Top Stories
-
Kakak Kandung Tega Bunuh Adiknya Demi Klaim Asuransi
-
Trading Mulai Ramai, Jangan Salah Pilih Saham Lagi!
-
Pilih KUMON Atau SAKAMOTO?
-
Suami Istri Cari Uang
-
Stop Memberi Label Pakar Kepada Seseorang Tanpa Rekam Jejak Riset dan Sertifikasi Profesi Atau Karya Ilmiah Yang Relevan Dibidangnya
-
Pemula Dengan Modal Kecil Ingin Investasi Saham?
Search
- Details
- Category: Tarombo Marga Sitindaon
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1848
Para Caleg Sitindaon yg diperkirakan lolos menjadi anggota DPRD Tk.II
SitindaonNews.com - Medan. Dari Daerah Bersama SITINDAON Membangun Negeri.
Dalam pesta demokrasi tahun ini ada beberapa orang keluarga besar Sitindaon ikut sebagai peserta calon legislatif dari berbagai partai politik di berbagai daerah hingga pusat.
Semua sudah berusaha dan berjuang maksimal untuk mendapatkan dukungan suara rakyat disertai dengan doa restu dari keluarga besar Sitindaon.
Read more: Dari Daerah Bersama SITINDAON Siap Membangun Negeri
- Details
- Category: Tarombo Marga Sitindaon
- By ZA Sitindaon
- Hits: 3103
Jansen Sitindaon di Tambak Op. Ambarita Sanggar Mealeal Sitindaon di desa Mungkur, Kec. Siempat Rube, Pakpak Barat. Dok. Pribadi Jansen Sitindaon.
Penulis: Jansen Sitindaon
Ketua DPP Partai Demokrat
#edisitulisansejarah
--PAKPAK BHARAT DAN SEJARAH SITINDAON
SitindaonNews. Beberapa waktu lalu saya ke Pakpak Bharat ("PPB"). Setelah selesai melaksanakan beberapa agenda politik di PPB dalam kapasitas saya selaku Plt Ketua DPC Demokrat Pakpak Bharat, saya melanjutkan kegiatan bersilaturahmi dengan keluarga besar kami Sitindaon yang ada di PPB.
- Details
- Category: Tarombo Marga Sitindaon
- By ZA Sitindaon
- Hits: 11341
Foto Tugu Raja Tunggar Nageduk Sitindaon di Sibual-bual, Onanrunggu, Pulau Samosir.
Oleh: Zul Abrum Sitindaon
Sitindaon News.com - Medan - Marga² suku Batak Toba pada umumnya memakai awalan "Si" seperti Simanjuntak, Simanihuruk, Sitanggang, Sinaga, Siburian, Simatupang dll. termasuk Sitindaon.
Sitindaon sendiri awalnya berasal dari kata "Tandaon" yang artinya kenal atau dikenal atau diketahui orang lain.
Seiring dengan perkembangan jaman Tandaon menjadi Tindaon dan akhirnya menjadi Sitindaon.
Sekarang ini pemakaian marga keturunan Raja Tunggar Nageduk ada yang memakai "Sitindaon" dan ada juga yang memakai "Tindaon".
Bagi orang Batak sendiri pasti sudah mengetahui kalau Tindaon itu adalah Sitindaon, tetapi bagi suku lain ada anggapan bahwa Tindaon itu tidak sama dengan Sitindaon, bahkan ada yang menganggap bahwa Tindaon itu adalah Tandean yang berasal dari Manado, Sulawesi.
Untuk menghindari kesalah pengertian secara Nasional maupun International, ada baiknya kita seluruh keturunan Raja Tunggar Nageduk sepakat terutama untuk generasi berikutnya yang yang belum mempunyai identitas diri seperti anak yang baru lahir untuk menyebut dan menulis identitas marga kita di akte lahir, Kartu Keluarga, KTP, Ijazah, dll dengan SITINDAON.
