Top Stories
-
Rahasia Cuan Saat IHSG Merah dan Harga Saham pada Nyungsep
-
Untuk Menjadi Kaya, Ada 5 Tahap yang Harus Anda Lalui
-
Mas Didit ke Solo ada apa?
-
Sikap Mentalmu Hari ini akan Menentukan apakah Kelak Hidup Kaya atau Miskin!
-
Miskin Dulu Boleh, Jangan Miskin Permanen
-
Begini Pola Permainannya Kenapa MSCI, S&P, MOODY'S Sering Beri Rating Jelek Saat Harga Nyungsep?
-
Yang Kelaparan itu Adalah Pemilik Dapur MBG dan Elit-elit Politik Menghadapi Pemilu 2029
-
Baca Order Book, Bagi Pemula yang Baru Join.
-
Apapun Kata MSCI Pagi Ini, Jangan Ada yang Panic Selling!
Search
- Details
- Category: Pilpres 2019
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2404

AHY di Surabaya/Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Nama Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) diketahui tak masuk daftar menteri di kabinet Prabowo-Sandiaga. AHY pun akhirnya buka suara.
"Lebih baik tidak berbicara dulu tentang menteri deh, karena pemilunya belum dilakukan, yang menang juga belum tahu," kata AHY usai menyampaikan pidato kebangsaan bertajuk Indonesia untuk Semua di DBL Arena Surabaya, Sabtu (13/4/2019).
Selain karena belum diketahui pemenang pemilu, AHY menilai membicarakan jatah menteri ini tidak cukup elok. Pasalnya, masyarakat ingin mendengar program kerja agar lebih yakin dalam menentukan pilihannya nanti.
Read more: Tak Masuk Calon Menteri Prabowo, AHY: Pemilu Belum, yang Menang Belum Tahu
- Details
- Category: Pilpres 2019
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2556
I
lustrasi (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta - Temuan surat suara tercoblos di Malaysia berawal dari aduan relawan PADI (Prabowo-Sandi). Relawan bernama Parlaungan menginformasikan temuan surat suara tercoblos ke Panwaslu Kuala Lumpur.
Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yaza Azzahara Ulyana lewat keterangan tertulis memaparkan kronologi penggerebekan surat suara tercoblos pada Kamis (11/4/2019).
"Pukul 12.48, Ketua Panwaslu Kuala Lumpur Yaza Azzahara Ulyana menerima aduan dari seorang relawan Sekber Satgas BPN PADI Malaysia bernama Parlaungan melalui pesan WhatsApp, bahwa ada dugaan penyelundupan surat suara yang dilakukan oleh oknum tertentu," kata Yaza lewat keterangan tertulis yang diterima wartawan.
Read more: Kronologi Temuan Surat Suara Tercoblos di Malaysia: Dari Aduan Relawan PADI
- Details
- Category: Pilpres 2019
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2323
Capres peserta Pemilu 17 April 2019.
SitindaonNews. Medan - Pemilihan Presiden Republik Indonesia tinggal beberapa hari lagi. Debat Capres dan Cawapres sudah berlangsung 4 kali. Materi debat terlihat biasa-biasa saja, gagasan atau rencana kerja para capres maupun cawapres masih berupa janji-janji saja.
Bicara soal pemberantasan dan pencegahan korupsi, kedua kandidat capres hanya menyatakan secara normatif saja. Jika sistem atau hukum yang selama ini saja yang dilanjutkan tanpa ada upaya yang lebih konkrit, maka dapat dipastikan korupsi akan terus tumbuh subur di negeri ini.
Lihat saja, masih dalam suasana kampanye pilpres, justru orang terdekat dari salah satu capres kena OTT jual beli jabatan di Kemenag dan masih adalagi yang nekat mencoba mempersiapkan 400ribu amplop senilai 8M untuk serangan fajar di pemilu nanti, ini juga oleh orang dari partai koalisi salah satu capres.
Revolusi mental sudah gagal total, butuh revolusi lain untuk memberantas mental korup para pejabat di negeri ini, yaitu Revolusi Total dengan Hukum Mati Koruptor dan sita semua harta istri/suami dan anak2 koruptor tanpa alasan apapun sampai habis tidak bersisa.
Kedua kandidat capres, masih berpeluang memainkan isu pemberantasan korupsi ini untuk merebut suara rakyat tgl 17 April nanti.
Kesempatan itu ada di debat capres sesi terakhir nanti, rakyat menunggu kandidat capres yang secara tegas berani memberi pernyataan akan Hukum Mati Koruptor dan sita semua harta istri/suami dan anak2 koruptor sampai habis tidak bersisa, maka dapat dipastikan capres tersebutlah yang akan dipilih oleh rakyat pada tgl 17 April nanti.
Pertanyaannya, adakah capres yang mau dan berani menyatakan akan menghukum mati koruptor dan sita semua harta istri/suami dan anak2 koruptor sampai habis tidak bersisa? Mari kita tunggu di debat akhir nanti.
GERAM - GErakan Rakyat bAsMi koruptor
PETIR - PEtisi hukum maTI koruptoR.
- Details
- Category: Pilpres 2019
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2561

Komika sekaligus Sutradara dan pemeran dalam film Cek Toko Sebelah Ernest Prakasa saat ditemui usai peluncuran Cek Toko Sebelah The Series di kawsan Kuningan, Jakarta, Selasa, 18 Desember 2018. Serial ini dibintangi oleh Ernest Prakasa, Chew Kin Wah, Dodit Mulyanto, Arafah Rianti, Dion Wiyoko, Gisella Anastasia serta Adinia Wirasti.TEMPO/Nurdiansa
TEMPO.CO, Jakarta - Aktor, stand up comedian Ernest Prakasa mengunggah sebuah gambar di akun Instagramnya dua hari lalu. Bukan foto melainkan sebuah gambar hitam bertuliskan Jokowi Bisa Kalah.
- Details
- Category: Pilpres 2019
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2426

Pemilu Run KPU (Rolan/detikcom)
Jakarta - KPK menghadiri acara Pemilu Run yang menyosialisasikan Pemilu 2019. KPK mengajak masyarakat agar tidak memilih calon yang pernah terlibat kasus korupsi.
"Kalau dia bekas koruptor jangan dipilih. KPK tegas di situ, KPU tegas di situ," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Parkir Timur Senayan, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (7/4/2019).
Read more: Pemilu Run, KPK: Jangan Pilih Bekas Koruptor di Pemilu 2019
- Details
- Category: Pilpres 2019
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2351

Capres Prabowo Subianto saat berkampanye di Padang, Sumbar. (Jeka Kampai/detikcom)
Padang - Capres Prabowo Subianto menyebut tak rela jika rakyat Indonesia diinjak-injak oleh bangsa lain. Karena itu, dia akan berupaya mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
"Saya tidak mengizinkan rakyat Indonesia dihina-hina oleh bangsa lain. Saya tidak izinkan harga diri rakyat Indonesia diinjak-injak oleh bangsa lain," tegas Prabowo saat berkampanye di kawasan wisata Danau Cimpago, Padang, Sumatera Barat, seperti dalam keterangan tertulis dari BPN Prabowo-Sandi, Selasa (2/4/2019).
Read more: Janji Tak Impor Beras, Prabowo Bandingkan Petani RI dengan Jepang