Search
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 599
BUKA DULU TOPENGMU
~saat bencana ada di depan mata, jangankan daging yg sudah di mulut bisa dilepeh, saudara kandung pun bisa saling sikut demi cari selamat sendiri~
Seperti "mahluk" dalam pakaian HAZMAT ini....
Jangan heran, karakter ASLI manusia memang akan tampak saat kesulitan dan bencana ada di depan mata.
Saat musibah tsunami ada di Aceh atau Palu, yg ada di Jawa atau Jakarta bisa pura-pura bikin aksi keprihatinan, dgn segala TOPENGNYA
Apalagi kalau musibahnya ada di Palestina atau Aleppo. "AKSI CEPAT TRANSFER" akan langsung memenuhi sosmed dan WA grup dgn segala permintaan infaq terbaiknya.
Dan sama, dengan segala TOPENGNYA....
Tapi Covid-19 ini beda
Ini terjadi di depan mata kita semua, dgn ancaman yg sama utk semua orang, dimana pun dia berada
Kali ini tidak ada lagi yg bersembunyi di balik TOPENG...
Semua nampak karakter aslinya:
✅ yg tabah & tetap optimis
✅ yg membantu dgn tulus
✅ yg menebar berita positif
✅ yg banting tulang jadi relawan
ada juga yang :
✅ hobby nya menakut nakuti
✅ yg melampiaskan dendam politiknya
✅ yg cari kesempatan jadi calo jualan alkes
dan yg di foto ini:
✅ yg mau cari selamat sendiri, persetan dgn dokter & tenaga medis yg lebih membutuhkan
COVID-19 MEMANG MEMBUKA SEMUA TOPENG
....
.
.
.
Thomy Setiawan
Copas: https://www.facebook.com/803774136380640/posts/3073447269413304/
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 990
SitindaonNews.Com | Dalam rangka antisipasi pencegahan penyebaran Virus Covid -19, Polrestabes Medan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Kota Medan dan Denpom 1/7 MK, berdasarkan U U No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Republik Indonesia, UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.dan Maklumat Kapolri tentang Antisipasi pencegahan penyebaran Virus Covid19 sepakat akan melakukan penutupan ruas jalan mulai hari Sabtu 28 Maret 2020 Jam. 09.00 wib sd 15.00 wib(siang) dan 19.00 wib sd 23.00 wib(malam). Berlaku s.d ada pencabutan melihat perkembangan situasi.
Adapun lokasi ruas jalan yang akan dilakukan penutupan adalah:
1. Jl. SM. RAJA SIMPANG SAKTI LUBIS
2. JL. B. KATAMSO SIMPANG AL. FALAH
3. JL. B. KATAMSO SIMPANG JL. SAKTI LUBIS
4. JL. J. GINTING SIMP. DR. MANSYUR
5. JL. SETIA BUDI SIMPM DR. MANSYUR
6. JL. G. SUBROTO SIMP. KAPT. MUSLIM
7. JL. SUNGGAL SIMP. SEI BATANGHARI
8. JL. YOS SUDARSO SIMP. H. ADAM. MALIK
9. JL..H. ADAM MALIK SIMP. T. AMIR HAMZAH
10. JL. GAHARU SIMP. P. KEMERDEKAAN
11. JL. P. KEMERDEKAAN SIMP. TIMOR
12. JL. SUTOMO SIMP. H.M. YAMIN.
Personel yang melaksanakan Pam Lalin dari Sat Lantas, Denpom, dan Dishub Kota Medan
Demikian diberitakan agar kiranya masyarakat dapat bekerja sama dan mendukungnya, berdiam diri di rumah berarti anda telah menjadi pahlawan perang melawan virus korona.
Sumber: WAG BBC, Arie
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 714

SitindaonNews.Com | Polres Cianjur, Jawa Barat, menetapkan tiga orang pegawai RSUD Pagelaran-Cianjur dan satu orang penadah sebagai tersangka hilangnya ratusan kotak masker di gudang farmasi rumah sakit tersebut
"Tersangka menjadi empat orang, satu orang diantaranya penadah warga Bogor. Sedangkan ketiga tersangka berstatus pegawai atas nama Isef Suherlan, Rega Nur Farid dan Yogi Hendra Gunawan," kata Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto di Cianjur Kamis.
