Search
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 826
Antara/Wahyu Putro A | Banjir di Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta, Kamis (2/1/2020). Kawasan permukiman di Pasar Baru kembali terendam banjir pada Selasa (25/2) dini hari.
SitindaonNews.Com | Hujan yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak Senin (24/2) dini hari hingga Selasa pagi menimbulkan genangan yang merendam permukiman warga di Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Pantauan Antara di Gang Kelinci II, Petak Arab, Pasar Baru, air sudah menggenangi permukiman warga setinggi 40 sentimeter (cm), padahal lokasi ini posisinya lebih tinggi dari permukiman warga di Gang Kelinci III.
Air naik dari pukul 03.40 WIB dari 20 cm perlahan bertambah naik menjadi 40 cm pada pukul 05.30 WIB. Pada 1 Januari 2020, kawasan permukiman warga di Gang Kelinci II dan III juga terendam banjir.
Begitu juga pada 24 Januari 2020, air setinggi 30 cm menggenang permukiman warga di Gang Kelinci III. Ketika itu, intensitas hujan tinggi mengguyur Jakarta dan sekitarnya.
Penyebab genangan diperkirakan, selain karena curah hujan yang turun sejak Senin malam hingga Selasa pagi, juga akibat luapan Sungai Ciliwung yang mengalir di sekeliling Pasar Baru. Luapan Sungai Ciliwung juga dikarenakan tinggi muka air yang terpantau di Pintu Air Manggarai mencapai level 945 cm atau siaga dua banjir dengan kondisi cuaca masih hujan.
Sejumlah warga di Gang Kelinci telah mengemasi barang elektronik dan barang rumah tangga lainnya supaya terhindar dari genangan.
"Duh saya sudah tidak bisa tidur dari jam 03.30 WIB, pikiran saya air bakal naik, ternyata benar naik," kata Mega, pemilik rumah di Gang Kelinci II.
Mega menyebutkan, hujan yang turun pada Ahad 23/2) juga sempat menggenangi rumahnya setinggi mata kaki (10 cm), namun tidak berlangsung lama. Air langsung surut dalam satu jam.
Mega telah memasang karung berisi pasir di depan pintu rumah dan pagar masuk rumahnya untuk menghalangi air masuk, namun upayanya sia-sia. Hingga berita ini diturunkan, hujan masih mengguyur Jakarta Pusat dengan intensitas ringan, sesekali hujan angin sempat menerjang kawasan ini.
Sumber: .republika.co.id
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1015
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 12841
Pada akhirnya kebenaran akan mencari jalannya sendiri...
Suara hati pilu Ibu Jesika itu terbayarkan lunas. Orang keji itu akhirnya dipermalukan.
Anggota KPAI Siti Hikmawaty menerima karmanya atas fitnah keji yang dulu dilakukannya pada saya...
*****
Saya adalah ibu Jesika yg dimaksud Birgaldo Sinaga yg dua tahun lalu dengan sebuah pernyataan dr ibu sitti hikmawaty KPAI menghancurkan hati dan harapan saya utk mendapat keadilan...
dimana hatimu ibu...????????
1.Ibu menyatakan adam malik telah melakukan tugasnya sesuai prosedur padahal ibu tau mereka mengambil darah dr selangkangan anak saya tanpa minta izin dr saya org tuanya.
2. Ibu menyatakan anak sya dtg dlm kondisi parah berdasar rekam medis padahal ibu tau rekam medis sudah diragukan dan kami telah nyatakan kepada pihak kepolisian dgn bukti yg kami punya.
3. Ibu menyatakan anak saya menderita GBS sedangkan dokter Yazid saja yg menangani anak saya masih ragu menyatakan dia GBS maka saya disuruh ke adam malik utk cek lab.
4. Ibu menyatakan di media kami telah mediasi padahal itu bukan mediasi. Ibu bilang keterangan dokter yg menangani berbeda dgn keterangan kami maka ibu ingin menjumpakan kesaksian kami secara bersamaan.
Namun pada pertemuan itu ibu tidak membawa dokter dokter yg menangani anak saya. Ibu malah membawa pihak adam malik yg keberadaannya tidak ada pas saat kejadian.
Kalian ambil foto pertemuan itu seolah olah pertemuan itu bicara mediasi..lalu kalian umumkan telah ada mediasi.. Dan setelah berita itu terbit kami baru sadar kalau kami sudah terjebak???...
5. Ibu menyatakan bahwa ada pihak ketiga yg mengambil keuntungan utk menekan rumah sakitseolah olah rumah sakit adalah korban.
Tahukah kamu ibu, sebenarnya kamulah pihak ketiga itu yg mengambil keuntungan dr saya dan membodohi saya sehingga saya terjebak dlm pertemuan itu.
Buktinya setelah pertemuan itu ibu tak sekalipun memberikan kelanjutan atas kasus ini. Saya korbannya ibu bukan rumah sakit??.
Supaya ibu ketahui Tulang birgaldo adalah pihak ketiga yg mendengarkan jerit tangis kami utk mencari keadilan.
Dia dtg menghapus air mata kami dan berikan kami semangat utk mencari keadilan. Dua minggu tulang birgaldo disini mendampingi kami mencari keadilan dan kami tau pasti byk biaya yg sudah dikeluarkan.
Saat dia kembali ke jakarta niat hati kami ingin menggantikan biaya biayanya selama di medan tp dgn tulus ikhlas tulang birgaldo menolak amplop berisi uang yg kami berikan kepadanya.
Sampai sekrg saya bertanya tanya??
Apakah org sebaik ini yg ibu maksud pihak ketiga??? Apakah org sebaik ini yg ibu maksud mengambil keuntungan???
