Top Stories
-
Memilih Waktu Terbaik untuk Trading!
-
Trader Pemula Yang Masih Belajar Beli Saham Lpis-1 Dulu Ya!
-
Yang Belum Jelas Cari Cuan di Fair Valuae Gap (FVG)
-
Perbedaan Smart Money dan Bandar Dalam Konteks Investasi Saham.
-
Cara Menghadapi Market yang Sedang Kacau!
-
Menyikapi Market Hari Senin
-
Dalam Scalping Jangan All-in, Tapi Entry Pertama 30% Saja Dulu.
-
Trik Menghindari Boncos!
-
Jangan Average Up!
Search
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 922
SitindaonNews.Com | Ramayana Depok mengklaim terpaksa pecat ratusan pekerjanya karena bisnis dagang yang mereka lakoni sepi pembeli. Akhirnya ratusan karyawannya di Plaza Depok Jalan Margonda terancam dipecat. Manajemen Ramayana melaporkan kondisi tokonya sepi pembeli selama wabah virus corona.
Ramayana mempunyai karyawan tetap dan tidak. Total jumlah karyawan yang ada di Ramayana Depok kurang lebih 159 orang. Store Manager Ramayana Depok M Nukmal Amdar menjelaskan rencana pemecatan itu keputusan manajemen pusat.
"Dalam proses sesuai prosedur. Kita juga secara resmi akan bersurat ke Disnaker," kata dia kepada wartawan, Selasa (7/4/2020).
Proses PHK dilakukan setelah ada arahan dari manajemen. Total karyawan yang bekerja di Ramayana Depok sekitar 300 orang, namun yang di bawah naungan PT Ramayana hanya 87 orang saja.
Dia mengakui rencana PHK ini erat kaitannya dengan dampak virus corona. Karena bisnis yang dilakukan toko selama ini sangat bergantung pada penjualan.
Kata dia, jika kondisi kembali normal dalam waktu dekat, kemungkinan manajemen akan melakukan perekrutan kembali.
"Karena virus ini kita sudah nggak ada harapan lagi. Akhirnya mungkin manajemen sudah memikirkan dengan matang karena tidak mampu lagi menutup biaya," ungkapnya.
Terpisah, Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Depok Wido Pratikno membenarkan ada ratusan karyawan PT. Ramayanan Depok mendapat PHK karena dampak virus corona.
Ia mengatakan dari laporan yang diterimanya ada 120 karyawan yang di-PHK dari Ramayana Depok.
"Ada 120 orang. Baru mulai (dapat informasi PHK) hari ini," kata Wido.
Pihaknya akan melakukan mediasi antara para pegawai terdampak PHK dengan manajemen Ramayana Depok. Mereka hendak mengawal pemberian hak-hak terakhir untuk pegawai terdampak PHK.
"Kami mau perjuangkan haknya, paling pesangonnya. Saya akan koordinasi dulu. Mereka anggota Aspek (Asosiasi Serikat Pekerja), langkah mereka seperti apa," ucapn.
Sementara itu Kepala Disnaker Kota Depok Manto menjelaskan korban pemecatan Ramayana Depok akan didaftarkan Program Kartu Prakerja (PKP) oleh Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Ketenagakerjaan. Dari ratusan pekerja yang di-PHK akan didata namanya dan akan diteruskan ke Disnarkertans Provinsi Jawa Barat.
"Ini sebagai upaya Pemkot Depok meringankan beban saudara saudara kita yang terkena PHK tersebut," kata Manto.
Pendaftaran Program Kartu Prakerja bagi pekerja PT. Ramayana ini akan disampaikan pada tanggal 8 April 2020. Pihaknya pun sudah melaporkan soal ratusan pekerja Ramayanan Depok di- PHK melalui via Whatsaap (WA) kepada Kadisnakertrans Provinsi Jawa Barat di Bandung.
Program Kartu Pekerja ini manfaat didapat nanti seperti menerima Rp 1 juta untuk satu bulan selama empat bulan atau sementara dapat pekerjaan baru. Lalu mendapat biaya Rp 1 juta untuk biaya pelatihan.
"Bila lulus dan mendapat bersertifikasi oleh Team Pelaksana Pusat mereka akan mendapat uang tunggu selama 4 bulan dan biaya pelatihan yang diminati untuk menunjang mendapat pekerjaan," pungkasnya.
