Top Stories
-
Rupiah Hancur kah?
-
Pentingnya Integritas Dalam Bisnis!
-
Menghadapi Masa Sulit!
-
Jemaat Kaya Haus Pujian? Pendetapun Ikut Menikmati?
-
Jangan Sampai Hari Tuamu Menderita!
-
Tetap Tenang, Jangan Takut Kehilangan dan Jangan Takut Ketinggalan Profit
-
Memilih Waktu Terbaik untuk Trading!
-
Trader Pemula Yang Masih Belajar Beli Saham Lpis-1 Dulu Ya!
-
Yang Belum Jelas Cari Cuan di Fair Valuae Gap (FVG)
Search
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 443
Daging sapi dan kambing setelah disembelih. Sumber : Viva Jatim/Madchan Jazuli
Surabaya, VIVA Jatim – Salah satu penyakit yang tak boleh dianggap sepeleh adalah asam urat. Kondisi kesehatan yang terjadi ketika tubuh menghasilkan terlalu banyak asam urat atau tidak dapat mengeluarkannya dengan efisien.
Dikutip dari VIVA, Selasa, 28 November 2023, tingginya kadar asam urat dalam tubuh dapat menyebabkan pembentukan kristal asam urat yang menumpuk di sekitar sendi, menyebabkan rasa sakit dan peradangan. Bagi penderita asam urat, mengelola pola makan menjadi kunci utama untuk mengendalikan gejala dan mencegah flare-up. Berikut adalah lima jenis makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat.
Read more: Bagi Penderita Asam Urat, Hindari 5 Jenis Makanan Ini
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 290
Di Amerika Serikat, sebuah penyakit kuno mendadak muncul lagi di sebagian wilayahnya. Penyakit itu dikenal dengan nama scurvy atau skorbut. Foto: Wikimedia Commons
Di Amerika Serikat, sebuah penyakit kuno mendadak muncul lagi di sebagian wilayahnya. Penyakit itu dikenal dengan nama scurvy atau skorbut atau lebih dikenal dengan kudis.
Pada zaman dahulu, para bajak laut, penjelajah hingga pelaut mengalami penyakit ini. Saat itu, kudis masih misterius sehingga banyak yang meninggal dunia karena kondisinya tidak diobati dengan baik.
Melansir IFL Science, scurvy atau kudis adalah penyakit langka yang terjadi karena kekurangan vitamin C selama kurang lebih tiga bulan. Tubuh tidak bisa memproduksi vitamin C sehingga butuh mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin itu
Gejala awal dari kudis antara lain kelelahan, mual, nyeri sendi hingga gusi membengkak, memar parah, kerusakan rambut, pendarahan di sendiri dan otot-otot. Pada anak-anak, ini bisa mempengaruhi tulang sehingga menyebabkan stunting.
Untuk kasus yang parah, scurvy bisa menyebabkan pendarahan pada internal dan komplikasi lain sehingga bisa mengarah pada kematian.
Untungnya, kudis terbilang mudah untuk diobati. Anda hanya harus meningkatkan konsumsi vitamin C dalam diet sehari-hari.
Scurvy pertama kali didokumentasikan pada tahun 1550 SM oleh orang Mesir kuno. Namun, kejadian paling dikenal adalah yang menimpa para pelaut abad ke-18. Berada di laut dalam waktu yang lama membuat pelaut kekurangan buah-buahan segar dan sayuran untuk dimakan.
Selain pada pelaut, scurvy juga berdampak buruk pada Angkatan Laut Kerajaan Inggris. Faktanya, penyakit ini diperkirakan merupakan penyebab kematian terbesar di laut melebihi badai dahsyat, kapal karam, pertempuran, dan penyakit lainnya.
Saat ini, penyakit kudis banyak ditemui di negara-negara berkembang, di mana malnutrisi paling umum terjadi. Akan tetapi, penyakit ini tampaknya muncul kembali di negara-negara di mana masyarakatnya seharusnya memiliki akses terhadap banyak makanan kaya vitamin C. Ini disebabkan pola makan yang tidak sehat dengan absennya kebutuhan buah dan sayur yang harus dipenuhi.
