Search
- Details
- Category: International
- By ZA Sitindaon
- Hits: 41
Arab dan Yahudi Saling Membenci
Warga Palestina berlarian ketika mendengar suara ledakan dari senjata yang ditembakkan polisi Israel di Kubah Batu dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem, pada Jumat (21/5/2021). Bentrokan ini terjadi tak lama setelah Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata usai bertempur selama 11 hari.(AP PHOTO/MAHMOUD ILLEAN)
Arab dan Yahudi Saling Membenci
Survei yang dilakukan oleh Pew Research Institute menunjukkan setidaknya separuh Yahudi WN Israel menginginkan WN Israel etnis Arab seharusnya diusir dari Israel. Tentu saja pendapat itu bervariasi pada berbagai golongan orang Yahudi.
Penduduk Yahudi Israel meliputi 81% populasi, dan muslim 14%. Dari 81% Yahudi itu 40% adalah golongan Hlloni (sekuler). Kelompok relijius Datl cuma 10%. Tradisional Masortl 23%, dan ultra ortodoks Haredl 8%.
Meski menjalankan pemerintah demokratis, 24% dari orang Yahudi menginginkan Halakha (semacam aturan syariat) menjadi prioritas dalam penyelenggaraan negara. Bisa ditebak, mereka berasal dari kelompok Datl, Masortl, dan Haredl.
Ketika ditanya apakah orang-orang Arab harus diusir dari Israel, 48 menyatakan setuju atau sangat setuju. Yang tidak setuju 46%. Sisanya menjawab tidak tahu. Bahkan dari kelompok sekuler pun ada 36% yang setuju.
Itu soal Arab yang WN Israel. Kalau soal Arab Palestina bisa diduga bahwa tingkat ketidakpercayaan dan kebenciannya lebih tinggi.
Sebaliknya di kalangan Arab Palestina pun kurang lebih sama.
Kenapa begitu? Kedua bangsa ini sudah 70 tahun lebih berselisih dan berperang. Sudah terlalu banyak sakit hati yang dirasakan. Jadi, hampir mustahil untuk bisa berdamai dan berdampingan.
Netanyahu itu sebenarnya orang sekuler. Partainya pun (Likud) itu sekuler, menguasai 27% kursi di Knesset. Tapi partai itu berkoalisi dengan partai agama untuk menguasai 54% kursi Knesset. Netanyahu menganut paham garis keras, berbeda dengan Partai Buruh yang cenderung moderat.
Jalan yang diambil Netanyahu, khususnya pascatragedi 7 Oktober 2023 adalah: singkirkan semua kekuatan militer Arab Palestina, kuasai sampai tidak ada lagi potensi ancaman. Bentuk nyatanya adalah seperti yang berjalan di Tepi Barat. Gaza pun nanti akan dibuat seperti itu.
Sumber: FB Hasanudin Abdurakhman https://www.facebook.com/share/1AoT8ChZqF/
Foto edit by Sitindaon News