Sumber: jabar.suara.com
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 863

SitindaonNews.Com | AirAsia Indonesia (kode penerbangan QZ) menghentikan sementara seluruh layanan penerbangan mulai 1 April 2020.
Hal ini dalam rangka mempertimbangkan situasi risiko wabah Covid-19 di tanah air dan mendukung upaya pemerintah Republik Indonesia dalam mengatasi penyebarannya.
Seperti dikutip dari siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (28/3/2020), penerbangan rute domestik akan dihentikan sementara hingga 21 April 2020.
Sementara itu, rute internasional dihentikan hingga 17 Mei 2020.
AirAsia Indonesia akan terus memantau perkembangan situasi dan akan melakukan langkah antisipasi yang diperlukan untuk memulai kembali layanan penerbangan nantinya saat situasi mulai membaik.
Penumpang yang terdampak akan menerima pemberitahuan melalui email dan SMS yang terdaftar saat pembelian tiket.
AirAsia menawarkan fleksibilitas pilihan termasuk kesempatan untuk ‘Ubah Jadwal’ tanpa batas dan tanpa biaya tambahan, atau ‘Akun Kredit’ berupa saldo senilai pembelian yang dapat digunakan untuk pembelian tiket berikutnya selama 365 hari.
Untuk informasi lebih lanjut terkait layanan kompensasi yang ditawarkan, silakan kunjungi support.airasia.com
Bagi calon penumpang yang mempunyai kebutuhan mendesak untuk melakukan perjalanan dalam waktu dekat, AirAsia Indonesia menyarankan untuk mengubah jadwal keberangkatannya menjadi sebelum tanggal 1 April 2020.
Calon penumpang juga disarankan untuk memantau informasi imbauan terkini yang tersedia di support.airasia.com dan akun sosial media AirAsia dari waktu ke waktu.
AirAsia Indonesia tetap berkomitmen menawarkan layanan penerbangan khusus dalam upaya repatriasi Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing, maupun pengiriman barang bantuan ke lokasi-lokasi yang terdampak oleh situasi pembatasan perjalanan.
"AirAsia Indonesia memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," demikian bunyi pernyataan resmi tersebut.
Sumber: kompas.com
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 677
Ilustrasi virus corona atau Covid-19. REUTERS
SitindaonNews.Com | Kondisi lalu lintas di depan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, tampak lengang di hari pertama penutupan sementara oleh Perumda Pasar Jaya untuk mencegah potensi penyebaran virus Corona alias COVID-19 di ruang publik seperti pasar.
Pantauan sekitar pukul 09.30 WIB, hari ini, terlihat hanya ada beberapa petugas keamanan berjaga di depan pintu masuk blok A dan blok B Pasar Tanah Abang. Jakarta Pusat itu terkait pencegahan wabah virus Corona meluas.
Kondisi ini berbeda pada hari biasanya ketika pasar dalam kondisi beroperasi normal yang ramai dengan pengunjung dan aktivitas para porter membawa barang dagangan.
Pintu-pintu gulir (rolling door) di ruko-ruko di Tanah Abang pun tampak seluruhnya tutup, ruko yang biasanya dipenuhi aktivitas lalu lalang orang hingga aktivitas jual-beli saat ini dapat dengan leluasa bisa dilewati orang.
"Biasanya di sini macet, tapi tadi saya lewat bawa motor 40 kilometer per jam," kata Joko salah seorang warga yang berkunjung ke Blok G Pasar Tanah Abang yang tidak ditutup, Jumat, 27 Maret 2020.
Sumber: tempo.co
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 669
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN | Teller melayani nasabah di banking hall salah satu kantor cabang Bank Mandiri, di Jakarta Selatan, Jumat (13/9/2013
SitindaonNews.Com | Tiga bank umum besar di Indonesia mulai memberlakukan pembatasan jadwal operasional kantor-kantor cabangnya mulai hari ini, Senin, 23 Maret 2020, sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus corona di Indonesia.
Tiga bank besar tersebut adalah Bank Mandiri, Bank BCA dan Bank Danamon.
