada suarajatimpost.com.

Sebelumnya diberitakan, Mujib berenang bersama temannya Noval (18) di tepian Pantai Payangan pada Minggu (22/12/2019) sekitar pukul 15.00 WIB.

Keduanya berenang setelah bermain bola di pasir pantai Payangan. Namun, tiba-tiba datang ombak besar hingga menggulung keduanya yang asyik berenang.

Ombak di Pantai Payangan memang besar, karena gelombang laut selatan langsung dari Samudera Hindia.

Mujib dinyatakan hilang saat itu, sedangkan Noval berhasil selamat meski harus mendapat perawatan medis di Puskesmas Ambulu.

Sumbernya : suarajatimpost