Top Stories
-
Fundamental Ekonomi Kita Kuat atau Babak Belur?
-
Pernikahan Bukan Hanya Tentang Siapa yang Terlihat Baik di Sampingmu Hari Ini
-
Ini 7 Penyebab Kenapa Hidup Miskin Selamanya
-
Saham Indonesia Hanya Coco Buat Scalping dan Tidak Cocok Buat Investasi
-
Tetap Jaga Shake Out Limit Jam 08:50.
-
Nasib Pensiunmu, Nasib Hari Tuamu Ditentukan Hari Ini.
-
Jika Index masih Down Trend
-
Mereka yang pada Boncos di Trading!
-
Cara Mengelola Keuangan untuk Hari Tua yang Sejahtera
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 962
Awal Agustus Benda Dari Luar Angkasa Akan Mendarat di Bumi
SitindaonNews.Com | Crew Dragon direncanakan akan kembali dari ruang angkasa bulan depan. Kapsul antariksa yang dibawa roket SpaceX ke luar angkasa ini sebelumnya mengangkut dua astronot NASA, Bob Behnken dan Dough Hurley pada Mei lalu.
Mengutip Tech Crunch, Sabtu, 18 Juli 2020, Perwakilan Urusan Publik Johnson Space Center NASA, Kyle Herring yang pertama kali membocorkan rencana itu. Dalam tweet-nya, dia mengatakan perjalanan tersebut ditargetkan terjadi pada 2 Agustus mendatang, walaupun akhirnya mengklarifikasi bila masih banyak yang harus dilakukan sebelum pulang ke Bumi.
Namun, akhirnya NASA mengonfirmasi informasi tersebut. Lembaga tersebut mengatakan, jika direncanakan Crew Dragon akan berangkat ke Bumi pada 1 Agustus dan pendaratan dilakukan esok harinya.
Sejak diluncurkan Mei lalu, Crew Dragon saat ini masih diparkir di Stasiun Luar Angkasa Internasional atau ISS. NASA sendiri berencana menjaga pesawat dan astronot sementara waktu di sana, tergantung pada kebutuhan misi di stasiun.
Selama di ISS, kedua astronot telah mengambil bagian dalam sejumlah pekerjaan ilmiah dan pemeliharaan sejak kedatangan. Contohnya, Behnken yang melakukan tiga kali spacewalk dan sekali lagi pada pekan depan.
Penerbangan dua astronot NASA ini adalah perjalanan pertama Crew Dragon. Penerbangan ini bukan peluncurkan operasional resmi kru ISS, namun adalah misi demonstrasi.
Perjalanan Mei lalu ke ISS bukanlah tanpa hambatan. Percobaan pertama pada 27 Mei lalu gagal lepas landas karena masalah cuaca, dan baru 30 Mei Hurley dan Behnken berhasil meninggalkan Bumi.
Administrator NASA, Jim Bridenstine mengatakan bahwa rencana perjalanan pulang Behnken dan Hurley itu juga bergantung pada cuaca nantinya. Tapi, kemungkinan perjalanan pulang Agustus nanti lebih lancar. Sebab, bulan itu keadaaan angin cenderung tenang.
Sumber: viva.co