Ia menjelaskan, ketiga pelaku telah berkali-kali melakukan aksinya hingga akhirnya berhasil membawa 360 kotak masker yang dijual ke penadah di wilayah Bogor untuk menghilangkan jejak.
Otak pencurian Isef yang menjabat sebagai staf bagian pelayanan medik dan Rega tenaga honorer RSUD Pagelaran dibantu Yogi sopir ambulance, menjual satu kotak masker seharga Rp100.000 dan sudah dilakukan sebanyak empat kali.
Hasil penjualan masker curian tersebut, dipakai untuk kebutuhan sehari-hari dan membeli kendaraan roda dua oleh tersangka Isef dan Rega. Sehingga petugas mengamankan sejumlah barang bukti seperti sepeda motor, telepon selular dan kartu ATM.
"Tersangka bersama-sama melakukan pencurian dan menjual barang tersebut ke Bogor. Masing-masing mendapatkan jatah dari penjualan barang yang saat ini sangat dibutuhkan tim medis untuk penanganan COVID-19," katanya.
Tidak hanya masker, setelah dilakukan pemeriksaan tersangka juga mengaku menjual sejumlah alat kesehatan yang ada di dalam gudang farmasi rumah sakit seperti alat suntikan dan tisu basah yang biasa digunakan staf medis.
"Tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 dan 480 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara," katanya.
Sebelumnya Polres Cianjur mendapat laporan hilangnya ratusan kotak masker yang merupakan stok RSUD Pagelaran. Setelah dilakukan penghitungan oleh pihak rumah sakit, tercatat 470 kotak masker yang akan digunakan untuk penanganan COVID-19 hilang sejak dua bulan terakhir.
Sumber: antaranews.com
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1143
ANTARA FOTO/Septianda Perdana | Seorang personel kepolisian memasang garis polisi di lokasi ledakan salah satu restoran di Plaza Ramayana Medan, Sumatera Utara, Rabu (25/3/2020). Peristiwa ledakan yang belum diketahui penyebabnya dan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian tersebut mengakibatkan dua orang karyawan di restoran itu luka bakar.
SitindaonNews.Com | Ledakan terjadi di salah satu restoran makanan Fountain di Plaza Ramayana, Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, Sumatra Utara. Ledakan terjadi pada Rabu (25/3) siang.
"Akibat ledakan tersebut, presentase kerusakan bangunan mencapai 60 persen," kata Manajer Pusdalops BPBD Medan Drs Nurly.
Mengenai penyebab ledakan, kata Nurly, hingga saat ini belum diketahui. Kepolisian masih menyelidikinya.
"Penyebab ledakan masih dalam penyelidikan pihak berwajib," ujarnya.
Dari pantauan di lokasi, pihak kepolisian telah memasang garis polisi di seputaran lokasi. Selain itu personel Jibom Gegana Brimob Polda Sumut juga diturunkan ke lokasi
Sumber: .republika
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 913

SitindaonNews.Com | Media sosial digegerkan dengan berita Presiden Rusia Vladimir Putin melepas singa peliharannya demi menakut-nakuti warga yang masih nekat kelayaran di tengah wabah corona. Benarkah?
Wabah virus corona (covid-19) saat ini dilaporkan menewaskan lebih dari 13.000 orang per Minggu (22/3). Virus yang pertama kali muncul di pasar ikan dan hewan Wuhan, Tiongkok ini seolah tidak dapat dihentikan lantaran terus menyebar ke berbagai negara di belahan dunia lainnya. Bahkan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan wabah virus corona sebagai pandemi.
Kini, media sosial dihebohkan dengan munculnya berita Presiden Rusia Vladimir Putin yang melepaskan singa peliharannya ke ruang publik. Menurut kabar yang beredar, Putin disebutkan mengeluarkan singanya demi menakut-nakuti warganya yang masih nekat terus berkeliaran di luar saat ada wabah virus corona.
