Top Stories
-
Jangan Tergantung Hanya Satu Sumber Penghasilan!
-
Jangan Mengabaikan 6 Hal Berikut Ini Jika Ingin Tetap Bugar Setelah Usia 58 tahun!
-
Bagaimana Jika Penghasilanmu Baru Mencapai Rp.50 Juta/Bln?
-
5 Kebiasaan yang Membuatmu Kuat dalam Keuangan!
-
Mengapa Banyak Lelaki Sekolah tinggi, Nilai Akademik Bagus tapi Banyak yang Gagal Hidupnya?
-
Broker Summary itu Wajib Sebagai Referensi Kapan Waktu yang Tepat untuk Entry
-
Jangan Sampai Miskin di hari Tuamu.
-
Kemana Setelah Lulus Kuliah?
-
Yang Belum Punya Barang Amati IHSG Dulu Sebelum Entry.
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 878
Pasar Gembrong ditutup tiga hari

SitindaonNews.Com | Pasar Gembrong Cempaka Putih, Jakarta Pusat, ditutup sementara selama tiga hari ke depan sejak Sabtu 27 Juni 2020, menyusul adanya empat pedagang di pasar itu terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil tes usap oleh Puskesmas setempat.
"Besok mulai tutup dan disemprotkan disinfektan dulu selama tiga hari. Sambil menunggu sisa pedagang yang hasilnya belum turun," kata Lurah Cempaka Putih Barat Parsono Parsono saat dihubungi, di Jakarta, Jumat.

Penutupan pasar dilakukan mengikuti protokol yang diterapkan oleh Perumda Pasar Jaya dan akan dimulai pada Sabtu (27/6).
Hal ini pun sejalan dengan rekomendasi dari Puskesmas Cempaka Putih yang meminta pasar tidak beroperasi sementara untuk dilakukan penyemprotan disinfektan.
Hingga saat ini, selain empat pedagang positif COVID-19, dari total 197 orang yang mengikuti tes COVID-19, masih ada 25 orang yang menunggu hasil tes usap.
Lebih lanjut, Parsono mengatakan untuk empat pedagang yang terkonfirmasi positif COVID-19, tiga pedagang sudah melakukan isolasi mandiri di tempat tinggalnya yang terletak di Kecamatan Johar Baru.
Sementara itu, untuk satu pedagang lainnya saat ini sedang dalam pencarian oleh Puskesmas Cempaka Putih.
"Satu orang itu tinggalnya di pasar (Gembrong), tapi informasinya KTP Sunter. Lagi cari sama RT RW sambil berkoordinasi dengan kepala pasar, tapi sudah tutup juga warungnya," kata Parsono.
Sebelumnya, Kepala Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih Dicky Alsadik mengatakan empat pedagang di Pasar Gembrong terkonfirmasi positif COVID-19.
"Pemeriksaan pertama 99 pedagang hasilnya tiga orang positif. Lalu pemeriksaan kedua 98 orang hasilnya satu orang positif," kata Dicky.
Sejak diberlakukan aturan ganjil genap kios untuk mengurangi jumlah pengunjung, para pedagang di Pasar Gembrong tidak mau mengikuti aturan tersebut karena dianggap merugikan oleh para pedagang.
Sumber: antaranews.com