Top Stories
-
Jemaat Kaya Haus Pujian? Pendetapun Ikut Menikmati?
-
Jangan Sampai Hari Tuamu Menderita!
-
Tetap Tenang, Jangan Takut Kehilangan dan Jangan Takut Ketinggalan Profit
-
Memilih Waktu Terbaik untuk Trading!
-
Trader Pemula Yang Masih Belajar Beli Saham Lpis-1 Dulu Ya!
-
Yang Belum Jelas Cari Cuan di Fair Valuae Gap (FVG)
-
Perbedaan Smart Money dan Bandar Dalam Konteks Investasi Saham.
-
Cara Menghadapi Market yang Sedang Kacau!
-
Menyikapi Market Hari Senin
Search
- Details
- Category: Ekonomi & Bisnis
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2295
Kabupaten Simalungun berada di Propinsi Sumatera Utara, mayoritas masyarakatnya adalah petani. Adapun hasil pertanian masyarakatnya adalah beras, kopi, jeruk, sayur mayur, coklat, kelapa sawit, dll.
Salah satu desa di Kabupaten Simalungun yaitu Desa Purba Dolok adalah penghasil kopi arabika dan jeruk. Untuk kopi arabika sendiri sudah mempunyai sertifikat Index Geografis sebagai salah satu kriteria dalam penilaian mutu atau kwalitas kopi.
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 8
Jangan Sampai Hari Tuamu Menderita!
Apa yang akan anda alami di hari tuamu nanti adalah apa yang anda putuskan hari ini. Seperti memboroskan uang untuk hal-hal yang tidak perlu, memberikan terlalu banyak untuk orang lain, sampai tidak ada yang tersisa untuk dirimu sendiri.
Ingat! dirimu akan sangat menderita jika kelak di hari tua sampai memerlukan bantuan orang lain, tetapi tidak seorang pun ada yang datang membantumu.
Maka dari itu bebaskan dirimu dari ketergantungan kepada orang lain. Jadilah orang yang bebas Financial di hari tuamu. Karena hanya kebebasan fimansial yang akan menjamin kedamaian di hari tuamu.
Memberi itu mulia, Menyayangi itu baik, mencintai itu keren, tetapi Jangan sampai tidak ada yang tersisa untuk dirimu sendiri. Jangan sampai menjadi penyebab hari tuamu nanti bergantung kepada orang lain, sekalipun itu anakmu sendiri. Sebab jika itu terjadi, anda akan kehilangan Harga Diri di hari tuamu. Ini bukan hanya soal harga diri, tetapi dirimu akan kehilangan kebebasan, kehilangan rasa hormat, kehilangan suara, di hari tuamu nanti. Itu sangat Buruk.
R Noto Widjojo.
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 4
Sebenarnya pada Cerdas, Cepat paham. Cuman di medan tempur kurang tenang.
Karena kurang tenang di medan tempur itu; jadi mengabaikan semua Rule dan semua pelajarannya.
Terus gimana cara tenang, Romo?
Caranya, Jangan takut Kehilangan, Jangan takut Ketinggalan Profit. Do not Fear of Miss Out (FOMO). Biarkan saja Market mau kemana. Nanti ada lagi, nanti juga turun lagi. Sebaliknya ketika sedang turun, biarkan saja, jangan keburu masuk. Jika meluncur ugal-ugalan, Supportnya dipindah kebawah lagi di Amend, Kalau perlu di withdrawl, cancell. Santai saja, nanti setelah pingsan gak mampu menembus Support, baru serok buy back.
Ingat! Jangan pernah Average down untuk Saham yang liquiditasnya rendah. Banyak saham ketika turun berhenti tidak mau mantul, malah tidur ngorok, sampai market tutup, Anda bisa nyangkut disitu. Cilaka lagi paginya Jam 09:00 Open harga sudah Minus bablas turun menyapu SL para Ritel. Matilah Sopir. Disinlah rahasia para Trader Unyu pada boncos mulu. Maka Saya selalu wanti-wanti pilihlah Saham yang liquiditasnya tinggi. Hanya boleh nginap saham-saham tertentu yang punya nama baik, sore sedang nyungsep minus lebih dari 4% - 8%, pagi-pagi pasti memberi Cuan Anda.
Sekali lagi jangan takut ketinggalan, jangan takut kehilangan, sebab selalu ada kesempatan lagi jika ketinggalan. Dalam Trading, selalu saja ada kesempatan profit lagi dan lagi ketika Anda sudah bisa tenang dan cermat, mempraktekkan Ilmunya.
R Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/p/1E6yCSLNr7/
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 20
Memilih Waktu Terbaik untuk Trading!
Jam 09:00 - 09:45: Volatilitas tertinggi, momentum cuan terbaik.
Jam 09:45 -11:00, melihat arah Saham akan kemana up-trend atau down-trend.
Jam 11 - 12:00, Side ways Market - Hindari Entry
Jam 13:30-14:30, (Low Volume) tidak ada pergerakan harga yang significant, Istirahatlah, jangan over trading.
Jam 1430 - 15:00, Arah trend semakin jelas, (Trend Continuation) tentukan sikap mau apa? apakah ingin BSJP (Beli Sore Jual Pagi?) Harga mendekati Closing Price. Siapkan rencana mau entry.
