Top Stories
-
Siap-siap Ekonomi Semakin Parah, 5 Tahun Kedepan Secara Keseluruhan Akan Berat!
-
Lingkunganmu Menentukan Hidupmu
-
HP Mulai Ditinggalkan di 2026, Ramai-ramai Beralih ke Penggantinya
-
Nasabah Menjerit di DPR: Bank Muamalat Diduga Gelapkan Dana Miliaran
-
China Berlakukan Wajib Steer-By-Wire Untuk Semua Mobil
-
Medan Perang Durian di Tiongkok
Search
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 710
AP/VOA | Penyuntikan Vaksin (ilustrasi). Dokter dan guru di Rusia akan menjadi orang pertama yang divaksin Covid-19.
SitindaonNews.Com | Rusia sedang mempersiapkan untuk memulai vaksinasi massal Covid-19 pada Oktober. Menteri Kesehatan Rusia Mikhail Murashko mengatakan pada media pemerintah RIA, Sabtu (1/8), bahwa dokter dan guru akan menjadi orang pertama yang divaksinasi. Ia tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai vaksin yang akan digunakan.
Potensi vaksin Covid-19 pertama Rusia, yang dikembangkan oleh fasilitas penelitian negara, akan mendapatkan persetujuan peraturan lokal pada Agustus. Vaksin akan diberikan kepada petugas kesehatan segera setelah itu.
Dilansir The Moscow Times pada Sabtu (1/8) disebutkan Rusia mengonfirmasi 5.462 infeksi virus corona pada Sabtu sehingga jumlah kasus resmi negara menjadi 845.443. Selama 24 jam terakhir, 95 orang telah meninggal, sehingga total korban menjadi 14.058, angka yang jauh lebih rendah daripada di banyak negara lain yang dilanda pandemi. Sebanyak 8.114 orang pulih dalam 24 jam terakhir.
Jumlah kasus baru tertinggi adalah di Moskow, wilayah Siberia barat Khanty-Mansiysk, dan Sverdlovsk di Ural. Tingkat kematian Rusia tetap rendah dibandingkan dengan negara-negara lain yang dilanda terburuk. Ini meningkatkan spekulasi bahwa lebih banyak kasus yang tidak dilaporkan.
Pihak berwenang Rusia mulai melonggarkan langkah-langkah anti-virus pada Juni menjelang parade militer besar-besaran Perang Dunia II di Moskow dan pemungutan suara nasional mengenai reformasi konstitusi yang sekarang memungkinkan Presiden Vladimir Putin untuk tetap berkuasa hingga 2036. Kedua acara ini awalnya ditunda karena epidemi.
Moskow berencana untuk membuka bioskop dan teater pada 1 Agustus. Di ibu kota, masker wajib di toko-toko dan di angkutan umum tetapi tidak di jalan-jalan.
Beberapa institut di Rusia sedang mengerjakan vaksin virus corona. Pekan lalu Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan telah mengembangkan vaksin aman setelah uji klinis terhadap sekelompok sukarelawan. Uji coba sedang berlangsung dan Kementerian Pertahanan berharap uji klinis akan sepenuhnya selesai dalam beberapa pekan mendatang.
Sumber: republika.co.id
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 556
Foto: Freepik/mrsiraphol | Ilustrasi daging kambing
SitindaonNews.Com | Saat Idul Adha, olahan daging kambing tersedia di hampir semua meja makan keluarga. Namun, tidak sedikit dari masyarakat yang enggan untuk mengolah atau mengonsumsi olahan daging kambing dengan alasan kesehatan.
Perlu diketahui, daging kambing merupakan jenis daging merah yang lezat dan sehat selama memilih potongan yang tepat dan menyiapkannya dengan cara yang sehat.
"Tidak perlu takut mengonsumsi daging kambing. Daging kambing memiliki kandungan protein baik, berbagai asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh, mengandung berbagai vitamin dan mineral diantaranya zat besi, zinc, selenium, hingga vitamin B komplek," kata Spesialis Gizi Klinik, dr. Feni Nugraha, MARS, M.Gizi dalam program Hidup Sehat, tvOne, Kamis, 30 Juli 2020.
