Ilustrasi Perjalanan Mudik Jawa-Sumatera, Foto Sitindaon News
Persiapan mudik Lebaran 2026 (1447 H) diperkirakan melibatkan pergerakan sekitar 143,9 juta orang. Pemerintah telah menetapkan jadwal libur nasional dan cuti bersama, serta berbagai skema rekayasa lalu lintas untuk kelancaran arus mudik.
Jadwal Penting & Libur Lebaran 2026
Berdasarkan ketetapan pemerintah, berikut adalah jadwal libur dan prediksi puncak arus:
Idulfitri 1447 H: Diperkirakan jatuh pada 20–21 Maret 2026 (menunggu hasil sidang isbat pada 19 Maret).
Cuti Bersama: Jumat, 20 Maret dan Senin, 23 Maret 2026.
Puncak Arus Mudik: Diprediksi terjadi dalam dua gelombang, yaitu pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026.
Puncak Arus Balik: Diprediksi pada 24–25 Maret (gelombang 1) serta 28–29 Maret 2026 (gelombang 2).
Rekayasa Lalu Lintas & Transportasi
Untuk mengantisipasi kemacetan, pemerintah menerapkan kebijakan berikut:
Sistem One Way: Diberlakukan di Tol Trans Jawa, salah satunya dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 72 Cipali pada arus balik mulai 22 Maret 2026.
Diskon Tarif Tol: Potongan sebesar 30% untuk arus mudik (15–16 Maret) dan arus balik (26–27 Maret) pada ruas tertentu.
Tiket Pesawat: Diskon hingga 30% tersedia untuk periode perjalanan 14–29 Maret 2026.
Kereta Api: Pemesanan tiket tambahan ekonomi sudah dibuka sejak akhir Februari melalui Access by KAI.
Program Mudik Gratis
Beberapa instansi menyediakan kuota mudik gratis untuk menekan angka kecelakaan:
Kemenhub (Ditjen Hubdat): Menyediakan 401 bus dengan pendaftaran mulai 1–15 Maret 2026 melalui aplikasi atau situs resmi Kemenhub.
Pemprov Banten: Tersedia kuota untuk 855 orang.
Pemprov Jawa Barat: Pelepasan peserta dilakukan dari Terminal Leuwipanjang, Bandung.
Catatan Khusus: Tahun ini arus mudik bertepatan dengan persiapan Hari Raya Nyepi, sehingga akan ada pengaturan khusus untuk penyeberangan antara Jawa Timur dan Bali
AI
