Top Stories
-
Fundamental Ekonomi Kita Kuat atau Babak Belur?
-
Pernikahan Bukan Hanya Tentang Siapa yang Terlihat Baik di Sampingmu Hari Ini
-
Ini 7 Penyebab Kenapa Hidup Miskin Selamanya
-
Saham Indonesia Hanya Coco Buat Scalping dan Tidak Cocok Buat Investasi
-
Tetap Jaga Shake Out Limit Jam 08:50.
-
Nasib Pensiunmu, Nasib Hari Tuamu Ditentukan Hari Ini.
-
Jika Index masih Down Trend
-
Mereka yang pada Boncos di Trading!
-
Cara Mengelola Keuangan untuk Hari Tua yang Sejahtera
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1056
PROVOKATOR TERCIDUK
PROVOKATOR TERCIDUK
Tak terbayang betapa kecewa dan malunya kedua orang tua Riski dan kawan kawannya yang masih berstatus sebagai mahasiswa ini, kini harus meringkuk di balik jeruji besi karena tertangkap Polisi akibat perbuatan melawan hukum yang diduga menjadi provokator dengan cara menghasut masyarakat.
Para pelaku melakukan aksi vandalisme ini dengan cat pilog di beberapa lokasi di kota Tangerang, yang sangat mungkin dapat berakibat fatal yang mengarah pada kekacauan di tengah masyarakat bila tak tertangkap. Tulisan yang bernada provokatif itu antara lain:
1. Kill the rich
2. Mati konyol, apa mati melawan
3. Sudah krisis mari membakar
Anggota polsek Tangerang bersama anggota Resmob Polres Metro Tangerang Kota bergerak cepat melakukan penangkapan Riski dan kawannya di Café Egaliter guna pengusutan lebih lanjut. Tindak pidana dari tersangka dapat dikenai pasal 160 KUHP dan atau pasal 14 dan atau pasal 15 UU RI No. 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.
"Semoga pihak Kepolisian pun dapat mengorek lalu menangkap aktor intelektual dibalik aksi konyol yang menginginkan Indonesia rusuh memanfaatkan kondisi ketika negeri ini sedang mengalami musibah akibat Covid-19."
Bravo Polsek Tangerang ??
.
.
.
Wahyu Sutono
Copas: https://www.facebook.com/803774136380640/posts/3105035859587778/