Dokter Eric Churchill, yang berpraktik di Springfield, Massachusetts, menjelaskan bahwa timnya sendiri telah mendiagnosis antara 20 dan 30 kasus penyakit ini selama enam tahun terakhir.
"Banyak orang yang kesulitan membeli makanan cenderung memilih makanan yang tinggi lemak, berkalori tinggi, dan sangat mengenyangkan," kata Churchill dalam film dokumenter Vitamania.
"Jika Anda memiliki anggaran makanan yang terbatas, makanan itulah yang akan membuat Anda kenyang dan lebih memuaskan Anda daripada makan buah dan sayur," lanjutnya.
Oleh karena itu, mereka yang berstatus sosial-ekonomi rendah di negara-negara kaya adalah mereka yang terkena dampak penyakit gizi ini.
Sumber: https://inet.detik.com
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 368
Dr. Prasna Pramitha, Sepesialis Penyakit Dalam Dan Konsultan Alergi Imunologi RS Premier
Banyak orang tahu bahwa buah-buahan baik untuk kesehatan karena kandungan serat, air, dan vitamin yang tinggi. Maka, jus buah merupakan salah satu variasi cara memakan buah agar lebih segar.
Tapi, kamu harus tahu bahwa jus buah tak boleh disimpan lebih dari satu jam walaupun dalam kulkas dengan suhu yang rendah.
Jus buah tidak boleh disimpan lebih dari satu jam. Harus dikonsumsi kurang dari satu jam walaupun disimpan di dalam kulkas, kata dr. Prasna Pramitha, Sepesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Alergi Imunologi RS Premier, kepada AkuratHealth baru-baru ini.
Lantas, apa yang terjadi jika jus buah disimpan terlalu lama? Menurut dr. Prasna, kalori yang terdapat didalam buah akan terurai, bahkan hanya tinggal kalori gula saja. Vitamin yang terkandung dalam buah akan hilang.
Kalau jus disimpan terlalu lama, kandungan kalorinya hanya tinggal gula saja, vitamin sudah tidak ada. Harus langsung dikonsumsi, lanjutnya.
Maka sebaiknya jika ingin makan buah, makanlah langsung dalam bentuk buah. Ini memastikan agar semua kandungannya tak kemana-mana. Termasuk seratnya, yang jelas tetap dibutuhkan tubuh
Sumber: akurat-co
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1119

Berteman jangan terlalu dekat. Selalu lah jaga jarak.
Karena manusia bisa berubah kapan saja. Sebuah kepercayaan kadang disusupi pengkhianatan dalam hubungan.
Sekedarnya saja. Asal tetap jaga hati. Jauh jangan membenci, dekat jangan menjilat. Itu tanda orang matang.
Orang bisa datang dan pergi dalam kehidupan kita. Orang bisa berubah dalam waktu singkat, orang bisa berubah kapan saja.
Jagalah prinsip hidup yang kita yakini. Jangan biarkan orang lain merubah kita. Baik dengan uang, jabatan, dst.
Kita boleh punya banyak materi. Tapi jangan lupa bahwa hal yang paling mahal dalam hidup kita adalah prinsip hidup dan integritas.
Terbiasa lah untuk hidup sederhana tapi berisi. Karena citra yang palsu hanya akan jadi buih suatu saat kelak.
Nilai hidup kita bukan pada apa yang kita kuasai. Tapi apa yang bisa kita lakukan dengan apa yang kita miliki.
Selalu siapkan dada yang lapang, jiwa yang besar dan selalu berbenah agar terus menjadi lebih matang.
Supaya jalan hidup kita selalu tegak, bahagia, dan selalu mampu melangkah pasti dalam setiap perubahan keadaan. dalam segala kondisi.
