SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS

Categories

  • Tarombo Marga Sitindaon (47)
    • Tugu Namangolu Sitindaon (4)
    • Sukacita & Dukacita (16)
  • Politik & Opini (359)
  • Ekonomi & Bisnis (427)
    • Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo (148)
  • Lifestyle & Health (428)
  • Tekno & Sains (72)
  • Entertaintment (66)
  • Nasional (20)
  • Food & Travel (100)
  • Budaya (59)
  • Inspirasi dan Inspiratif (157)
    • Jansen Sitindaon (32)
  • Sport (16)
  • Lowongan Kerja (29)
  • International (46)
  • Mimbar Kristen (15)
    • HKBP Pasar Minggu (3)
  • Pilpres 2019 (69)
  • Hukum & Kriminal (41)

Berdiri sejak 2018

  • Login
SITINDAON NEWS SITINDAON NEWS
  • Homepage
  • Tarombo Marga Sitindaon
    • Jansen Sitindaon
  • Siapa kita?
  • MORE

    HOT CATEGORIES

    • Pilpres 2019
    • Our Social Media
    • BTC Macro Terminal

    USER

    • Login Form
    Show
    • Forgot your username?
    • Forgot your password?
  • WTNG
Berlangganan buletin kami Newsletter
  1. You are here:  
  2. Home
  3. Mimbar Kristen
  4. Darimanakah Kita Mengetahui Isi Hati Seseorang?

Search

Details
Category: Mimbar Kristen
ZA Sitindaon By ZA Sitindaon
ZA Sitindaon
22.Jul
Hits: 26

Darimanakah Kita Mengetahui Isi Hati Seseorang?

Darimanakah kita mengetahui isi hati seseorang? Yesus katakan: periksalah anggarannya. Kemana pengeluarannya terbesar kesitulah hatinya sesungguhnya tertuju. Mengutip kalimat Yesus: dimana hartamu berada disanalah hatimu berada.

Akhir2 ini cukup banyak uang saya keluar membeli tanaman hias dan pendukungnya (pot, media tanam, pupuk dll). Jujur hati saya memang tertuju kepada tanaman hias. Jika saya tak memberi hati ke tanaman mana mau saya mengeluarkan uang banyak (secara diam2 atau terang2an, dengan atau tanpa sepengetahuan Martha) untuk urusan tanaman. Alasan formal: memperindah halaman rumah kami. Berhubung saya tidak pernah jatuh hati kepada jam tangan atau sepatu maka tak ada juga uang saya keluar kesana.

Lantas bagaimana dengan hati gereja HKBP misalnya? Sama saja. Periksa dan pelototi anggarannya. Kemana pos pengeluaran terbesar kesitulah sesungguhnya hati gereja termasuk yang namanya HKBP itu berada. Jadi kalau ada gereja mendaku sangat mementingkan pengajaran iman namun cuma menyediakan "seuprit" anggaran untuk pengajaran iman itu artinya sama saja bohong. Jika pos pengeluaran gereja terbesar untuk pesta artinya hati gereja itu ya ke pesta. Jika pos terbesar untuk pendeta berartinya hatinya (rela atau tak rela) ya ke pendeta. Jika anggaran terbesar ke pusat ya hati gereja ya ke pusat. Jangan marah ya. Itu bukan kata2 saya melainkan Yesus.

Dua bulan terakhir ini gereja kami sedang sibuk kali membahas usul penataan ulang anggaran HKBP secara sinodal apakah masih mengandalkan persentase persembahan yang junlahnya fluktuatif (sekian untuk Huria lokal sekian untuk Pusat, sekian belok?) atau sistem budgeting (maksudnya: beban Sinodal dibagi dan dipatok secara proporsional sesuai besar-kecil Huria dan bersifat wajib atau pokoknya bayar sesuai ketentuan). Kepada adik2 saya pelayan termasuk yang sedang menjabat dan kawan2 sintua dan Ruas agar tidak larut dalam persoalan teknis dan mekanisme belaka. Saya mengajak agar kembali dulu ke persoalan yang sangat mendasar yaitu teologi keuangan HKBP. Apa dan bagaimana sesungguhnya konsepsi teologi gereja tentang keuangan. Mari kita buka dan periksa benar2 detil anggaran dan realisasi anggaran gereja (di pusat, distrik, resort, dan huria). Anggaran menunjukkan hati. Si devil sering ada di detil. Kemanakah hati gereja sesungguhnya tercermin dari anggarannya tersebut? Apakah pengeluaran2 gereja kita sungguh mencerminkan kita sebagai gereja yang bersaksi, melayani, bersekutu dan mengajar sebagaimana panggilan Tuhan? Atau gereja macam apa? 

Ket foto: tadi pagi saya berfoto sehabis mengecek paku tanduk rusa yang saya beli kemarin dengan harga @ Rp 150 ribu dan suplir @ Rp 25 ribu. 

(Bersambung)

Daniel Taruliasih Harahap https://www.facebook.com/share/p/1JFKADYwXQ/

ZA Sitindaon
ZA Sitindaon

No comments

Leave your comment

In reply to Some User
Next article: Kecewa Kepada Pendeta Tidak Dapat Dijadikan Alasan Seseorang Meninggalkan Gereja Next

Popular Posts

  • Cara Mengatasi Internet Telkomsel 'Lemot', Ikuti Langkah-langkahnya Agar Akses Internetmu Lancar
    27.Nov
  • Semrawutnya Parkir di Kawasan Pusat Pasar Medan
    04.Jan
  • Emak Emak Yang Terlibat Menjual Senjata Untuk Aksi Rusuh 22 Mei 2019
    28.May
  • Bokom, Makanan Pengantar Sejarah Aceh Singkil yang tak Lekang Digerus Zaman
    07.Sep

Categories News

  • Lowongan Kerja
  • National
  • Food & Travel
  • Lifestyle & Health
  • Sport
  • Tekno & Sains
  • Entertainment
  • Ekonomi & Bisnis
  • Kisah Insipirasi
  • Budaya
  • Politik & Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Mimbar Kristen
  • International

Follow Us

Facebook Sitindaon News Instagram Sitindaon News YouTube Sitindaon News Twitter Sitindaon News Email Berlangganan Buletin Kami

SITINDAON NEWS 1

Sitindaon News menuju Situs Web Portal Berita Online berkelas dunia melalui penyediaan jasa informasi dan berbagai produk multimedia lainnya sehingga terbangun Tugu Namangolu didalam maupun diluar negeri khususnya marga Sitindaon yang nantinya dapat menjalankan fungsi² sosial lainnya bagi masyarakat luas. Berdiri sejak 2018.

Bagikan Share
FacebookFacebook MessengerMessenger TwitterTwitter WhatsAppWhatsApp TelegramTelegram Copy LinkCopy Link