Untuk menjadikan daging kambing yang lebih sehat, penting untuk mengolahnya dengan tepat dan benar. Sebab kata dia, daging kambing tinggi lemak jenuh dan kolekstrol.
"Jadi disarankan dibuat sop, jangan dibuat gulai, tongseng yang menambahkan santan saat proses (memasak). Sebab, hal tersebut akan tambah konsumsi lemak jenuh yang kita makan," jelas Feni.
Selain itu, penting juga untuk mengatur jumlah konsumsi daging kambing agar tetap sehat. Dia menjelaskan, dalam sehari, konsumsi daging merah termasuk kambing maksimal adalah sebesar 100 hingga 110 gram.
"Kalau sate 200-300 gram atau sekitar 3-4 tusuk sehari," jelas Feni.
Selain itu, dia juga menyarankan masyarakat untuk mengonsumsi sayuran dan buah-buahan saat mengonsumsi daging kambing. Selain mengandung antioksidan, sayu dan buah juga tinggi serat yang berfungsi untuk membantu menurunkan kolesterol.
Sumber: viva.co.id
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 650
Ilustrasi minum teh. Shutterstock.com
SitindaonNews.Com | Teh salah satu minuman favorit masyarakat Indonesia. Sebagian besar orang bisa minum teh sebanyak 3-4 cangkir dalam satu hari. Jumlah ini diyakini aman dan tidak berisiko menimbulkan efek samping.
Namun toleransi masing-masing individu dapat berbeda terkait jumlah cangkir teh yang aman. Sebab, efek samping teh bisa saja dirasakan walau pada asupan yang rendah. Apa saja efek samping tersebut?
Berikut efek samping minum teh jika berlebihan
1. Mengganggu penyerapan zat besi
Teh mengandung kelompok senyawa yang disebut tanin. Senyawa yang kita konsumsi berisiko berikatan dengan zat besi memicu gangguan penyerapan mineral penting ini di dalam saluran pencernaan. Apabila penyerapannya terganggu, teh dapat menimbulkan bahaya berupa defisiensi zat besi.
Tanin dalam teh disebutkan lebih berisiko mengganggu penyerapan zat besi dibandingkan dengan tanin dalam makanan hewani. Untuk menghindari risiko ini, Anda bisa mengonsumsi teh bukan saat pada jam-jam makan agar zat besi dari makanan tetap terserap dengan baik oleh tubuh.
BUGARINDO - Hidup Sehat dengan Buah Segar Lokal Indonesia
2. Mual
Tanin dalam teh tak hanya berisiko mengganggu penyerapan zat besi. Senyawa tersebut juga memiliki sifat yang berisiko mengiritasi jaringan organ-organ pencernaan. Apabila berlebihan, teh akan memicu gejala berupa sakit perut dan mual. Tiap-tiap orang juga memiliki toleransi yang berbeda terhadap efek samping teh ini. Pada orang yang sensitif, 1-2 cangkir teh terkadang sudah dapat memicu mual atau sakit perut.
Risiko bahaya minum teh di atas bisa diakali dengan menambahkan sedikit susu. Tanin dapat berikatan dengan protein dan karbohidrat sehingga mengurangi risiko iritasi pada organ pencernaan.
3. Rasa cemas, gelisah, dan stres
Kita sering menyesap secangkir teh hangat untuk menenangkan diri. Namun, teh tetaplah seperti kopi yang mengandung kafein. Berlebihan dalam konsumsi kafein, termasuk dari teh, dapat menimbulkan efek samping berupa rasa cemas, stres, dan gelisah.
Rata-rata secangkir teh mengandung 11-61 mg kafein, tergantung jenis teh yang kita minum. Konsumsi kafein di bawah 200 mg sehari berisiko lebih kecil menimbulkan rasa cemas tersebut. Namun, penting untuk diingat bahwa sensitivitas masing-masing orang terhadap kafein dapat berbeda.
