fbpx

0
0
0
s2sdefault

IMG 20220530 070551Foto: Dok. REUTERS/Leonard Foeger

Bandung - Pasangan lelaki seks lelaki (LSL) digrebek warga di sebuah kontrakan di Desa Wangunkerta, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Salah seorang pelaku penyimpangan seksual itu pun diketahui telah memiliki istri.

Sang istri pun sempat syok setelah mengetahui suaminya yang berinisial A (41) berselingkuh dan menjalin berzinah sesama jenis dengan pria idaman lain (PIL) berinisial N (23).

Ketua RW 03 Desa Wangunkerta Budiman Kurniawan, menjelaskan setelah warga menggerebek pasangan LSL tersebut, pihaknya langsung memanggil keluarga dari kedua pria yang sudah mengontrak selama dua bulan di wilayahnya.

"Dan setelah kita komunikasi dengan keluarganya, terungkap jika salah seorang pria LSL ini, yakni A sudah beristri dan memiliki anak," ujar dia, Sabtu (28/5/2022).

Menurutnya begitu istri dari A datang, perempuan itu mengaku sudah menaruh curiga jika memiliki selingkuhan. Sebab kerap bertelepon mesra ketika di rumah.

Namun saat melihat kekasih dari suaminya itu, Bunga (bukan nama sebenarnya) merasa kaget, sebab kekasih suaminya bukan perempuan namun seorang pria.

"Istrinya itu awalnya marah besar dan mengaku sudah curiga jika suaminya berselingkuh dengan perempuan lain. Begitu kita tunjukan siapa kekasihnya, istri dari A semakin sock karena ternyata yang menjadi simpanan suaminya merupakan laki-laki," ucap dia.

Dia menuturkan jika warga yang awalnya berusaha meredam amarah dari istri A, malah menjadi harus menenangkan lantaran istri pelaku LSL itu masih kebingungan dengan fakta suaminya memiliki penyimpangan seksual.

Budiman menambahkan, dari keterangan istri A, suaminya tidak menunjukan gelagat penyimpangan saat di rumah. Hubungan suami istri pun dilakukan sebagaimana mestinya.

"Jadi bingung juga istrinya, soalnya kalau berhubungan juga seperti biasa. Bahkan A ini sudah punya empat anak dari dua istri," ungkap dia.

Dia mengatakan saat ini A dan N sudah tidak mengontrak di Desa Wangunjaya. Keduanya diserahkan kembali pada keluarganya.

"Kita langsung minta mereka pulang, dan keluarganya diminta untuk segera membawa kedua pelaku penyimpangan seksual ini dari Desa Wangunjaya, karena warga sudah kesal dengan perilaku keduanya," pungkasnya

Sumber: detik.com


0
0
0
s2sdefault

You have no rights to post comments