Sumber: FB Wawan Suwandi
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 451

“Buah alpukat mengandung berbagai nutrisi penting yang diperlukan oleh tubuh, sehingga ia sering kali disebut sebagai superfood. Ada banyak manfaat alpukat untuk kesehatan, seperti mengontrol gula darah, mencegah osteoporosis, hingga menjaga kesehatan mental.”
Alpukat menjadi salah satu jenis buah populer yang terkenal berkat berbagai kandungan nutrisi di dalamnya. Beragam kandungan nutrisi membuat buah ini memiliki banyak manfaat yang baik untuk kesehatan.
Selain bermanfaat, buah ini memiliki rasa yang manis dan lezat. Bahkan, kamu bisa mencoba alpukat dengan berbagai cara pengolahan yang berbeda-beda. Nah, lantas apa saja sih manfaat alpukat untuk kesehatan tubuh?
Kandungan Nutrisi Buah Alpukat
Alpukat terkenal dengan sebutan “Alligator Pear” di beberapa negara. Bahkan, beberapa peneliti pun mengatakan buah ini menjadi salah satu superfood atau makanan super. Nah, berikut kandungan nutrisi yang terdapat dalam 201 gram alpukat, yaitu:
- Kalori: 322
- Lemak sehat: 33 gram.
- Protein: 4 gram.
- Karbohidrat: 17 gram.
- Serat: 14 gram.
- Vitamin C: 22 persen kebutuhan harian.
- Riboflavin: 20 persen kebutuhan harian.
- Vitamin E: 28 persen kebutuhan harian.
- Vitamin K: 35 persen kebutuhan harian.
- Niacin: 22 persen kebutuhan harian.
- Asam pantotenat: 56 persen kebutuhan harian.
- Pyridoxine: 30 persen kebutuhan harian.
- Folat: 41 persen kebutuhan harian.
- Magnesium: 14 persen kebutuhan harian.
- Kalium: 21 persen kebutuhan harian.
- Tembaga: 42 persen kebutuhan harian.
- Mangan: 12 persen kebutuhan harian.
Manfaat Alpukat untuk Kesehatan
Banyaknya nutrisi yang terkandung dalam buah alpukat, tentunya mampu membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian tubuh. Bahkan, buah dengan rasa unik ini juga punya beragam manfaat untuk kesehatan, lho. Berikut ini beberapa manfaat alpukat yang perlu diketahui.
1. Menjaga berat badan

Alpukat mengandung serat dan karbohidrat, sehingga mengonsumsinya bisa membuatmu merasa kenyang lebih lama. Meski mengandung lemak, tetapi buah ini tidak mengakibatkan kenaikan berat badan. Sebab, lemak yang terkandung dalam buah ini adalah lemak baik.
Meski begitu, hindarilah mengonsumsi buah alpukat secara berlebihan. Alasannya kandungan kalori dalam buah ini cukup tinggi, antara 150 sampai 200 kalori pada satu buahnya. Tak hanya itu, guna membantu mendapatkan berat badan ideal, kamu juga disarankan untuk berolahraga secara rutin selain mengonsumsinya.
2. Mengontrol kadar gula darah
Manfaat alpukat selanjutnya adalah mengontrol tekanan darah. Dengan kata lain, buah ini sangat baik bagi pengidap diabetes. Meskipun mengandung karbohidrat, tetapi indeks glikemik pada alpukat sangat rendah, sehingga tidak akan memengaruhi kadar gula darah.
Selain itu, mengonsumsi alpukat juga baik untuk mengontrol metabolisme pada pengidap diabetes. Jadi, tidak ada salahnya untuk mengonsumsi buah ini sebagai makanan sehat bagi pengidap diabetes.
3. Mencegah sembelit

Selain dua hal di atas, manfaat alpukat lainnya adalah mencegah sembelit. Sembelit atau konstipasi terjadi karena kamu kurang asupan serat atau tidak terpenuhinya asupan cairan harian tubuh.
