Hari Raya Imlek menjadi salah paling dinantikan etnis Tionghoa untuk merayakan tahun baru kalender Cina. Sebagai perayaan awal pergantian tahun dan diakhiri oleh Cap Go Meh. Imlek dimanfaatkan oleh para remaja sebagai salah satu perayaan terpenting untuk mendapat rezeki yang melimpah. Persiapan yang dilakukan seperti membeli bahan makanan hingga mendekorasi rumah.

Bagi setiap kalangan dari anak-anak hingga dewasa, mereka akan bercanda ria dan saling membicarakan tentang karier maupun keluarga. Tak jarang banyak yang memberikan saran dan solusi jika salah satu keluarga mengalami masalah. Mereka mampu menunjukkan kebersamaan yang baik. Maka dari itu kalian perlu mengetahui fakta menarik menjelang Imlek. Apa saja ya?

 

1. Angpao

Image: Freepik

Angpao sebagai salah satu hal utama dalam Imlek. Biasanya yang boleh menerima angpao hanya kepada orang yang belum menikah. Lalu orang yang sudah menikah lah yang boleh memberikan angpao. Jumlah uang yang dimasukkan ke dalam angpao tidak boleh memuat angka empat maupun jumlah ganjil. Biasanya anak-anak sangat menyukai pemberian angpao tersebut.

Bagi para remaja hingga dewasa, mereka akan menabung uang dari angpao yang didapat untuk membelanjakan sesuatu sesuai kebutuhan. Tradisi bagi-bagi angpao menjadi salah satu pemberian rezeki kepada saudara dengan harapan dapat memberikan angpao kepada yang muda di masa yang akan datang. Tak lupa juga ada salah satu kata khusus untuk meminta angpao dengan postur tangan kanan yang mengepal dan satu lainnya menangkap kepalan tersebut.

2. Barongsai

Image: Pixabay.com

Barongsai menjadi acara atau perayaan Imlek khusus yang banyak diselenggarakan di luar rumah. Biasanya yang dijadikan tempat pelaksanaan acara barongsai seperti vihara dan tempat rekreasi lainnya. Pertunjukkan ini menjadi antusiasme para anak-anak usai menyelenggarakan ibadat maupun hal lain selama perayaan tahun baru tersebut. Mereka biasanya akan melihat pertunjukkan yang atraktif disertai tarian khusus.

Banyak orang akan menonton pertunjukkan sampai selesai. Lalu dilanjutkan dengan memberi sedekah dalam bentuk angpao. Uniknya angpao tersebut dimasukkan ke dalam mulut barongsai, namun di dalamnya terdapat tangan seseorang yang mengambil angpao tersebut. Tradisi ini telah dilangsungkan setiap tahun dan tidak akan absen dalam perayaan tahun baru Cina.

3. Serba merah

Image: Lucia Nancy

Perayaan Imlek yang khas identik dengan warna merah. Penggunaan warna merah pada setiap tempat hingga busana yang dipakai masing-masing orang ternyata memiliki makna lho. Warna tersebut melambangkan hoki, sejahtera, dan kekuatan. Hal lainnya yaitu dapat mengusir roh jahat atau makhluk buas dalam perayaan yang disebut Nian.

Sebagai bentuk untuk melawan hal tersebut. Maka banyak perayaan Imlek identik dengan menghias rumah dan menggunakan pakaian hingga aksesoris serba merah. Penggunaan stempel hingga makanan pun dihiasi dengan warna merah. Kesan warna merah sangat kental dalam perayaan ini.

 

4. Pantangan

Image: Freepik

Sebenarnya dalam perayaan Imlek banyak hal yang dihindari. Beberapa masih kental dengan tradisi adat Tiongkok yang menyebar hingga Indonesia. Bagi setiap orang terutama etnis Tionghoa meyakini hal tersebut sebagai pantangan terutama bagi semua aliran agama Buddha.

Banyak yang mengatakan kalau membersihkan rumah saat perayaan Imlek akan menghilangkan hoki atau keberuntungan. Maka itu daripada berakibat buruk pada hal tersebut, mereka akan meninggalkan pekerjaan untuk membersihkan rumah dengan berkumpul bersama keluarga besar.

5. Mengunjungi Saudara


Image: Pinterest

Pergi mengunjungi saudara saat perayaan Imlek menjadi tradisi yang penting. Momen yang sangat dinantikan ini bermanfaat untuk mempererat tali persaudaraan. Mereka akan dipertemukan dalam satu hari sehingga saling bertatap muka dan tidak akan dilupakan setiap orang.

Sebagai silaturahmi antar keluarga, mereka akan menceritakan bagaimana karier mereka hingga kondisi terkini dalam sepak terjang kehidupan dalam keluarga. Saudara yang berkumpul dan saling mengobrol akan memberikan solusi untuk memberikan hal terbaik.

Tak hanya itu saja, mereka akan melakukan banyak hal seperti makan bersama yaitu tradisi Yu Sheng. Tradisi ini dilakukan dengan menyajikan makanan dalam satu piring. Mereka akan mengangkat makanan dengan sumpit sambil mengucapkan “Lao Qi atau Lao Hei”.

6. Hidangan khas


Makanan yang disajikan oleh kaum Tiongho bervariasi. Diantaranya seperti kue lapis legit sebagai rezeki yang berlimpah, mie panjang melambangkan panjang umur, lalu ada kue mangkok, juga ada kue keranjang, serta banyak makanan lainnya yang disesuaikan dengan kedua belas shio. Makanan utama yang harus ada yaitu jeruk. Jeruk sebagai lambang keharmonisa bagi kehidupan.

Perayaan Hari Raya Imlek tahun 2018 melambangkan shio Anjing Tanah. Shio ini menurut feng shui banyak mendatangkan rezeki pada bisnis digital dan sarana prasarana hingga properti menengah ke atas. Perkembangan teknologi menjadi salah satu yang banyak diperhitungkan. Kelak penggunaan teknologi akan semakin ramai dan diperlukan untuk keperluan di masa yang akan datang.

Featured image: Reuters

Editor: Nimas Arini

 

sumber https://www.shopback.co.id/katashopback/6-fakta-menarik-menjelang-hari-raya-imlek