Top Stories
-
Kakak Kandung Tega Bunuh Adiknya Demi Klaim Asuransi
-
Trading Mulai Ramai, Jangan Salah Pilih Saham Lagi!
-
Pilih KUMON Atau SAKAMOTO?
-
Suami Istri Cari Uang
-
Stop Memberi Label Pakar Kepada Seseorang Tanpa Rekam Jejak Riset dan Sertifikasi Profesi Atau Karya Ilmiah Yang Relevan Dibidangnya
-
Pemula Dengan Modal Kecil Ingin Investasi Saham?
Search
- Details
- Category: Pilpres 2019
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2259
Capres peserta Pemilu 17 April 2019.
SitindaonNews. Medan - Pemilihan Presiden Republik Indonesia tinggal beberapa hari lagi. Debat Capres dan Cawapres sudah berlangsung 4 kali. Materi debat terlihat biasa-biasa saja, gagasan atau rencana kerja para capres maupun cawapres masih berupa janji-janji saja.
Bicara soal pemberantasan dan pencegahan korupsi, kedua kandidat capres hanya menyatakan secara normatif saja. Jika sistem atau hukum yang selama ini saja yang dilanjutkan tanpa ada upaya yang lebih konkrit, maka dapat dipastikan korupsi akan terus tumbuh subur di negeri ini.
Lihat saja, masih dalam suasana kampanye pilpres, justru orang terdekat dari salah satu capres kena OTT jual beli jabatan di Kemenag dan masih adalagi yang nekat mencoba mempersiapkan 400ribu amplop senilai 8M untuk serangan fajar di pemilu nanti, ini juga oleh orang dari partai koalisi salah satu capres.
Revolusi mental sudah gagal total, butuh revolusi lain untuk memberantas mental korup para pejabat di negeri ini, yaitu Revolusi Total dengan Hukum Mati Koruptor dan sita semua harta istri/suami dan anak2 koruptor tanpa alasan apapun sampai habis tidak bersisa.
Kedua kandidat capres, masih berpeluang memainkan isu pemberantasan korupsi ini untuk merebut suara rakyat tgl 17 April nanti.
Kesempatan itu ada di debat capres sesi terakhir nanti, rakyat menunggu kandidat capres yang secara tegas berani memberi pernyataan akan Hukum Mati Koruptor dan sita semua harta istri/suami dan anak2 koruptor sampai habis tidak bersisa, maka dapat dipastikan capres tersebutlah yang akan dipilih oleh rakyat pada tgl 17 April nanti.
Pertanyaannya, adakah capres yang mau dan berani menyatakan akan menghukum mati koruptor dan sita semua harta istri/suami dan anak2 koruptor sampai habis tidak bersisa? Mari kita tunggu di debat akhir nanti.
GERAM - GErakan Rakyat bAsMi koruptor
PETIR - PEtisi hukum maTI koruptoR.
- Details
- Category: Pilpres 2019
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2499

Komika sekaligus Sutradara dan pemeran dalam film Cek Toko Sebelah Ernest Prakasa saat ditemui usai peluncuran Cek Toko Sebelah The Series di kawsan Kuningan, Jakarta, Selasa, 18 Desember 2018. Serial ini dibintangi oleh Ernest Prakasa, Chew Kin Wah, Dodit Mulyanto, Arafah Rianti, Dion Wiyoko, Gisella Anastasia serta Adinia Wirasti.TEMPO/Nurdiansa
TEMPO.CO, Jakarta - Aktor, stand up comedian Ernest Prakasa mengunggah sebuah gambar di akun Instagramnya dua hari lalu. Bukan foto melainkan sebuah gambar hitam bertuliskan Jokowi Bisa Kalah.
- Details
- Category: Pilpres 2019
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2364

Pemilu Run KPU (Rolan/detikcom)
Jakarta - KPK menghadiri acara Pemilu Run yang menyosialisasikan Pemilu 2019. KPK mengajak masyarakat agar tidak memilih calon yang pernah terlibat kasus korupsi.
"Kalau dia bekas koruptor jangan dipilih. KPK tegas di situ, KPU tegas di situ," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Parkir Timur Senayan, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (7/4/2019).
Read more: Pemilu Run, KPK: Jangan Pilih Bekas Koruptor di Pemilu 2019
- Details
- Category: Pilpres 2019
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2285

Capres Prabowo Subianto saat berkampanye di Padang, Sumbar. (Jeka Kampai/detikcom)
Padang - Capres Prabowo Subianto menyebut tak rela jika rakyat Indonesia diinjak-injak oleh bangsa lain. Karena itu, dia akan berupaya mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
"Saya tidak mengizinkan rakyat Indonesia dihina-hina oleh bangsa lain. Saya tidak izinkan harga diri rakyat Indonesia diinjak-injak oleh bangsa lain," tegas Prabowo saat berkampanye di kawasan wisata Danau Cimpago, Padang, Sumatera Barat, seperti dalam keterangan tertulis dari BPN Prabowo-Sandi, Selasa (2/4/2019).
Read more: Janji Tak Impor Beras, Prabowo Bandingkan Petani RI dengan Jepang
- Details
- Category: Pilpres 2019
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2325

Ketua Dewan Pembina Partai PAN, Amien Rais saat menghadiri Subuh akbar dan apel siaga 313 Putihkan KPU oleh Forum Umat Indonesia di Masjid Agung Sunda Kelapa Menteng Jakarta Pusat, Ahad, 31 Maret 2019 /TEMPO-TAUFIQ SIDDIQ
TEMPO.CO, Jakarta-Anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Amien Rais kembali menguarkan ancaman bakal mengerahkan massa untuk turun ke jalan dan melakukan aksi people power jika terbukti terjadi kecurangan di pemilihan presiden atau pilpres 2019.
"Kalau kami memiliki bukti adanya kecurangan sistematis dan masif, saya akan mengerahkan massa untuk turun ke jalan, katakanlah Monas, dan menggelar people power," kata Amien di Hotel Ayana Midplaza, Jakarta, Senin, 1 April 2019.
Read more: Lagi, Amien Rais Ancam People Power Jika Pilpres 2019 Curang