Top Stories
-
Siap-siap Ekonomi Semakin Parah, 5 Tahun Kedepan Secara Keseluruhan Akan Berat!
-
Lingkunganmu Menentukan Hidupmu
-
HP Mulai Ditinggalkan di 2026, Ramai-ramai Beralih ke Penggantinya
-
Nasabah Menjerit di DPR: Bank Muamalat Diduga Gelapkan Dana Miliaran
-
China Berlakukan Wajib Steer-By-Wire Untuk Semua Mobil
-
Medan Perang Durian di Tiongkok
Search
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 567

SitindaonNews.Com | Jakarta (ANTARA) - Mengetahui kematangan alpukat hanya dari warna kulitnya itu gampang-gampang susah. Ada kalanya daging alpukat ternyata sudah masak meski kulitnya masih hijau. Tak perlu bingung untuk menebak kematangan buah alpukat.
Mixologist Kenny Soetomo berbagi kiat mengetahui kematangan alpukat secara mudah.
National Runner-Up pada World Class Indonesia Cocktail Competition 2016 ini menyarankan untuk melihat lubang di bagian ujung alpukat yang tersambung dengan tangkai.
"Kalau warnanya gelap tua, artinya sudah matang," kata Kenny dalam kelas virtual, Kamis (9/7).
Jika warna dalam lingkaran itu masih terang, berarti alpukat tersebut masih terlalu muda.
Pemenang Australian National Suntory Cocktail Connoisseur 2014 ini menyarankan untuk segera mengonsumsi alpukat yang ujungnya sudah kecokelatan pada hari yang sama. Sebab, jika telah melewati titik tersebut, alpukat bisa menjadi busuk.
Kenny juga memberi saran seputar cara menyimpan alpukat. Sebaiknya simpan di suhu ruangan dan masukkan ke dalam kantong kertas jika ingin membuatnya cepat masak.
Alpukat punya banyak kegunaan bagi tubuh. Buah yang mengandung potasium ini tinggi lemak sehat, dapat membantu menyehatkan kulit, menurunkan tekanan darah dan menjaga kulit agar tetap lembut.
Berdasarkan studi dalam jurnal Molecular Nutrition and Food Research, alpukat memiliki senyawa khusus yang membantu menghentikan proses seluler yang biasanya mengarah pada perkembangan diabetes.
Alpukat bisa disantap langsung, ditambahkan ke dalam menu sarapan, atau dinikmati sebagai jus dan smoothie.
Sumber: antaranews.com
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 551