Jadi, guna mengatasi kondisi tersebut, kamu bisa memenuhi asupan serat dan minum setidaknya dua liter setiap hari. Nah, asupan serat ini bisa kamu dapatkan dari buah ini.
4. Mengontrol tekanan darah

Selain serat dan lemak yang baik, buah alpukat juga kaya akan kandungan kaliumnya. Jenis mineral satu ini sangat bermanfaat untuk membantu mengendalikan tekanan darah dan mencegah terjadinya tekanan darah tinggi. Tak hanya itu, kalium juga sangat baik untuk membantu mengatur detak jantung agar tetap normal.
5. Menjaga kesehatan mata

Alpukat mengandung antioksidan jenis zeaxanthin dan lutein di dalamnya. Berdasarkan sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Investigative Ophthalmology and Visual Science, kedua jenis antioksidan tersebut sangat penting untuk menunjang kesehatan mata.
Artinya, rutin mengonsumsi buah alpukat dalam jumlah yang tidak berlebihan, bisa membantu menurunkan risiko masalah kesehatan penglihatan pada usia senja. Studi tersebut juga menyebutkan bahwa baik zeaxanthin maupun lutein, bisa membantu mencegah mata mengalami degenerasi makula dan katarak.
6. Menjaga kesehatan jantung

Manfaat alpukat juga tidak lepas dari kesehatan jantung. Kandungan mineral, protein, serat, lemak sehat, juga vitamin di dalamnya sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung. Membiasakan mengonsumsi buah dan sayuran, tak terkecuali buah yang satu ini, bisa membantu menurunkan kadar low density lipoprotein (LDL), dan meningkatkan kadar high density lipoprotein (HDL) di dalam tubuh.
Kadar kolesterol jahat atau LDL yang terlalu tinggi bisa memicu berbagai keluhan kesehatan. Contohnya penyumbatan pada pembuluh darah di jantung, sehingga meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan jantung. Inilah alasannya, buah alpukat dianjurkan menjadi buah dalam menu sehat pengidap masalah kardiovaskular.
Baca lebih lanjut mengenai manfaat buah ini untuk kesehatan jantung di tulisan ini: Ini 6 Buah yang Dapat Menjaga Kesehatan Jantung.
7. Mencegah osteoporosis
Manfaat alpukat selanjutnya adalah mencegah pengeroposan tulang. Mengonsumsi 201 gram alpukat mampu memenuhi vitamin K sebanyak 35 persen kebutuhan hariannya. Vitamin K menjadi salah satu vitamin yang sangat baik untuk menjaga dan mengontrol kesehatan tulang.
Memenuhi kebutuhan vitamin K membuat penyerapan kalsium menjadi lebih optimal sehingga tulang menjadi lebih kuat dan sehat. Vitamin K juga baik untuk mengurangi ekskresi kalsium melalui urine.
8. Mencegah penyakit kanker
Kanker menjadi salah satu penyakit yang berbahaya. Ada berbagai cara pencegahan terhadap penyakit ini, salah satunya dengan mengonsumsi alpukat. Buah ini mengandung folat yang cukup tinggi untuk mencegah munculnya kanker usus besar, lambung, pankreas, hingga serviks.
Alpukat juga mengandung fitokimia dan karotenoid yang tinggi dan bersifat antikanker. Kedua kandungan tersebut mampu mencegah perkembangan kanker menjadi tahap yang lebih parah.
Meski begitu, masih membutuhkan penelitian lebih lanjut terkait khasiat buah alpukat dengan penyakit kanker.
9. Menjaga kesehatan mental
Banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kesehatan mental. Salah satunya dengan mengonsumsi berbagai makanan sehat. Nah, alpukat menjadi buah yang perlu kamu konsumsi untuk mencegah depresi.
