SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS

Berdiri sejak 2018

  • Login
SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS
  • Homepage
  • Tarombo Marga Sitindaon
    • Jansen Sitindaon
  • Siapa kita?
  • MORE

    HOT CATEGORIES

    • Pilpres 2019
    • Our Social Media

    USER

    • Login Form
    Show
    • Forgot your username?
    • Forgot your password?
  • WTNG
Berlangganan buletin kami Newsletter
  1. You are here:  
  2. Home
  3. International
  4. Arab dan Yahudi Saling Membenci

Search

Details
Category: International
ZA Sitindaon By ZA Sitindaon
ZA Sitindaon
17.Mar
Hits: 41

Arab dan Yahudi Saling Membenci

Warga Palestina berlarian ketika mendengar suara ledakan dari senjata yang ditembakkan polisi Israel di Kubah Batu dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem, pada Jumat (21/5/2021). Bentrokan ini terjadi tak lama setelah Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata usai bertempur selama 11 hari.(AP PHOTO/MAHMOUD ILLEAN)

Arab dan Yahudi Saling Membenci

Survei yang dilakukan oleh Pew Research Institute menunjukkan setidaknya separuh Yahudi WN Israel menginginkan WN Israel etnis Arab seharusnya diusir dari Israel. Tentu saja pendapat itu bervariasi pada berbagai golongan orang Yahudi. 

Penduduk Yahudi Israel meliputi 81% populasi, dan muslim 14%. Dari 81% Yahudi itu 40% adalah golongan Hlloni (sekuler). Kelompok relijius Datl cuma 10%. Tradisional Masortl 23%, dan ultra ortodoks Haredl 8%. 

Meski menjalankan pemerintah demokratis, 24% dari orang Yahudi menginginkan Halakha (semacam aturan syariat) menjadi prioritas dalam penyelenggaraan negara. Bisa ditebak, mereka berasal dari kelompok Datl, Masortl, dan Haredl.

Ketika ditanya apakah orang-orang Arab harus diusir dari Israel, 48 menyatakan setuju atau sangat setuju. Yang tidak setuju 46%. Sisanya menjawab tidak tahu. Bahkan dari kelompok sekuler pun ada 36% yang setuju. 

Itu soal Arab yang WN Israel. Kalau soal Arab Palestina bisa diduga bahwa tingkat ketidakpercayaan dan kebenciannya lebih tinggi. 

Sebaliknya di kalangan Arab Palestina pun kurang lebih sama.

Kenapa begitu? Kedua bangsa ini sudah 70 tahun lebih berselisih dan berperang. Sudah terlalu banyak sakit hati yang dirasakan. Jadi, hampir mustahil untuk bisa berdamai dan berdampingan. 

Netanyahu itu sebenarnya orang sekuler. Partainya pun (Likud) itu sekuler, menguasai 27% kursi di Knesset. Tapi partai itu berkoalisi dengan partai agama untuk menguasai 54% kursi Knesset. Netanyahu menganut paham garis keras, berbeda dengan Partai Buruh yang cenderung moderat.

Jalan yang diambil Netanyahu, khususnya pascatragedi 7 Oktober 2023 adalah: singkirkan semua kekuatan militer Arab Palestina, kuasai sampai tidak ada lagi potensi ancaman. Bentuk nyatanya adalah seperti yang berjalan di Tepi Barat. Gaza pun nanti akan dibuat seperti itu.

Sumber: FB Hasanudin Abdurakhman  https://www.facebook.com/share/1AoT8ChZqF/

Foto edit by Sitindaon News 

ZA Sitindaon
ZA Sitindaon

No comments

Leave your comment

In reply to Some User
Next article: Iran Diembargo 40 Tahun, Iran Embargo 14 Hari Next

Popular Posts

  • Cara Mengatasi Internet Telkomsel 'Lemot', Ikuti Langkah-langkahnya Agar Akses Internetmu Lancar
    27.Nov
  • Semrawutnya Parkir di Kawasan Pusat Pasar Medan
    04.Jan
  • Emak Emak Yang Terlibat Menjual Senjata Untuk Aksi Rusuh 22 Mei 2019
    28.May
  • Bokom, Makanan Pengantar Sejarah Aceh Singkil yang tak Lekang Digerus Zaman
    07.Sep

Categories News

  • Lowongan Kerja
  • National
  • Food & Travel
  • Lifestyle & Health
  • Sport
  • Tekno & Sains
  • Entertainment
  • Ekonomi & Bisnis
  • Kisah Insipirasi
  • Budaya
  • Politik & Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Mimbar HKBP
  • International

Follow Us

Facebook Sitindaon News Instagram Sitindaon News YouTube Sitindaon News Twitter Sitindaon News Email Berlangganan Buletin Kami

SITINDAON NEWS 1

Sitindaon News menuju Situs Web Portal Berita Online berkelas dunia melalui penyediaan jasa informasi dan berbagai produk multimedia lainnya sehingga terbangun Tugu Namangolu didalam maupun diluar negeri khususnya marga Sitindaon yang nantinya dapat menjalankan fungsi² sosial lainnya bagi masyarakat luas. Berdiri sejak 2018.

Bagikan Share
FacebookFacebook MessengerMessenger TwitterTwitter WhatsAppWhatsApp TelegramTelegram Copy LinkCopy Link