Bagi yang sudah terlanjur menulis Tindaon di KTP, Ijazahnya dll tidak perlu diganti atau dirubah, yang penting adalah untuk generasi atau anak berikutnya yang belum memiliki identitas seperti akte lahir, KTP dll. supaya ditulis marganya "Sitindaon".
Demikian juga ada kemungkinan keturunan Raja Tunggar Nageduk masih ada yang memakai marga lain seperti Sihombing atau Naibaho, jika memang adalah keturunan Raja Tunggar Nageduk sebaiknya anak-anaknya nanti yang baru lahir yang belum ada identitas, sebaiknya diberi atau ditulis marganya Sitindaon di akte lahir.
Dengan demikian diharapkan ada keseragaman dalam pemakaian atau penulisan Marga Sitindaon pada generasi berikutnya dikemudian hari, dan hal ini tidak lepas dari peran serta kita sebagai orangtua untuk mengingatkan anak-anak kita tentang hal ini.
Supaya penyebutan atau pemanggilan SITINDAON ini lebih familiar ditengah-tengah masyarakat, sangat diharapkan terutama generasi muda agar penyebutan atau penulisan SITINDAON jangan dipelesetkan dalam bentuk apapun seperti dalam bahasa lain ( Sit In Down, City n Down dan lain sebagainya), yang bisa mengakibatkan suatu saat kelak kata SITINDAON bisa hilang dalam catatan ensiklopedia maupun wikipedia nomenklatur Indonesia dimasa ,mendatang.
Marga itu sangat sakral, tidak boleh sembarangan dipelesetkan atau supaya keren kata orang, biarlah kapan saja, dimana saja. SITINDAON tetap SITINDAON., karena memang itulah adanya.
#SITINDAONHEBAT
#SITINDAONJAYA
#SITINDAONKOMPAK
- Details
- Category: Tarombo Marga Sitindaon
- By ZA Sitindaon
- Hits: 4597
Bedah BUKU TAROMBO marga SITINDAON pada Bagian Kelima yang menceritakan asal mula Marga Sitindaon yang disebut sebagai Situnggar Nageduk yang mempunyai anak 3 orang yaitu: Passsalaut, Pangahuraja dan Pangambittua.
Dalam naskah BUKU TAROMBO Marga SITINDAON yang ditulis oleh Abner Sitindaon, tidak menjelaskan tentang Passalaut dan keturunannya, demikian juga tentang Pangahuraja dan keturunannya.
Yang diketahui hanya Passalaut tinggal di Sibual-bual dan Pangahuraja pergi ke daerah Dairi, Pakpak dan Barus. Sementara Pangambittua pergi ke Lontung.
Karena penulis naskah adalah keturunan dari Pangambittua maka dalam buku ini hanya menceritakan jejak Pangambittua dan belum meneliti dan menelusuri jejak Passalaut dan Pangahuraja.
Karena itu, untuk melengkapi tulisan ini diharapkan Pomparan Passalaut dan Pangahuraja yang mengetahui kisahnya kiranya dapat melengkapi tulisan ini.
Bedah BUKU TAROMBO Marga SITINDAON Bagian Ketujuh, menceritakan tentang Pomparan Sitindaon Raja Mangambit berasal dari Lontung, yang pada akhirnya berserak ke daerah lainnya, berikut kisahnya:
Read more: Bedah BUKU TAROMBO Marga SITINDAON. (Bagian Ketujuh) Tentang Raja Mangambit
- Details
- Category: Tarombo Marga Sitindaon
- By ZA Sitindaon
- Hits: 4908
Medan, 11 Januari 2019
sitindaonNEWS.com - Dialah Sang "Serba Pertama" di Marga Kami, kata Jansen Sitindaon menyebut Brigjen TNI Anumerta Ontang R. P. Sitindaon, SH.
Jansen Sitindaon, Ketua DPP Partai Demokrat mengatakan hal tersebut dan juga sebagai apresiasi atas perhatian rekan-rekan almarhum dalam kegiatan tabur bunga HUT Pusat Intelijen TNI AD di makam almarhum, salah satunya adalah Brigjen Sonny, Komandan PIAD, satu angkatan dengan almarhum di Akmil 90.