4. Susah tidur
Kafein dalam teh tak hanya berisiko memicu rasa cemas dan gelisah. Jika dikonsumsi berlebihan, bahaya teh lainnya adalah susah tidur karena kandungan kafeinnya. Sebuah riset yang dimuat dalam jurnal Risk Management and Healthcare Policy menyebutkan, kafein dapat menghambat produksi hormon tidur atau hormon melatonin. Kurang tidur juga dapat memicu bahaya lain bagi tubuh, seperti kelelahan, gangguan memori, bahkan obesitas.
5. Heartburn
Heartburn adalah sensasi perih dan terbakar di dada yang bisa terjadi karena naiknya isi lambung ke kerongkongan. Heartburn pun berisiko menjadi efek samping teh pada beberapa orang apabila konsumsinya berlebihan. Efek ini juga disebabkan oleh kafein karena senyawa ini dapat memicu isi lambung yang asam naik lebih mudah menuju kerongkongan.
Kafein juga berisiko merangsang produksi total asam lambung. Apabila Anda terus mengalami heartburn seiring juga terlalu banyak meminum teh, maka mengurangi minuman ini sangat disarankan.
6. Komplikasi kehamilan
Kelebihan kafein dari teh juga berisiko menimbulkan masalah pada kehamilan, seperti keguguran dan berat bayi baru lahir yang rendah. Walau riset terkait efek samping teh ini masih bercampur, konsumsi teh pada ibu hamil tidak lebih dari 3 cangkir per hari.
Anda sangat dianjurkan untuk berdiskusi dengan dokter jika ingin menyesap teh selama kehamilan. Begitu pula jika ingin mengganti teh biasa dengan rebusan-rebusan herbal tertentu, Anda harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
7. Sakit kepala dan pusing
Secangkir teh di pagi hari membantu membuat diri lebih bersemangat menyambut hari. Namun, apabila berlebihan, kafein dalam teh dapat menjadi bumerang dan menimbulkan sakit kepala dan pusing. Efek samping teh ini juga dapat bervariasi bagi beberapa orang. Misalnya, sebagian individu boleh jadi merasa sakit kepala walau hanya mengonsumsi 100 mg kafein. Apabila Anda banyak minum teh dalam satu hari dan sering merasa pusing atau sakit kepala, maka mengurangkan konsumsi teh sangat disarankan.
8. Ketergantungan terhadap kafein
Tak hanya konsumsi kopi yang menimbulkan seseorang ketergantungan terhadap kafein. Sebagai stimulan, kafein dalam teh juga berisiko menimbulkan efek samping ketergantungan dan menimbulkan gejala jika Anda tidak mengonsumsinya. Gejala henti kafein dapat beragam, seperti sakit kepala, lekas marah, dan rasa lelah. Peningkatan detak jantung juga dapat menjadi gejala henti kafein.
Sumber: cantika.com
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 762
Foto: YouTube/Facebook Freddie Figgers
SitindaonNews.Com | Seorang CEO bernama Freddie Figgers disebut sebagai Batman atau Iron Man di dunia nyata. Pasalnya bukan hanya seorang inventor kaya, ia juga dermawan yang suka membantu sesama. Tak disangka pria muda yang memimpin sebuah perusahaan komputer ini pernah dibuang ketika kecil. Saat bayi ia ditinggal di tempat sampah sebelum ditemukan dan diadopsi sebuah keluarga.
Freddie Figgers adalah CEO Figgers Communication, perusahaan senilai USD 63 juta (Rp 922 miliaran) yang mulai dirintisnya sejak remaja. Freddie yang sudah jago memperbaiki komputer di usia sembilan tahun ini pun memiliki empat paten dan menjadi salah satu pemimpin telekomunikasi termuda. Di balik kesuksesannya, ternyata Freddie punya kisah hidup yang ironi. Pernah jadi anak yang dibuang, kini ia pun membuktikan bahwa bakat, ketekunan, dan kedisiplinan membuatnya bisa jadi seseorang.