Lalu bagaimana dengan ibu sendiri????
Benar apa katamu tulang birgaldo, kebenaran akan mencari jalannya sendiri.
Orang orang yg curang dan tidak tulus di jalan yang benar akan dipermalukan dikemudian hari. Dua tahun yg lalu pernyataanya di media membuat hatiku hancur???.
Mudah sekali ibu membuat pernyataan tanpa memikirkan apa yg terjadi akibat pernyataan pernyataan yg ibu buat itu ???
Ibu Jesika Sianipar
Sumber: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2479003918979072&id=1820404924838978
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 759
(Foto: Istimewa)
SitindaonNews.Com | MS (23) mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) nyaris jadi korban pemerkosaan sopir angkutan kota (angkot). Beruntung mobil angkot yang dikemudikan pelaku Syarif Hidayat (22) itu terperosok ke jurang.
Insiden itu terjadi pada Jumat (21/2) malam pukul 23.58 WIB di Jalan Proyek Cipining, Desa Pajagan, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang. Saat itu, MS menggunakan angkot jurusan Wado-Sumedang untuk pulang kampung ke Cirebon.
"Korban saat itu baru turun dari mobil Elf dan meminta kepada pelaku untuk mengantar ke bundaran Alam Sari Sumedang," ucap Kasubbag Humas Polres Sumedang AKP Dedi Juhana kepada detikcom, Sabtu (22/2/2020).
Pelaku menyanggupi untuk mengantar korban sesuai tujuan. Korban pun akhirnya naik ke mobil angkot berpelat nomor Z 1902 AV itu.
Namun di tengah perjalanan, pelaku justru menggunakan arah yang berbeda seperti biasanya.
"Di perjalanan pelaku membelokkan arah sehingga menuju ke jalan Cipining, Kecamatan Cisitu, lalu pelaku memberhentikan kendaraannya dan berusaha memperkosa korban dengan cara mengancam akan membunuhnya," ujar Dedi.
Beberapa kali upaya pelaku memperkosa korban gagal. Upaya pertama gagal saat ada lampu menyorot ke arah angkot itu. Alhasil, pelaku batal memperkosa korban dan melanjutkan perjalanannya.
"Kendaraan yang dikemudikan berlari dengan cepat,akhirnya angkot yang dikemudikan tersangka terporosok ke dalam jurang," ujarnya.
Pelaku berupaya kabur saat mobil masuk ke jurang. Namun dia justru diamankan warga yang kemudian menyerahkan ke Polsek Cisitu.
Akibat insiden ini, korban mengalami luka dan dilarikan ke puskesmas.
"Usai ditangani di Puskesmas-puskesmas Cisitu, untuk perawatan lebih lanjut korban harus dirujuk ke RSUD Sumedang," tutup Dedi
Sumber: detik.com
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 712
Sebanyak tiga orang pekerja tewas setelah menara telekomunikasi roboh di Dusin IiI, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (20/2/2020). ( Foto: Ist )
SitindaonNews.Com | Sebanyak tiga orang pekerja tewas setelah menara telekomunikasi roboh di Dusun III, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (20/2/2020).
"Sebelum roboh, ketiganya sedang berada di atas menara. Mereka terjatuh dari atas ketinggian sekitar 42 meter," ujar Kepala Dusun III Desa Mekar Jaya, Poniman, Jumat (21/2/2020) pagi.
Poniman menyebutkan, identitas korban tewas adalah M Agus (25), warga Desa Paya Kerupuk, Kecamatan Tanjung Pura. Kemudian Linggom (25) dan Vijai (26), keduanya warga Desa Air Hitam, Kecamatan Tanjung Pura.
"Menara roboh karena pondasi tiang di bagian bawahnya diduga pecah karena tidak kuat menahan beban menara yang begitu tinggi. Korban yang tewas adalah pekerja pembuatan menara tersebut," katanya.
Peristiwa pekerja jatuh dari atas menara mengegerkan masyarakat sekitar. Warga langsung memberikan pertolongan dengan melarikan ketiga korban ke Rumah Sakit Bidadari di Langkat. Namun, ketiga pekerja itu akhirnya meninggal dunia.
Sumber: beritasatu.com
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 686

SitindaonNews.Com | Sekelompok ojek online terlibat keributan dengan debt collectordi Jl Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur. Polisi menyebut keributan tersebut dipicu masalah penarikan motor oleh debt collector terhadap salah seorang driver ojol.
"Dia ngaku ada dapat kuasa diberi kewenangan untuk narik motor," kata Kapolres Jaktim Kombes Arie Ardiyan saat dihubungi detikcom, Selasa (18/2/2020).
Arie menjelaskan, keributan itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB sore tadi di Jl Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur. Dua orang debt collector akan menarik motor milik seorang ojek online.
"Ketika penarikan terjadi, sedikit perselisihan, tapi tidak ada pemukulan di sana," katanya.
Driver ojek online ini merasa tidak terima motornya ditarik debt collector. Kejadian ini kemudian membuat teman-teman driver ojek onlineberkumpul di lokasi kejadian.
"Mereka, karena temennya diambil motornya tidak terima, karena merasa itu di luar prosedur sehingga ikut kumpul di situ," jelasnya.
Arie menyebut massa driver ojek onlinesempat mengerumuni debt collectortersebut.
"Karena ini ojek online, sehingga ojek online yang lain ikut kumpul di sini kerubuti dua orang debt collector," tuturnya.
Polisi kemudian datang ke lokasi untuk menenangkan massa. Saat ini situasi di lokasi sudah aman dan terkendali
Sumber: detik.com