Search
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1030

Sitindaon News - Sebagian besar orang menghabiskan banyak waktu di dalam ruangan berpenyejuk udara atau AC, baik di kantor maupun di rumah. Padahal, AC tidak sehat. Kulit atau rambut menjadi kering karena terpapar udara yang dihasilkan AC.
Tidak hanya itu. Masih ada dampak buruk lain pada tubuh dan kesehatan akibat penggunaan AC, seperti dilansir dari Boldsky berikut ini.
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 909

Sitindaon News - Kebanyakan orang membuang biji anggur, padahal biji itu dapat dimakan dan memiliki antioksidan yang sangat kuat. Dalam biji anggur terdapat senyawa oligomeric proanthocyanidin complexes (OPCs) yang membantu menghancurkan radikal bebas dalam tubuh. Senyawa ini bermanfaat untuk mencegah berbagai kondisi kesehatan, mulai dari menurunkan tekanan darah hingga mencegah kolesterol.
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 993
Sitindaon News – Salah satu manfaat di dalamnya yaitu bisa menurunkan gula darah berlebih. Selain bisa menurunkan gula darah berlebih, ternyata masih banyak manfaat lainnya yang terkandung dalam pare. Lantas, apa saja itu?
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1320

Ilustrasi - Febri Ardani/KompasOtomotif
Sitindaon News - Menyalakan dan mematikan pendingin kabin (air conditioner/AC) pada mobil tidak boleh sembarangan.
Apabila tidak mengikuti aturan, maka tak menutup kemungkinan komponen tersebut menjadi cepat rusak.
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 955
Foto : wartaekonomi
Bergelimang harta tak menjadikan kelima miliarder ini dikelilingi barang-barang mahal. Di saat mereka mampu membeli kendaraan yang tergolong paling mahal sedunia sekalipun, mereka tetap teguh dan memilih menggunakan mobil yang sederhana.
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2509
Foto : U-Report
Sitindaon News – Andrea Star Reese, merupakan seorang fotografer dari Amerika Serikat yang telah melakukan perjalanan di Indonesia. Selang tahun 2011-2012, dia menyelidiki kondisi fasilitas kesehatan mental Indonesia untuk keperluan film dokumenternya di 2013 yang berjudul “Disorder.”
Maraknya pasung juga terekam dalam perjalanannya.