Freddie Figgers Foto: YouTube/Facebook Freddie Figgers |
Dilansir Boredpanda, Freddie yang lahir di Quincy, Florida ini ditinggal oleh ibunya di sebuah tempat sampah setelah dilahirkan. Dua hari kemudian ia diadopsi oleh pasangan Nathan dan Betty Figgers. Sejak kecil, Freddie pun sudah menunjukkan keistimewaan. Di usia sembilan tahun, ia sudah bisa membetulkan komputer dan mulai bekerja. Ia pun resmi menjadi teknisi komputer di umur 12. Lalu ketika berusia 15, Freddie mulai membangun perusahaan komputernya.
Salah satu temuan mengagumkan untuk anak 15 tahun yang juga menjadi awal kesuksesan Freddie adalah sepatu dengan GPS pelacak dan alat komunikasi dua arah. Temuan itu berawal dari ayah angkatnya yang mengalami Alzheimer dan kadang sulit menjelaskan keberadaannya.
Freddie Figgers Foto: YouTube/Facebook Freddie Figgers |
"Aku bisa menelepon dan berkata, 'Hai ayah ada di mana?' dan dia tidak perlu melakukan apa-apa selain menunduk dan bicara pada sepatunya lalu aku bisa melacak lokasinya. Itu program yang sangat sukses dan sebuah perusahaan menghubungiku dari Kansas lalu mereka membeli program itu untuk USD 2,2 juta (Rp 32 miliaran)," katanya.
Setahun kemudian, pria yang kini berusia 30 tahun itu menggunakan uang tersebut untuk mendanai Figgers Communication. Dan di usia 24, Freddie sudah membangun dan mendesain 80 program software.
Freddie Figgers Foto: YouTube/Facebook Freddie Figgers |
Kesuksesan bukan satu-satunya hal yang bisa dibanggakan dari pria ini. Freddie juga dikenal aktif dalam memberi bantuan dana dan menjadi panutan aktif dalam komunitasnya dengan mensponsori program-program anak muda, memberi beasiswa, menolong orang-orang tua, hingga membantu jaminan rumah yang hampir disita.
"Aku percaya pada mengubah rasa kepedulian menjadi aksi dan jika kamu melihat sebuah masalah, cari solusinya untuk memberi dampak agar mengubah hidup seseorang. Aku ingin memberi dampak pada dunia ini dan mengubah hari ini menjadi hari esok yang lebih baik karena uang adalah bukan apa-apa selain sebuah alat tapi dengan alat tersebut kita bisa memberi dampak dan mengubah hidup orang sehari-hari dengan memberi mereka kesempatan," kata Freddie.
Sumber: detik.com/wolipop
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 693
SitindaonNews.Com | Anak usia di bawah satu tahun sebaiknya tak diberi madu karena bisa mendapatkan risiko berbahaya, menurut dokter spesialis anak di RS Pondok Indah Bintaro, Robert Soetandio.
"Pemberian madu di bawah satu tahun tidak boleh, ditakutkan ada kontaminasi Clostridium botulinum," kata dia via daring, Minggu sore.
Clostridium botulinum yang salah satunya ditemukan di dalam madu bisa menghasilkan neurotoksin yang berbahaya di dalam tubuh atau memunculkan kondisi yang disebut botulisme.
Laman Healtline mencatat, botulisme adalah kondisi serius yang salah satunya bisa berujung kematian dan anak terutama di bawah usia enam bulan berada pada risiko tertinggi.
Gejala botulisme yang paling umum meliputi kelemahan, sulit makan, sembelit, lesu, anak bisa sulit bernapas dan beberapa bahkan bisa mengalami kejang.
Gejala ini biasanya muncul dalam 12-36 jam setelah makan makanan yang terkontaminasi bakteri Clostridium. Namun, beberapa anak dengan botulisme mungkin tidak menunjukkan tanda-tanda sampai 14 hari setelah paparan.
"Jadi (madu sebaiknya) ditunda dulu sampai (anak) berusia setahun ke atas, rasa manis bisa dari yang lain seperti pepaya," demikian kata Robert.
Sumber: antaranews.com
Freddie Figgers Foto: YouTube/Facebook Freddie Figgers
Freddie Figgers Foto: YouTube/Facebook Freddie Figgers
Freddie Figgers Foto: YouTube/Facebook Freddie Figgers