Top Stories
-
Stop Memberi Label Pakar Kepada Seseorang Tanpa Rekam Jejak Riset dan Sertifikasi Profesi Atau Karya Ilmiah Yang Relevan Dibidangnya
-
Pemula Dengan Modal Kecil Ingin Investasi Saham?
-
Siap-siap Ekonomi Semakin Parah, 5 Tahun Kedepan Secara Keseluruhan Akan Berat!
-
Lingkunganmu Menentukan Hidupmu
-
HP Mulai Ditinggalkan di 2026, Ramai-ramai Beralih ke Penggantinya
-
Nasabah Menjerit di DPR: Bank Muamalat Diduga Gelapkan Dana Miliaran
Search
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 742
Foto: Bentrok Polisi dengan Pendemo pada Aksi Protes Anti-Pemerintah di Hong Kong, Minggu, 27 Oktober 2019 (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)
Hong Kong resmi mengalami resesi.
Fakta pahit ini harus diterima pemerintah dan masyarakat Hong Kong pasca Departemen Sensus dan Statistik Hong Kong merilis pembacaan awal untuk data pertumbuhan ekonomi periode kuartal III-2019 beberapa saat yang lalu, Kamis (31/10/2019).
Sebagai informasi, resesi merupakan penurunan aktivitas ekonomi yang sangat signifikan yang berlangsung selama lebih dari beberapa bulan, seperti dilansir dari Investopedia. Sebuah perekonomian bisa dikatakan mengalami resesi jika pertumbuhan ekonominya negatif selama dua kuartal berturut-turut.
Read more: Sah! Ekonomi Negatif 2 Kuartal, Hong Kong Resmi Resesi
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 791
SitindaonNews.Com - Penurunan pendapatan dan laba yang dicatatkan bank-bank besar di dunia pada kuartal terbaru semakin memperkuat isu bahwa industri perbankan tengah mengalami kejatuhan. Itu karena perlambatan terjadi di tengah berbagai langkah restrukturisasi yang dilakukan.
Seperti diketahui, bank-bank besar itu banyak melakukan reformasi untuk dapat terus mempertahankan bisnisnya. Langkah yang ditempuh di antaranya adalah mengurangi jumlah karyawan dan menunda investasi.
Read more: Laba Bank-bank Ini Turun, Benarkah Industri Tengah 'Sekarat'?
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1633

Soal ekonomi kita akan menuju economic zero sum game kok kedepannya. Tanpa harus jd socialism. Teknologi memungkin terjadinya hal tersebut. Negara dibutuhkan hanya utk mempercepatnya. Dgn memberikan leverage ke sustainable & renewable energy. Kenapa energy? karena disini hulunya.
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 739

TANAH AIR BIJI SALAK
Jika jiwa Anda jualan, contohlah Syahrini. Sudah kaya tapi masih cari duit sendiri. Dan juga, tirulah Franka Franklin, istri Nadiem Makarim, yang tahu benar momen dimana dia bisa meningkatkan jualannya. Sama dengan Syahrini, Franka Franklin meski punya suami kaya, tapi tetap cari duit sendiri. Mandiri.
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 729
IMEI di ponsel
SitindaonNews.Com - Konsumen Indonesia sering kali menggunakan jasa titip (jastip) untuk membeli gawai yang diinginkan dari luar negeri jika produk itu tidak hadir di Tanah Air. Tapi, bagaimana ketentuannya setelah pemberlakuan aturan Identitas Internasional Perangkat Bergerak (IMEI)?
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Heru Pambudi, selepas penandatanganan bersama aturan IMEI di Kementerian Perindustrian, Jumat, meminta para pelaku jastip ponsel pintar untuk mengikuti aturan yang berlaku. Heru mengatakan, barang bawaan dari luar negeri diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan nomor 203/PMK.04/2017, yang terbit pada Desember 2017.
Read more: Setelah Aturan IMEI, Bagaimana Jastip Ponsel Luar Negeri?