Top Stories
-
Fundamental Ekonomi Kita Kuat atau Babak Belur?
-
Pernikahan Bukan Hanya Tentang Siapa yang Terlihat Baik di Sampingmu Hari Ini
-
Ini 7 Penyebab Kenapa Hidup Miskin Selamanya
-
Saham Indonesia Hanya Coco Buat Scalping dan Tidak Cocok Buat Investasi
-
Tetap Jaga Shake Out Limit Jam 08:50.
-
Nasib Pensiunmu, Nasib Hari Tuamu Ditentukan Hari Ini.
-
Jika Index masih Down Trend
-
Mereka yang pada Boncos di Trading!
-
Cara Mengelola Keuangan untuk Hari Tua yang Sejahtera
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 495
Demokrat Dikabarkan Akan Dapat Kursi Menteri dari Jokowi, Gerindra: Itu Kewenangan Presiden
Presiden Jokowi dan SBY mengenakan baju batik
Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi bertemu dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Bogor, Senin 2 September 2023.
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengaku tidak masalah apabila Demokrat ditawari kursi menteri oleh Jokowi. Itu sepenuhnya kewenangan Jokowi sebagai presiden.
"Sekali lagi itu kewenangan sepenuhnya Presiden untuk mengangkat siapa pembantunya dari partai apa dan seterusnya," ujar Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/10/2023).
Muzani sampai hari ini belum mengetahui dan mendengar akan ada kabar reshuffle setelah pertemuan Jokowi dan SBY tersebut.
"Tapi reshuffle itu itu kan menjadi hak prerogatif presiden dalam sistem pemerintahan presidensil presiden berhak melakukan evaluasi terhadap pembantu-pembantunya. Sehingga kalau presiden perlu melakukan itu ya tentu menjadi kewenangan presiden," kata wakil ketua MPR RI ini.
"Terkait isi pembicaraan antara Jokowi ya tentu menjadi kewenangan presiden," kata wakil ketua MPR RI ini.
Terkait isi pembicaraan antara Jokowi dan SBY, Muzani mengaku belum mendapatkan bocorannya. Ia pun baru mengetahui pertemuan dari pemberitaan saja.
"Saya tahu ada pertemuan antara Pak SBY dengan Pak Jokowi di istana bogor. Tapi saya sama sekali tidak tahu sampai sekarang bocorannya belum tahu, bisikannya belum ngerti, apa yang dibicarakan," kata Muzani.
Sumber: liputan6.com