Top Stories
-
Siap-siap Ekonomi Semakin Parah, 5 Tahun Kedepan Secara Keseluruhan Akan Berat!
-
Lingkunganmu Menentukan Hidupmu
-
HP Mulai Ditinggalkan di 2026, Ramai-ramai Beralih ke Penggantinya
-
Nasabah Menjerit di DPR: Bank Muamalat Diduga Gelapkan Dana Miliaran
-
China Berlakukan Wajib Steer-By-Wire Untuk Semua Mobil
-
Medan Perang Durian di Tiongkok
Search
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1160
Tokyo - Rumah ini tampak sempit bila dilihat dari luar. Tapi siapa sangka, isinya terbilang luas.

- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1059

ilustrasi pernikahan (pixabay.com)
TEMPO.CO, Jakarta - Pernikahan adalah momen istimewa. Tentu Anda tak ingin momen ini rusak karena hal kecil, misalnya kehadiran mantan pacar. Itu sebabnya, keputusan untuk mengundang mantan kekasih ke hari terpenting dalam hidup Anda harus diambil dengan hati-hati.
Pakar etika Diane Gottsman dari Texas mengatakan, ini akan menjadi persoalan rumit dan sensitif bagi mantan, juga calon pasangan. "Benar-benar tidak ada yang pasti," kata dia, dikutip dari New York Times. "Hal itu sangat subjektif, tergantung perasaan pasangan dan keadaan."
Read more: Haruskah Mengundang Mantan Kekasih ke Pernikahan?
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1331
Incest diyakini turut berkontribusi terhadap punahnya salah satu spesies manusia purba (Foto: iStock)
Jakarta - Seorang pria dan anak-anaknya di Lampung ditangkap polisi karena terlibat dalam hubungan sedarah alias incest. Polisi menyebut satu anak perempuan sang pria yang berusia 18 tahun menjadi korban nafsu seksual ayah dan kakak adiknya.
Selain melanggar hukum, praktik incest sendiri sebetulnya tidak disarankan dari sisi kesehatan. Anak yang lahir dalam hubungan incest berisiko untuk memiliki berbagai masalah kesehatan akibat penyakit resesif autosomal.
Kepunahan manusia purba neanderthal bisa jadi salah satu contoh dampak buruk incest. Neanderthal yang hidup pada era Pleistosen Akhir 12.000 dan 126 ribu tahun lalu diyakini melakukan praktik incest.
Dr Kay Prufer dari Max Planck Institute for Evolutionary Anthropology di Jerman menyebut analisis DNA tulang jempol seorang wanita neanderthal berusia 50 ribu tahun menemukan kalau orang tuanya memiliki hubungan saudara dekat. Lebih jauh kakek-nenek dari wanita tersebut juga memiliki hubungan saudara.
Menurut Dr Kay perilaku incest pada neanderthal kemungkinan karena populasi mereka yang kecil dan hal tersebut semakin memperparah keadaan.
"Kalau kamu memiliki populasi yang kecil maka kamu akan masuk zona bahaya punah," kata Dr Kay seperti dikutip dari ABC Australia, Sabtu (23/2/2019).
Maju ke zaman Victoria dampak buruk incest lagi-lagi terlihat dari berbagai kasus kecacatan pada keturunan kerajaan Eropa. Beberapa tokoh terkenal hasil hubungan incest yang menyandang hemofilia seperti contohnya Pangeran Leopold anak dari Ratu Inggris Victoria.
Sumber: detikHealth
Firdaus Anwar - detikHealth
(fds/up)
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1192

Mau cepat sembuh dari batuk pilek? Perbanyak tidur. (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Kalau kamu terserang batuk pilek, dikenal juga dengan salesma, tidak usah langsung buru-buru mencari obat. Seringnya penyakit dapat sembuh sendiri hanya dengan kita cukup beristirahat dengan memperbanyak jam tidur
Bagaimana tidur bisa membantu tubuh kita melawan penyakit batuk pilek? Studi terbaru yang dilakukan peneliti Jerman melihat kalau tampaknya hal ini berhubungan dengan kerja sistem imun.
Read more: Alasan Kenapa Tidur Jadi Obat Terbaik untuk Lawan Batuk Pilek
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 3263
Arti dan Filosofi "Ini Bukan Kaleng Kaleng"
Zul Abrum Sitindaon - SitindaonNews
Medan - Akhir-akhir ini muncul istilah baru "Bukan Kaleng Kaleng", istilah ini sudah sangat populer, terutama di Kota Medan Sumatera Utara.
Kaleng-kaleng berasal dari kata 'kaleng", yaitu material atau barang atau benda yang terbuat dari bahan logam tipis dengan campuran logam timah, seng atau aluminium.