Berita tersebut saat ini menjadi trending topic di Twitter dan dibicarakan lebih dari 113 ribu kali hingga berita ini dibuat. Dalam foto yang beredar, terlihat bagaimana seekor singa tengah berkeliaran di jalanan Rusia.
Dalam caption foto tersebut, tertulis jika Putin telah melepaskan 800 singa dan macan ke seluruh wilayah Rusia. "Vladmir Putin has dropped 800 Lions and Tigers across the country to push people to stay at home (Vladimir Putin telah melepaskan 800 singa dan harimau di seluruh negeri untuk mendorong orang agar tetap di rumah," tulis caption foto tersebut seperti yang beredar di Twitter, Minggu (22/3).
Foto tersebut menjadi kehebohan oleh masyarakat Indonesia. Dilansir Detik, rupanya gambar tersebut sempat diunggah pada 14 April 2016 silam di situs gambar seperti imgur.com. Padahal, wabah virus corona baru muncul pada Desember 2019.
Namun, pencarian telah dilakukan melalui kolom Google dengan memakai kata kunci 'lion' dan 'Jorissen ST'. Jorissen ST sendiri merupakan nama jalan yang tampak sekilas di dalam foto tersebut.
Terungkap jika foto tersebut pernah diberitakan oleh situs media Daily Mail pada 2016 silam. Foto tersebut diunggah dengan judul berita yang bernama "Paws at the traffic lights! Giant male lion is seen prowling around the streets of South Africa's biggest city (but it's not as dangerous as you'd think)".
Meski telah dipastikan sebagai berita bohong (hoaks), namun foto tersebut tetap menjadi buah bibir dari warganet. Bahkan, tak sedikit warganet yang meminta agar Pemerintah Indonesia dapat meniru tindakan ekstrim Putin tersebut meskipun dipastikan tidak benar.
"Ole uga nih idenya Putin #StayAtHome," komen @@Rev*****vredo. "All hail lord putin, bisa dong magang jadi menkes atau presiden indonesia," cuit @Riv****hh. "Ide bagus nih si putin, kudu diterapin di jakarta sekalian singa yang di ragunan di lepas. Hahaha," komen @q***nq.
Sumber: .ucnews
*Ijonk Aries*
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 800
Foto: Thinkstock
SitindaonNews.Com | Seorang anggota polisi ditemukan tewas gantung diri di kosannya di Kecamatan Medan Tuntungan, Medan, Sumatera Utara. Pria berpangkat Brigadir Dua (Bripda) itu diduga frustasi.
"Korban yakni Mulia Indra Sakti. Personel polisi berdinas di Sat Sabhara Polda Sumut berpangkat Bripda," kata Kapolsek Deli Tua AKP Zulkifli saat dimintai konfirmasi detikcom, Minggu (22/3/2020).
Zulkifli menyebutkan mayatnya itu pertama kali ditemukan oleh rekannya pada Sabtu sore di rumah kosannya di Jalan Tali Air II, Kelurahan Mangga, Medan Tuntungan. Saat itu, rekannya yang juga anggota Kepolisian hendak mengambil sepatu di kos.
Dia menyebut saksi melihat ada darah di lantai yang menetes dari atas. Lantas, menurutnya saksi memanggil rekan lainnya lalu menuju ke lantai atas dan terkejut melihat korban tergantung menggunakan seutas tali.
Selanjutnya Zulkifli mengatakan saksi menghubungi Polsek Deli Tua. Kemudian, sebutnya, dilakukan olah TKP oleh tim Identifikasi Polrestabes Medan.
"Dari keterangan saksi pertama, dia terakhir kali melihat korban pada Kamis (19/3) lalu," sebut Zulkifli.
Zulkifli menjelaskan Saksi juga mengaku korban pernah bercerita bahwa dia sedang tersangkut utang piutang. Namun, lanjut dia, korban tidak menjelaskan dengan siapa dia berutang.
"Dugaannya frustasi (karena utang-piutang)," ujar Zulkifli.
Jasad korban kemudian di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Lalu, dijemput oleh keluarganya untuk dimakamkan.
Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Sumber: detik.com