Bank Mandiri Tbk misalnya, menyesuaikan jam operasional kantor cabang di seluruh Indonesia mulai hari ini dari awalnya pukul 08.00 hingga pukul 15.00 menjadi pukul pukul 09.00 hingga pukul 15.00.
Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan mengatakan, langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Bank Mandiri dalam menjaga keselamatan dan kesehatan karyawan, nasabah, mitra kerja dan masyarakat umum dari penyebaran covid-19.
Pihaknya juga mengalihkan operasional kantor cabang di wilayah Jakarta untuk mendukung upaya pemerintah dalam mencegah meluasnya penyebaran covid-19 melalui pengurangan operasional kantor.
Informasi lebih lengkap tentang operasional cabang Bank Mandiri dapat di lihat di www.bankmandiri.co.id atau menghubungi layanan nasabah Bank Mandiri Call 14000.
Pada Senin, 23 Maret 2020, dari 457 kantor cabang Bank mandiri yang beroperasi di wilayah DKI Jakarta, sebanyak 183 unit diantaranya akan ditutup sementara.
Kemudian, pada Selasa, 24 Maret 2020, jumlah cabang yang akan ditutup sementara operasionalnya bertambah menjadi 287 unit.
“Kantor-kantor cabang yang tersebut, operasionalnya akan dialihkan ke kantor cabang terdekat,” ujar Rully.
Pihaknya menghimbau saat ini nasabah juga dapat melakukan beragam transaksi melalui solusi perbankan digital Bank Mandiri, antara lain Mandiri Online, Mandiri Internet Bisnis maupun Mandiri Cash Management bagi nasabah perusahaan-perusahaan.
Sama halnya dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) yang per 23 Maret 2020 merubah sementara jam operasional menjadi 08.15-14.00.
Meski terbatas, bank bersandi saham BBCA ini memastikan seiring dengan transformasi digital BCA, saat ini nasabah juga dapat melakukan beragam transaksi melalui solusi perbankan digital yang disediakan, seperti BCA mobile, internet banking, dan channel digital lainnya.
"Secara berkala, kami terus mengedukasi karyawan, nasabah, dan mitra kerja untuk selalu mengimplementasikan pola hidup bersih dan sehat," tulis Sekretaris Perusahaan BCA Raymon Yonarto.
Setali tiga uang, PT Bank DanamonIndonesia Tbk mengatakan dalam upaya mendukung anjuran untuk berkegiatan di rumah, terhitung sejak 23 Maret 2020 sampai dengan April 2020 seluruh layanan kantor cabang Bank Danamon hanya beroperasi sejak 08.15 sampai 14.30 waktu setempat.
"Kami telah menyiapkan infrastruktur dan sistem yang selalu siaga untuk memenuhi kebutuhan finansial nasabah kami. Semua hal ini kami senantiasa tingkatkan sehingga dapat melakukan respons lebih cepat pada waktu yang tidak menentu ini," ujar Head of Corporate Communication Bank Danamon Atria Rai dalam keterangan resminya.
Sumber: tribunnews.com
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 702
Petugas keamanan berjalan dengan membawa berkas di Kantor Pelayanan Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Jakarta Pusat, Matraman, Jakarta, Senin, 9 Maret 2020. Dalam putusan tersebut MA membatalkan kenaikan iuran BPJS per 1 Januari 2020. ANTARA/M Risyal Hidayat
SitindaonNews.Com | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sejumlah indikasi kecurangan atau fraud yang dilakukan rumah sakit atau faskes tingkat lanjutan dalam penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dijalankan BPJS Kesehatan. Kecurangan dilakukan dengan cara mengajukan klaim kepada BPJS Kesehatan, namun tak sesuai kenyataan.
Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan memaparkan, pada 2018 lalu, bersama dengan Kementerian Kesehatan, pihaknya melakukan kunjungan langsung ke enam rumah sakit yang tersebar di beberapa tempat.
"Seingat saya diantaranya Palembang, Manado, Balikpapan, lalu di Jawa Barat, waktu itu misalnya kami cek apa benar sesuai pelayanannya di kelas B, misal perawat di ruang perawatan hanya 1 orang, tapi klaim diajukan 2 orang," ujarnya seperti dikutip Bisnis, Ahad 15 Maret 2020.