15:00 - 15:45, Entry cerdas harga Saham buat menginap, seperti yang pernah saya ajarkan. saham Lapis Pertama seperti Antm, TINS, ENRG, RATU, DEWA, PTRO yang minus -4% - 8%.
Saham Lapis bawah, seperti Zata, Chem, Bell, BNBR, Kuas, Padi, Bull, BIPI, yang minus - 8% - 20 %.
Ingat, jangan All-in. Tetap displin 30% dari Anggaran..
R Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/p/1FSLMF1pkB/
Foto edit Sitindaon News
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 7
Trader Pemula
Trader Pemula tetap trading Saham lapis-I saja dulu ya!
Yang masih belajar beli Saham lapis-1 dulu ya, seperti ANTM, TINS, ENRG, DEWA, PTRO, RATU, ESSA.
Bagi yang sudah senior, sudah pinter, boleh trading Saham lapis dua, BULL, BIPI, OILS, BELL, ZATA CHEM, KUAS PADI, BNBR. KOTA.
Cara Entry tetap prosedur, masuk harga Open, atau antri Limit Order di Avg, atau Low, 30% saja dari anggaranmu. Misalnya, jatah BUMI ingin masuk Rp.15 juta, maka, masuk dulu harga Open Rp.5 Jt. Jika naik ya sudah TP. Jika turun Avg down antri di Support paling tebal yang Rp.5 juta. Jika masih turun lagi beli lagi support terbawah Rp.5 jt. Total Rp.15 Jt. Support terbawah sudah pasti akan mantul naik saham-saham itu.
Jika mantul, anda pasti bisa TP walau tipis. Saham-saham lapis atas itu kerjanya naik-turun tipis-tipis di Area Support LL - LH .
Semua saham yang saya sebut sama saja caranya. Yang berbeda dengan Saham lapis dua hanyalah goyangannya saja. Saham lapis dua dan tiga goyangannya rentang sangat Lebar, gerakannya seperti Roller Coaster, cuan gede tapi resiko gede. Tetapi jika sudah hapal karakternya resiko kecil.
R. Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/p/1HFs7obT4S/
- Details
- Category: Trading Saham untuk Pemula oleh R Noto Wodjojo
- By ZA Sitindaon
- Hits: 6
Yang Belum Jelas Cari Cuan di Fair Valuae Gap (FVG)
FVG adalah singkatan dari "Fair Value Gap" yang dalam bahasa Indonesia berarti "Celahan Nilai Wajar".
Dalam trading, FVG merujuk pada perbedaan antara harga pasar atau Market Order saat itu (moment itu) dan nilai wajar (fair value) pada moment itu. Nilai Pasar ( Market Value) digerakkan oleh moment kekuatan beli dan kekuatan jual ( BID-OFFER) pada saat itu. Harga terus bergerak mencari nilai wajar, sehingga menciptakan celahan antara keduanya. Celahan ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti:
- Ketidak seimbangan antara supply dan demand
- Perubahan sentimen pasar yang begitu cepat akibat Volume Jual dan Beli pada saat itu yang bergerak terlalu cepat.
- Factor external, Berita atau news peristiwa yang mempengaruhi harga
Member saya ajarkan menggunakan FVG untuk mengidentifikasi peluang trading dengan membeli harga yang memiliki harga pasar lebih rendah daripada nilai wajarnya (undervalued) dan menjual aset yang memiliki harga pasar lebih tinggi daripada nilai wajarnya (overvalued) pada moment itu.
Dalam analisis teknikal sederhana, anda dapat menggunakan Order Book untuk analisa, tidak perlu menggunakan Indicator Analisa Chart Moving Average (MA), Relative Strength Index (RSI), Bollinger Bands, dll, yang membuat anda hanya akan kehilangan moment cuan, karena harga yang bergerak begitu singkat dan cepat untuk Entry.
Bagaimana Saham bergerak di Moment FVG? Contoh, jika harga saham A memiliki nilai wajar (Open Price) di harga Rp 230, tetapi harga penawaram saat itu mungkin karena sepi peminat, bisa drop sampai Rp 220, maka FVG adalah Rp 10. Trader dapat membeli saham A dengan harga Rp.220 dengan harapan bahwa harga pasar akan meningkat menjadi Rp 230, sehingga mendapatkan keuntungan Rp 10 /lot. Namun dalam prakteknya Anda bisa matched di 222 dan Sell di 228 supaya matched, dan anda telah mendapatkan keunungan yang lumayan.
DaDalastrategi Scalping anda bisa tetap Profit (Cuan) didalam kondisi market apapun, entah itu IHSG sedang Merah ataupun IHSG sedang Hijau. Jika Saham milikmu sedang Hijau, Anda bisa Cuan berkali-kali, dan sebaliknya jikapun sedang merag anda juga bisa cuan berkali-kali. Carannya bagaimana? Caranya adalah anda memanfaatkan Volatilitas Saham yang sedang nak-turun. Membeli saat harga Rendah dan Menjual saat harga Naik dengan cara memanfaatkan Fluktuasi Harga Saham pada Time frame itu yaitu moment Fair Value Gap yang popular disebut FVG. Jelas Ya?
R. Noto Widjojo https://www.facebook.com/share/p/17U3GPUSxJ/