Top Stories
-
Mulyono, Pegawai Pajak, Anak Buah Purbaya Ketangkap KPK
-
Kakak Kandung Tega Bunuh Adiknya Demi Klaim Asuransi
-
Trading Mulai Ramai, Jangan Salah Pilih Saham Lagi!
-
Pilih KUMON Atau SAKAMOTO?
-
Suami Istri Cari Uang
-
Stop Memberi Label Pakar Kepada Seseorang Tanpa Rekam Jejak Riset dan Sertifikasi Profesi Atau Karya Ilmiah Yang Relevan Dibidangnya
Search
- Details
- Category: Inspirasi dan Inspiratif
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2238

Sudhamek Foto: Trio Hamdani/detikFinance
Puti Aini Yasmin - Detik Finance
Jakarta - Siapa yang tak tahu brand industri GarudaFood? Dibalik kepopulerannya ternyata ada orang yang luar biasa, yakni Sudhamek Agoeng Waspodo Soenjoto.
Bayangkan saja, sebelum menjadi orang sukses dan kaya raya ia sempat mengalami masa yang tak mengenakan. Dia pernah dibully dan dihia miskin oleh teman-temannya.
Read more: Bos GarudaFood: Pernah Dihina Miskin hingga Jadi Orang Kaya
- Details
- Category: Inspirasi dan Inspiratif
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1219
Sudah 18 tahun Ketut bekerja sebagai juru parkir. Sejak suaminya meninggal, dia bekerja untuk menafkahi kedua anaknya.
"Dulunya saya ibu rumah tangga tapi sejak suami saya meninggal 1997, saya harus bekerja untuk makan keluarga," ujar Ketut saat berbincang, Sabtu (22/12/2018).
Read more: Kisah Ni Ketut Lastri, 18 Tahun Jadi Juru Parkir Demi 2 Anak
- Details
- Category: Inspirasi dan Inspiratif
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1273

Charles de Ganahl Koch adalah pimpinan, pemilik dan CEO dari perusahaan raksasa di Amerika Serikat (AS), Koch Industries. Selain menjadi seorang pengusaha, dia juga seorang dermawan yang cukup aktif.
Koch Industries didirikan oleh Fred C. Koch, ayah Charles Koch bersama dengan saudaranya David Koch. Perusahaan ini menjadi perusahaan swasta terbesar kedua di AS.
Read more: Charles Koch, Manusia Rp 697 T yang Sukses Dari Bisnis Warisan
- Details
- Category: Inspirasi dan Inspiratif
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1619
Hendra Kusuma - detikFinance
Jakarta - Seluruh bidang usaha memiliki risiko yang sama, jika tidak mampu beradaptasi dengan perkembagan zaman. Maka, usaha itu pun akan mati dengan sendirinya.
Hal itu juga berlaku pada bidang usaha percetakan khususnya tukang 'ngeprint' dan penjilidan yang kebanyakan berlokasi di sekitaran kampus maupun perkantoran.
Budi, salah satu pemilik toko fotokopi di sekitaran Stasiun Pondok Cina mengatakan banyak pesaingnya harus rela beralih profesi karena tidak mampu beradaptasi dalam menjalankan bisnis fotokopi dan penjilidan.
Dia pun tidak segan, menyebut pesaingnya tersebut sebagai amatiran. Pasalnya, dulu toko percetakan banyak di wilayah usahanya.
Read more: Bisnis "Ngeprint Didepan Kampus, Cerita Tukang "Ngeprint" Alih Profesi Jadi Ojek Online
- Details
- Category: Inspirasi dan Inspiratif
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1219
Jakarta - Masih membahas tentang bagaimana cara orang Jepang hidup yang ternyata secara langsung atau tidak langsung berdampak terhadap keuangan mereka yang bisa membuat mereka hidup lebih hemat.
