Search
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1045

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal (tengah), Kapuspen Mayjen TNI Sisriadi (kiri) dan Kabag Penum Kombes Pol Asep Adi Saputra (kanan) memberikan keterangan pers terkait aksi unjuk rasa 22 Mei di Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (23/5/2019).
JAKARTA -- Polri menyebut adanya dua dari ratusan massa perusuh dalam aksi protes hasil pemilu terafiliasi dengan ISIS. Polri menyebut mereka berkaitan dengan kelompok Gerakan Reformis Islam (Garis) pimpinan Abu Bakar Baasyir.
Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Mohammad Iqbal menyatakan, dua orang tersebut berasal dari massa perusuh pada tanggal 21 Mei 2019 yang diamankan Polda Metro Jaya. "Kami menemukan dua tersangka dari luar Jakarta yang terafiliasi dengan kelompok Garis. Kelompok Garis ini juga terafiliasi dengan kelompok terorisme tertentu," kata Iqbal di Kemenkopolhukam, Kamis (23/5).
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1182
Reporter: Tim Sitindaon News
Sitindaon News, Jaksrta - Kombes Pol Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya mengatakan aksi kerusuhan di Jakarta tanggal 21-22Mei 2019 sudah diatur dan direncanakan oleh pihak tertentu.
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1277

Polisi mencoba menembakan gas air mata saat kerusuhan terjadi di Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta, Rabu (22/5/2019). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww.
Aparat Perlu Bertindak Represif
Oleh: Sudin Maurid Sitindaon
Menyaksikan aksi kerusuhan yang dilakukan para demostrasi pagi tadi melalui media seolah mengingatkan trauma 21 tahun lalu ketika berkantor di gkbi gedung perkantoran tertinggi dan paling dekat dengan aksi para demonstrasi.
Memori terlintas seperti kejadian nyata yang baru dimana hiruk pikuk orasi memekakan telinga, teriakan disana sini, lemparan batu, ledakan bom molotov, bakar-bakar ban, kocar kacir massa digebukin aparat, ditembaki gas air mata, desingan peluru karet. Ada yang masuk got, ketabrak motor, nabrak kaca rontok gigi empat, copet digebukin massa ambil kesempatan, terisolasi dikantor dilarang pulang ke rumah, kolega histeris panik, dll
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 967
Situasi bentrokan antara petugas dengan massa tadi pagi tgl 22 Mei 2019 di sekitar Pasar Tanah Abang Jakarta. Foto Tim Sitindaon News.
Trauma Demonstrasi 21 Tahun Lalu
Oleh: Sudin Maurid Sitindaon
Menyaksikan aksi kerusuhan yang dilakukan para demostrasi pagi tadi melalui media seolah mengingatkan trauma 21 tahun lalu ketika berkantor di gkbi gedung perkantoran tertinggi dan paling dekat dengan aksi para demonstrasi.
Memori terlintas seperti kejadian nyata yang baru dimana hiruk pikuk orasi memekakan telinga, teriakan disana sini, lemparan batu, bakar-bakar ban, kocar kacir massa digebukin aparat, ditembaki gas air mata, desingan peluru karet. Ada yang masuk got, ketabrak motor, nabrak kaca rontok gigi empat, copet digebukin massa ambil kesempatan, terisolasi dikantor dilarang pulang ke rumah, dll
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1018

Kadiv Humas Polri M Iqbal (Rolando/detikcom)
Jakarta - Polisi telah memetakan pihak-pihak yang menjadi provokator dalam aksi 22 Mei dini hari. Ada sebuah ambulans dengan logo parpol berisi batu untuk menyuplai 'amunisi' rusuh
- Details
- Category: Trending News
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1040

Warga dan kuli angkut menyeberang jalan di antara kendaraan bermotor yang terjebak kemacetan di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta, Rabu, 15 Mei 2019. Kemacetan semakin bertambah seiring meningkatnya perdagangan di kawasan ini. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Jakarta – Pemeritah DKI Jakarta sudah berkali-kali melakukan penertiban di kawasan pasar Tanah Abang Jakarta Pusat Namun sampai saat ini, kawasan tersebut masih semrawut.
Berdasarkan pantauan TEMPO, tingkat kemacetan di sekeliling Pasar Tanah Abang dan Jalan Jati Baru masih parah. Jalur jalan bercabang dari Jalan Jati Baru menuju Jalan MH Thamrin dan Slipi padat dengan puluhan angkutan umum yang beberapa kali berhenti untuk menunggu penumpang di sisi jalan.
More Articles …
- Menteri Susi Pecat Yang Tidak Kerja dan Beri Pesangon 12 Juta Suruh Segera Keluar dan Jangan Kembali Lagi
- Bupati Talaud Ditangkap KPK, Atas Dugaan Penyalahgunaan APBD Tahun 2018 Kabupaten Talaud.
- Faisal Basri Sebut Luhut, Enggar, dan Rini adalah Lemak di Kabinet Jokowi
- Ini Besaran Gaji Presiden dan Wakil Presiden RI