Buah alpukat mengandung folat yang cukup tinggi. Nah, seseorang yang kekurangan asupan folat berisiko lebih tinggi untuk mengalami depresi. Sebab, folat mampu mencegah penumpukan homocysteine, zat yang dapat menyebabkan gangguan sirkulasi dan pengiriman nutrisi ke otak.
10. Menjaga kesehatan janin dalam kandungan
Manfaat alpukat selanjutnya berkaitan dengan kehamilan. Bukan rahasia lagi bahwa buah ini sangat baik dikonsumsi oleh bumil. Ini karena buah satu ini mengandung asam folat yang cukup tinggi.
Folat sendiri berfungsi untuk mencegah berbagai komplikasi kehamilan, mengoptimalkan pembentukan sel dan sistem organ janin, hingga pembentukan sel darah merah. Dengan memenuhi kebutuhan folat selama kehamilan, perkembangan dan pertumbuhan janin dalam kandungan akan lebih optimal.
Itulah berbagai manfaat alpukat yang bisa kamu rasakan untuk kesehatan tubuh. Saat rutin mengonsumsi buah, pastikan juga kamu menjalankan gaya hidup yang sehat secara konsisten. Tujuannya, agar manfaatnya bisa kamu rasakan secara optimal
Sumber: HALODOC, dr. Fadhli Rizal Makarim
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 370
Pria Berkeringat Sumber : vstory
SitindaonNews.Com, || Mencium bau badan orang lain bisa memberikan efek menenangkan yang membantu mengatasi kecemasan sosial, menurut peneliti Swedia, yang dikutip dari situs Metro, Selasa, 28 Maret 2023.
Ini mungkin terdengar menjijikan tapi temuan di baliknya mengklaim bahwa bau keringat orang lain mengaktifkan jalur otak yang terkait dengan emosi, menawarkan efek menenangkan
Para peneliti menyarankan bahwa bau badan kita mungkin mengomunikasikan keadaan emosional seperti kebahagiaan atau kecemasan, bahkan membangkitkan respons serupa pada orang lain yang menciumnya.
Sebagai bagian dari penelitian, para relawan diminta untuk menyumbangkan keringat ketiak saat mereka menonton film horor atau film bahagia.
Sebanyak 48 wanita dengan kecemasan sosial setuju untuk mengendus beberapa sampel ini, di samping menerima terapi mindfulness konvensional, di mana pasien didorong untuk lebih sadar akan pikiran, perasaan, emosi, dan lingkungan mereka untuk mengurangi respons otomatis.
Beberapa wanita diberi bau badan asli untuk diendus, sementara yang lain diberi udara bersih. Mereka yang terkena keringat tampaknya melakukan terapi dengan lebih baik
"Keringat yang dikeluarkan saat seseorang bahagia memiliki efek yang sama dengan seseorang yang takut dengan klip film.
Jadi mungkin ada sesuatu tentang sinyal kemo manusia dalam keringat secara umum yang memengaruhi respons terhadap pengobatan," kata ketua peneliti Elisa Vigna, dari Institut Karolinska di Stockholm. Vigna menambahkan mungkin ini ada hubungannya dengan kehadiran orang lain, tapi mereka masih perlu memastikannya.
Temuan awal penelitian ini dipresentasikan pada konferensi medis di Paris pada minggu ini. Ada lebih banyak penelitian yang diperlukan untuk subjek ini sehingga terapis mungkin tidak akan meresepkan keringat dalam waktu dekat.
Bau adalah indera yang penting karena dapat mengingatkan kita akan bahaya seperti kebocoran gas, api, atau makanan busuk. Ini juga terkait erat dengan ingatan. Itulah mengapa beberapa bau dapat membangkitkan ingatan tertentu. Selain itu, penciuman juga berperan dalam tingkat ketertarikan antara dua orang.
Penelitian telah menunjukkan bahwa bau badan kita, yang dihasilkan oleh gen yang membentuk sistem kekebalan dapat membantu secara tidak sadar dalam memilih pasangan kita.
Sumber: viva.co.id