SitindaonNews.Com | Jakarta (ANTARA) - Penderita diabetes dilarang untuk berolahraga agar tidak semakin memperparah penyakitnya, benarkah demikian?
Beberapa informasi menyebutkan bahwa orang dengan penyakit diabetes tidak dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga, namun menurut pakar penyakit diabetes, dr. Dante Saksono, Sp.PD., Ph.D., KEMD hal tersebut tidaklah benar.
dr. Dante menyatakan olahraga dapat membantu insulin bekerja lebih baik, dengan begitu gula darah bisa lebih turun.
"Tapi ada tipsnya, jangan minum obat yang bisa menurunkan gula darah sebelum olahraga. Kalau dia minum obat diabetes sebelum olahraga terus dia enggak makan, maka gula darah akan drop. Tapi kalau dia minum obat sesudah olahraga, sebelum makan itu yang benar," ujar dr. Dante dalam bincang-bincang daring Tropicana Slim, Jumat.
Menurut dr. Dante, olahraga dapat berfungsi untuk menurunkan dosis obat pasein diabetes. Misalnya, seorang pasien biasa mengkonsumsi obat 2 mg, dengan berolahraga dosisnya bisa berkurang menjadi 1 mg saja. Hal tersebut terjadi karena insulin yang diproduksi jadi lebih sensitif.
"Keuntungannya olahraga bisa mengurangi komplikasi yang timbul akibat diabetesnya. Orangnya akan lebih sehat, sirkulasi jantungnya lebih bagus, sirkulasi darah di kakinya lebih bagus, pembuluh darahnya lebih bagus dengan olahraga," jelas dr. Dante.
"Tapi ada juga yang harus diperhatikan. Kalau gula darahnya terlalu tinggi atau di atas 300 dari batas normal, ia tidak diperkenankan berolahraga. Jadi apa yang harus dilakukan, cek gula darah dulu, jangan minum obat sebelum olahraga," lanjutnya.
dr. Dante mengatakan olahraga apapun boleh dilakukan oleh penderita diabetes, asalkan dikerjakan dengan senang hati. Sebab hal ini akan berpengaruh pada kontinuitas seseorang untuk menjalaninya setiap hari.
"Olahraga yang bagus itu yang ia senang, kalau ia senang ia akan semangat dan melakukannya secara rutin. Tapi kalau yang bagus itu HIIT (high intensity interval training) dengan melakukan speed intensity yang keras terus slow lagi dan ini udah ada penelitiannya bisa menurunkan gula darah 30-40 persen," kata dr. Dante.
Sumber: antaranews.com
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 664
ANTARA - Selama masa pandemi COVID-19, membuat masyarakat semakin sadar untuk hidup sehat, salah satunya dengan bersepeda. Secara umum terdapat tiga jenis sepeda yang saat ini digandrungi masyarakat diantaranya folding bike (sepeda lipat), mountain bike (sepeda gunung), dan road bike (sepeda balap). Kegunaan sepeda pun sangat beragam, dimulai hanya dari sepeda yang didesain untuk menyusuri jalanan pegunungan yang terjal, hingga sepeda yang dirancang khusus untuk balapan. (Fadzar Ilham Pangestu/Soni Namura/Risbeyhi)
Sumber: antaranews.com
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 613
Foto : VIVAnews/Satria Zulfikar | Pernikahan bermahar sandal jepit di Lombok
SitindaonNews.Com | Pernikahan memang menjadi sesuatu yang sakral di hidup ini. Momen indah tersebut dirayakan dengan berkumpulnya keluarga kedua mempelai.
Beberapa pengantin memilih sesuatu yang unik untuk membuat pernikahan mereka berkesan. Salah satunya yang terjadi di Desa Braim, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
HIDUP SEHAT DENGAN BUAH DAN SAYURAN SEGAR INDONESIA

Pasangan Yudi (40) dengan isterinya Helmi (20) memilih menikah dengan mahar ala kadarnya, yaitu sepasang sandal jepit dan segelas air putih. Pernikahan digelar Jumat, 3 Juli 2020.
Beberapa kali Yudi membaca ijab kabul yang dituntun penghulu. Meskipun sempat salah berucap, akhirnya kedua pengantin itu resmi menjadi pasangan suami istri.
"Aku terima kawin Helmi maskawin sandal jepit sepasang kance (dengan) aik (air) segelas," kata Yudi.
Usai ijab kabul, Yudi menyerahkan sepasang sandal jepit dan segelas air ke Helmi istrinya. Tidak berselang lama sang istri meminum air tersebut.
Kisah asmara mereka bermula saat berkenalan melalui media sosial. Helmi saat itu menjadi TKW di Arab Saudi. Sepulang merantau, mereka menjalani hubungan cinta dan memutuskan menikah.
"Saya hanya bertemu dua kali setelah Helmi sepulang dari Arab Saudi, dan pertama kali bertemu di wisata Tete Batu pada saat membuat video klip lagu sasak," kata Yudi.
Helmi mengatakan, ia tidak ingin merepotkan suaminya, sehingga meminta maskawin ala kadarnya.
"Tidak mau merepotin minta maskawin segini saja sudah cukup," ungkap Helmi Isterinya.
Yudi mengaku bersyukur dapat menikahi Helmi yang cantik. Ia mengaku saat pertama bertemu rasa malu menghantuinya. "Pertama kali bertemu saya merasa malu melihat Helmi," kayanya.
Yudi juga sebelumnya telah tiga kali menikah. Namun kesetiaannya pada Helmi membuat Helmi luluh hati menerimanya.
Sumber: viva.co.id
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 671

SitindaonNews.Com | Sudahkah Anda menyantap buah hari ini? Tahukah Anda jika tepat pada hari ini 1 Juli setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Buah Sedunia.Hari Buah ini pertama kali diperingati di Berlin, Jerman pada tahun 2007.
Awal peringatan Hari Buah Sedunia ini adalah untuk berbagi buah dan sayur dengan sesama dalam sebuah hidangan makanan agar bisa tercipta solidaritas, dan kini seluruh dunia sudah merayakannya. Di masa Pandemi Covid-19 ini konsumsi buah menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan daya tahan tubuh, tak heran jika buah-buahan banyak dipilih untuk konsumsi rutin baik dimakan langsung maupun disajikan dalam beragam resep.
HIDUP SEHAT DENGAN BUAH DAN SAYURAN SEGAR INDONESIA