Dari hasil pantauan itu, ditemukan 4 rumah sakit yang berbeda standar kelas dalam pengajuan klaimnya, dan setelah dihitung ada sekitar Rp 33 miliar over payment, kelebihan pembayaran dari BPJS Kesehatan kepada sejumlah rumah sakit tersebut.
Kementerian Kesehatan pun menindaklanjuti temuan itu, dengan melakukan peninjauan ulang kelas dari sekitar 7.000 rumah sakit di Indonesia yang menjadi mitra BPJS Kesehatan.
Hasilnya, ada 898 rumah sakit mitra BPJS Kesehatan, yang mengajukan klaim yang berbeda dengan kondisi di lapangan. "Salah satu kendala dari Kemenkes yaitu penetapan kelas rumah sakit ini di daerah itu dipegang masing-masing Dinas Kesehatan, sampai sekarang kami belum tahu perkembangannya sudah sejauh mana," ujarnya.
Pahala menghitung, jika 898 rumah sakit ini mengajukan klaim sesuai dengan kenyataannya, maka BPJS Kesehatan bisa menghemat pengeluarannya hingga Rp 6,6 triliun. Penghematan itu diperoleh dari pengembalian kelebihan bayar atau over payment tersebut.
Sumber : tempo.co
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 653
Kantor Pusat Asuransi Jiwasraya. TEMPO/Tony Hartawan
SitindaonNews.Com | Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok beberapa waktu terakhir menjadi sorotan. Sekretaris Asosiasi Manajer Investasi Indonesia Afifa mengatakan, bahwa anjloknya IHSG di dalam negeri itu bukan hanya disebabkan oleh virus corona (Covid-19), tetapi kasus Jiwasraya masih menjadi sentimen tersendiri yang membuat laju IHSG tertekan.
"Di Asia ada tiga negara yang kena dampak corona lebih parah dari kita, ada Cina, Hong Kong, dan Singapura. Tapi kalau kita lihat kinerja indeksnya, IHSG turun sangat dalam sejak awal tahun dibandingkan tiga indeks itu," kata Afifa saat FGD Penyelesaian Kasus Jiwasraya Terhadap Kinerja Keuangan dan Kepercayaan Investor, di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis 12 Maret 2020.
Tercatat sejak awal tahun hingga Rabu 11 Maret 2020 secara year-to-date, IHSG sudah terkoreksi 18,18 persen. Adapun indeks Shanghai Composite Index milik Cina secara year-to-date mengalami koreksi 2,68 persen.
Padahal menurut Afifa, Cina masih belum sepenuhnya pulih dari virus corona. Lalu untuk indeks Hang Seng Index milik Hong Kong juga tercata secara year-to-date mengalami koreksi 10,49 persen dan Strait Times Index milik Singapura tercatat terkoreksi 13,62 persen secara year-to-date. Penurunan dua indeks tersebut tak sedalam milik Indonesia. "Dengan kata lain, kasus Jiwasraya masih menimbulkan sentimen negatif ke IHSG melebihi penyebaran covid-19," ujar Afifa.
Afifa menuturkan, sejak kasus Jiwasraya menjadi konsumsi publik pada November tahun lalu, investor beramai-ramai melakukan perpindahan aset dari saham ke obligasi. Sebab menurutnya, instrumen obligasi saat ini dianggap memiliki risiko yang lebih kecil dibandingkan saham dan reksa dana.
Hal tersebut membuat rata-rata volume perdagangan harian IHSG turun 30 persen per Februari 2020 sejak bulan November 2019. Afifa juga mencatat, rata-rata volume perdagangan harian Surat Utang Negara (SUN) naik 53 persen sejak November 2019.
Sementara untuk kinerja reksa dana, total unit penyertaan reksa dana tercatat turun 3,4 persen per Februari 2020 sejak November 2019. Rinciannya, total unit penyertaan reksa dana saham turun 7 persen dan total unit penyertaan reksa dana obligasi naik 1 persen sejak November 2019.
Apabila hal ini terjadi berkepanjangan, Afifa mengkhawatirkan hal ini dapat mengganggu kesehatan keuangan dari perusahaan asuransi itu sendiri. "Jadi kasus Jiwasraya membuat kinerja pasar saham menjadi turun dan investor institusi jadi menarik diri karena tidak ada appetite dari pasar," ucap Afifa.
Sumber: tempo.co
