Top Stories
-
Mulyono, Pegawai Pajak, Anak Buah Purbaya Ketangkap KPK
-
Kakak Kandung Tega Bunuh Adiknya Demi Klaim Asuransi
-
Trading Mulai Ramai, Jangan Salah Pilih Saham Lagi!
-
Pilih KUMON Atau SAKAMOTO?
-
Suami Istri Cari Uang
-
Stop Memberi Label Pakar Kepada Seseorang Tanpa Rekam Jejak Riset dan Sertifikasi Profesi Atau Karya Ilmiah Yang Relevan Dibidangnya
Search
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 978

Hak atas fotoFAJAR SODIQ Walaupun bangunan gereja dan masjid itu kini jauh lebih mentereng, nilai-nilai toleransi yang disepakati 80 tahun silam, masih di pegang teguh oleh pimpinan dan jemaah gereja dan masjid tersebut.
Keberadaan gereja dan masjid yang berdempetan di kota Solo, Jawa Tengah, merupakan saksi bisu perwujudan tenggang rasa dan welas asih yang dirawat terus-menerus oleh pimpinan dan umatnya.
Awalnya, kira-kira tahun 1939, gereja didirikan oleh jemaat Kristen Danukusuman di Joyodoningratan, Solo, di atas tanah yang dibeli dari seorang Muslim.
Bangunan itu didirikan karena ada kebutuhan untuk beribadah bagi warga Kristen yang terus tumbuh di kawasan tersebut.
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 969
![]()
SAMARINDA - Penjahat spesialis pecah kaca mobil beraksi di Jalan Proklamasi I, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Kamis (8/8), sekitar pukul 11.00 Wita.
Pelaku berhasil membawa kabur uang tunai Rp 800 juta yang disimpan pemiliknya di dalam mobil Honda HRV hitam bernopol KT 1394 NS.
Diduga, korban yang membawa uang tunai ratusan juta itu sudah diikuti pelaku sejak dari bank di kawasan Samarinda Kota.
Read more: Uang Rp 800 Juta Hilang Dalam Hitungan Detik, Pemilik Langsung Lemas
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 964
Polda Metro Jaya saat menggelar konferensi pers kasus penipuan berkedok notaris palsu di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 9 Agustus 2019. Lokasi itu dipilih karena menjadi kantor PPAT yang juga palsu. TEMPO/M Julnis Firmansyah
Jakarta - Polda Metro Jaya mengembangkan kasus penipuan dengan modus notaris palsu. Dari tiga orang korbannya saja, polisi mengungkap anggota sindikat ini berhasil meraup uang Rp 214 miliar. Jumlah korban itu disebutkan bertambah lewat pelaporan baru.
Satu di antara para korban sindikat penipuan properti ini adalah VYS yang berniat berniat menjual rumahnya di Jalan Kebagusan Raya, Jakarta Selatan, seharga Rp 15 miliar. Pada awal Maret 2019, VYS didatangi tersangka DH atau yang sebelumnya hanya disebut D.
Read more: Modus Notaris Palsu: Setor Uang 500 Juta, Kantongi SHM Rumah 15 M
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 974
Manusia Purba. Ilustrasi
JAKARTA -- Arkeolog Turki menemukan bahwa manusia purba zaman perunggu awal yang tinggal di barat laut Turki mengonsumsi daging anjing yang dimasak dengan berbagai cara. Hal itu terungkap berdasarkan penggalian yang dilakukan pada bukit pemukiman Kulluoba.
Jejak daging anjing yang berasal dari 4500 tahun lalu itu ditemukan dalam pot di gundukan Kulluoba yang berada di distrik Seyitgazi, Provinsi Eskisehir. Arkeolog Dr Can Yummi Gundem mengatakan daging anjing yang dikonsumsi manusia purba itu dimasak dengan cara dipanggang dan direbus.
Read more: Arkeolog Temukan Bukti Manusia Purba Memakan Daging Anjing
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 875
Winarsih, 43 tahun, pedagang sayur-sayuran di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Sabtu, 4 Mei 2019, mengeluhkan pasokan bawang putih menipis sehingga harna naik tajamsampai 100 persen. Tempo/Adam Prireza
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi PDIP, I Nyoman Dhamantra, sebagai tersangka kasus suap kouta impor bawang. Ia diduga telah menerima duit Rp 2 miliar dari PT Cahaya Sakti Agro (PT CSA) untuk memuluskan perusahaan mendapatkan kuota dan izin impor bawang putih tahun 2019.
"Diduga uang Rp 2 Miliar yang ditransfer melalui rekening adalah uang untuk mengunci kuota impor yang diurus. Dalam kasus ini teridentifikasi istilah lock kuota," ujar Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 9 Agustus 2019. Angka itu diduga adalah bagian dari fulus Rp 3,6 miliar yang diminta Nyoman.
Read more: Suap Impor Bawang, Politikus PDIP Diduga Minta Duit Rp. 3,6 M