Sistem kekebalan yang kuat membantu menjaga kesehatan seseorang. Sistem kekebalan terdiri dari organ, sel, jaringan, dan protein yang melawan patogen, yaitu virus, bakteri, dan benda asing yang menyebabkan infeksi atau penyakit. Oleh sebab itu jagalah daya tahan tubuh Anda dengan mengonsumsi sembilan buah yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh anda, seperti yang dilansir dari laman Health with Nedi, Rabu 1 Juli 2020.
1. Lemon
Lemon sangat baik untuk sistem kekebalan tubuh karena mengandung vitamin C tingkat tinggi, antioksidan alami. Lemon juga memiliki sifat antibakteri dan dapat mencegah pertumbuhan bakteri dan infeksi. Ketika suhu mulai turun dan musim flu mulai, lemon bisa menjadi tambahan yang sangat bermanfaat untuk diet Anda.
Cobalah minum air panas dengan lemon dan madu manuka jika Anda masuk angin. Campuran ini dapat mengobati infeksi tenggorokan dan membantu melonggarkan sesak napas. Banyak resep lezat yang menggabungkan lemon seperti pasta ayam lemon krim.
2. Apel
Banyak orang melupakan banyak manfaat kesehatan dari apel. Sebutir apel mengandung banyak antioksidan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Apel juga sangat tinggi serat dan air, yang menjadikannya camilan tengah hari yang sempurna. Salah satu cara favorit untuk menikmati apel adalah dengan membuat Apple Crumble.
3. Jeruk bali
Tahukah Anda bahwa grapefruit atau jeruk bali adalah salah satu buah dengan kalori terendah yang dapat meningkatkan kontrol nafsu makan. Jeruk bali memiliki kandungan vitamin C yang sangat tinggi, antioksidan kuat yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Selain itu, jeruk bali juga mengandung vitamin A yang dikenal bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh Anda dengan melindungi terhadap peradangan. Cobalah konsumsi irisan jeruk bali atau menggunakannya sebagai tambahan lezat untuk salad Anda.
4. Ceri
Ceri adalah buah yang dapat membantu kekebalan tubuh Anda, sebab Ceri mengandung kadar vitamin C yang tinggi bersama dengan tingkat melatonin yang signifikan. Melatonin adalah hormon alami yang mengatur siklus tidur. Sistem kekebalan tubuh dapat sangat terganggu tanpa tidur yang cukup. Lain kali Anda perlu bantuan untuk tertidur cobalah minum segelas jus ceri tanpa gula.
5. Pir
Pir adalah sumber vitamin C yang bagus yang akan membantu Anda membangun sistem kekebalan yang lebih kuat. Pir juga dikenal sebagai anti-penuaan karena kadar serat yang dikandungnya merupakan nutrisi penting bagi kulit Anda.
6. Delima
Delima telah digembar-gemborkan sebagai makanan kesehatan selama berabad-abad, dan untuk alasan yang baik. Buah delima berwarna merah cerah karena mengandung polifenol yang mengandung antioksidan kuat. Jus delima memiliki tingkat antioksidan yang lebih tinggi daripada anggur merah dan teh hijau. Delima juga mengandung kadar vitamin C yang tinggi dan bahkan mungkin memiliki sifat melawan kanker menurut penelitian terbaru.
7. Mangga
Mangga adalah buah lezat yang juga bagus untuk kesehatan dan kekebalan tubuh Anda. Satu porsi mangga menyediakan seperempat dari asupan vitamin A harian yang direkomendasikan bagi Anda. Vitamin A membantu produksi sel darah putih yang membantu melawan infeksi di dalam tubuh Anda. Mangga juga akan membantu menjaga rambut dan kulit Anda tetap terhidrasi dan bercahaya. Anda bisa membuat salsa mangga dan topping salmon panggang sebagai kreasi hidangan berbahan mangga.
Sumber: tempo.co