Top Stories
-
Trading Mulai Ramai, Jangan Salah Pilih Saham Lagi!
-
Pilih KUMON Atau SAKAMOTO?
-
Suami Istri Cari Uang
-
Stop Memberi Label Pakar Kepada Seseorang Tanpa Rekam Jejak Riset dan Sertifikasi Profesi Atau Karya Ilmiah Yang Relevan Dibidangnya
-
Pemula Dengan Modal Kecil Ingin Investasi Saham?
-
Siap-siap Ekonomi Semakin Parah, 5 Tahun Kedepan Secara Keseluruhan Akan Berat!
Search
- Details
- Category: Politik & Opini
- By ZA Sitindaon
- Hits: 926
SitindaonNews.Com - Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon menanggapi kabar Ahok yang mengaku diajak Menteri BUMN Erick Thohir untuk menjadi Direktur Utama salah satu BUMN.
Bakat alamiah pak Ahok ini membereskan birokrasi pelayanan publik, PLN cocok" kata Jansen Sitindaon.
Diluar kontroversi Ahok di Jakarta, Jansen Sitindaon yakin akan kemampuan Ahok untuk memimpin BUMN, utamanya BUMN yang berbau pelayanan publik. Karakter yang suka matah² dan memaki dari seorang Ahok kadang juga kita butuhkan dengan tujuan untuk perbaikan pelayanan publik oleh BUMN, biar Ahok menatar dan marahi petinggi² BUMN itu agar kerja beres, kata Jansen.
- Details
- Category: Politik & Opini
- By ZA Sitindaon
- Hits: 739

Membasmi Suap Menyuap di Negeri Ini
SitindaonNews.Com - Kita sering mendengar masalah korupsi, korupsi ini beberapa hal, ada penyalahgunaan jabatan, penyalahgunaan wewenang, ada memperkaya diri sendiri dan ada gratifikasi.
Yang kita soroti disini adalah suap menyuap, awalnya suap menyuap ini masuk hukum pidana secara umum tapi dikembangkanlah masuk menjadi masalah korupsi menjadi pidana khusus
- Details
- Category: Politik & Opini
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2657

APBD JAKARTA PERLU DISERIT
Hidup foya-foya. Mati masuk surga.
Sepertinya itu adalah motto DKI Jakarta sekarang. Gimana gak foya-foya. Budget untuk membeli pulpen saja, dianggarkan Rp123 mikiar. Dengan budget sebanyak itu, bukan hanya bisa beli pulpen, tapi kayaknya bisa membeli pabriknya sekalian.
- Details
- Category: Politik & Opini
- By ZA Sitindaon
- Hits: 712

ROMBONGAN MILENIAL ANEH
Ada serombongan kalangan milenial jaman now yang bisa dibilang salah kaprah akibat korban doktrinisasi. Jadi bukan hanya karena narkoba saja, tapi ini lebih laten terkait ideologi asing, yang membuat mereka lebih cinta negara yang nun jauh di gurun sana ketimbang bangsa dan negaranya sendiri.
- Details
- Category: Politik & Opini
- By ZA Sitindaon
- Hits: 705

Indonesia telah berhasil menyelenggarakan Pemilu Presiden (Pilpres) dan Pemilu Legislatif (Pileg) dengan aman dan damai. Ini tentunya capaian yang sangat baik bagi bangsa kita di mata dunia Internasional, karena dapat menyelenggarakan hajat besar tersebut secara bersamaan dengan lancar. Tentu saja, ke depan masih terdapat catatan untuk perbaikan dan penyempuraan sistem Pemilu serentak.
Hasil pemilu tahun 2019 ini juga sudah di umumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU)—lembaga yang berwenang untuk menyelenggarakan hajat besar ini. Tentunya ada pihak yang merasa bebangga diri dan kecewa atas raihan suara dalam Pileg dan Pilpres tahun 2019. Hal tersebut tentunya wajar karena sejatinya dalam kompetisi adakalanya kita menang dan kalah. Pemilu seperti halnya siklus dalam hidup, adakalanya kita berbangga diri dan adakalanya kita harus belajar lebih untuk menuju kesuksesan dalam hajat besar politik tahun 2024.
Read more: Jika Strategi SBY Tepat, Bisa Menarik Simpati Pendukung Prabowo