Search
- Details
- Category: Budaya
- By ZA Sitindaon
- Hits: 7987
Undangan Marpudun Saut/Marhata Sinamot, Kel. J. Gultom SH/Br. Hutapea, ima:
Ari Jumat, tgl 24 Mei 2019
Pukul 12.00 Wib
Inganan: Gedung Serbaguna HKBP Tj. Sari, Jl. Setiabudi, Gg. Gereja No.7, Simpang Pemda.
Pamasu-masuon:
Ari Sabtu, 22 Juni 2019
Di Pangururan, Samosir.
Botima boa2 di hita sude anggota Punguan Sitindaon Boru Bere Ibebere Kota Medan.
- Details
- Category: Budaya
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1498
SitindaonNews - Medan. Kepengurusan Punguan Sitindaon Kota Medan periode 2016 - 2019 telah berakhir sejak bulan Januari 2019 yg lalu.
Mengingat kesibukan para anggota dalam pekerjaan maupun dalam mengikuti tahun politik, maka semula direncanakan pemilihan pengurus baru akan dilaksanakan bulan April kemarin.
- Details
- Category: Budaya
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1371
Foto almarhum Rommel Sitindaon (A. Septian Sitindaon) semasa hidupnya.
Pimpinan dan seluruh staff PT. SITINDAON MEDIA SAKTI GROUP, turut berduka cita yg sedalam-dalamnya atas meninggalnya Bapak Rommel Sitindaon (A. Septian Sitindaon),
anggota Punguan Raja Sitindaon Boru Bere dohot Ibebere Kota Medan, pada hari Selasa tanggal 26 Maret 2019 di Medan.
Semoga kiranya almarhum di terima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggal diberi kekuatan dan ketabahan serta kesehatan.
- Details
- Category: Budaya
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1190

Lokasi peribadatan warga Watubonang. (Charolin Pebrianti/detikcom)
Jakarta - Sebanyak 52 warga Ponorogo pindah ke Malang akibat termakan doktrin 'kiamat sudah dekat'. Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta Bupati Ponorogo hingga kepolisian turun tangan.
"Pertama, itu harus diidentifikasi itu siapa kiai yang bikin doktrin sampai kemudian menimbulkan kemudaratan hidup. Karena doktrin dia itu kan jenis doktrin yang mengandung unsur-unsur membahayakan warga," kata Ketua Bidang Infokom MUI KH Masduki Baidlowi saat dihubungi, Rabu (13/3/2019).
- Details
- Category: Budaya
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1521

dalihan natolu falsafah orang batak toba
Au Do Sude
sitindaonNews - "Berengma annon, molo dang adong au, dan mardalan i sude, ai saleleng on au do sude, au do paturehon saleleng on, mambaen konsepna pe au do, hepengku do godang habis saleleleng on mangurus on tusan dohot tuson, pokkokna au ma sude"
- Details
- Category: Budaya
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1245

Eny Kartikawati - Wolipop
Ilustrasi wanita memakai baju merah saat Tahun Baru Imlek. Foto: Dok. iStock
Jakarta - Tahun Baru Imlek yang jatuh pada hari ini dirayakan dengan berbagai cara. Salah satunya memakai baju berwarna merah. Kenapa warna merah?
Pakar fengshui, Suhu Yo, mengungkapkan baju warna merah menjadi salah satu perlengkapan wajib saat Tahun Baru Imlek. "Warna merah itu warna yang menggambarkan kegembiraan," ujar Suhu Yo kepada Wolipop baru-baru ini. Dia juga menambahkan, menggunakan baju warna merah menyimbolkan kehidupan manusia seperti kembali baru.