Top Stories
-
Mesin Cuci 8 Kg untuk Pasangan: Top Load vs Front Load
-
Cara Memilih Kulkas 2 Pintu Inverter Hemat Listrik untuk Kontrakan
-
Cara Memilih Harga Buat BSJP
-
Mattress Protector: Apakah Perlu dan Cara Memilih yang Tepat
-
Bed Frame Besi vs Divan: Mana yang Lebih Baik untuk Kontrakan?
-
Resep Awet Muda!
-
Kasur Queen atau King untuk Pasangan: Mana yang Lebih Baik?
-
Anak Tidak Minta Dilahirkan
-
7 Kebiasaan yang Membuatmu Sukses
Search
- Details
- Category: Inspirasi dan Inspiratif
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1527

Cerita Bipolar hingga Skizofrenia di Balik Doodle Hana Madness Foto: Tia Agnes/ detikHOT
Jakarta - Kreasi doodle-doodle Hana Madness menggema ke penjuru kota di Indonesia dan Inggris. Di balik karya penuh warna yang lucu nan menggemaskan dari perempuan yang bernama asli Hana Alfikih itu terdapat sekelumit cerita.
detikHOT menemui Hana di sela-sela pembukaan ajang 'Artotel Week' di Gedung Cipta Niaga, kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, pekan lalu.
Read more: Cerita Bipolar hingga Skizofrenia di Balik Doodle Hana Madness
- Details
- Category: Inspirasi dan Inspiratif
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1228

Achmad Zaky, pendiri Bukalapak. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINE
Jakarta - Achmad Zaky adalah salah satu pionir industri e-commerce Indonesia. Dia berhasil membesarkan Bukalapak menjadi salah satu e-commerce terbesar di Indonesia.
Berawal dari tahun 2010 dengan modal seadanya, Bukalapak kini memiliki ratusan pegawai dan menjadi salah satu tujuan utama bagi yang ingin belanja maupun jualan online. Dulu, pria berusia 32 tahun itu harus berusaha keras agar ada yang mau gabung jualan di Bukalapak.
Saat awal-awal berdiri, tak ada sama sekali yang mau mengakses Bukalapak. Para pelaku UKM yang jadi target Bukalapak pun disebut Zaky tak sudi ikut bergabung. "99% UKM menolak. Tapi namanya entreprenuer, tekad kami bulat. Teknologi harus dimanfaatkan oleh UKM," ujarnya.
Read more: Achmad Zaky, Anak Desa yang Sukses Bikin Bukalapak Meraksasa
- Details
- Category: Inspirasi dan Inspiratif
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1058

Cuplikan video di Youtube Atta Halilintar. Youtube.com
TEMPO.CO, Jakarta - Penghasilan Youtuber Atta Halilintar terbilang fantastis. Dengan 10 juta subscriber, diperkirakan Atta Halilintar mengantongi pendapatan Rp 530 juta per bulan. Atta sekaligus menjadi Youtuber dengan jumlah subscriber terbanyak di Asia Tenggara.
Read more: Youtuber Atta Halilintar Bisa Raup Rp 500 Juta Sebulan, Caranya?
- Details
- Category: Inspirasi dan Inspiratif
- By ZA Sitindaon
- Hits: 2546

Grace Natalie. - Instagram @gracenat
TRIBUNJABAR.ID - Nama Grace Natalie kembali jadi perbincangan. Sang Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia atau PSI ini baru saja menyampaikan pidato politiknya.
Di pidato politiknya yang disampaikan pada Festival 11 Yogyakarta yang bertempat di Graha Pradipta Jogja Expo Center pada Senin (11/2/2019), Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia atau PSI Grace Natalie menyampaikan beberapa gagasannya.
- Details
- Category: Inspirasi dan Inspiratif
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1381

Sepeda motor kustom bermesin Toyota Kijang karya Bokor Custom. 9 Februari 2019. TEMPO/Wisnu Andebar
TEMPO.CO, Bogor - Kustom sepeda motor menggunakan mesin motor sepertinya sudah biasa. Tapi kali ini ada yang tak biasa, yakni menggunakan mesin mobil Toyota Kijang tahun 1978 dengan tipe mesin 3K berkapasitas 1300 cc. Builder di balik motor ini adalah Julian Hidayat alias Bonyok, owner Bokor Custom yang berdomisili di Cibinong, Bogor, Jawa barat.
Read more: Sadis, Motor Kustom Asal Bogor Ini Pakai Mesin Toyota Kijang
- Details
- Category: Inspirasi dan Inspiratif
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1384

Panas terik tak menghalangi pemuda itu melakukan aktivitas yang dilakoninya setiap hari.
Tangan kanannya yang dihiasi tato sibuk memetik cabai yang sudah layak panen, satu per satu di lahan pertanian di Teluk Naga, tak jauh dari Bandara Sukarno-Hatta, Tangerang.
Ini adalah tahun ke delapan Mudzakir, nama pemuda itu, bekerja sebagai petani di ladang, yang menghasilkan sayur dan buah yang dijual di sejumlah pasar dan supermarket besar di seputar Jakarta.
Lahan seluas 26 hektar ini diolah Bagas Suratman, pemuda asal Klaten, Jawa Tengah, dalam lebih 10 tahun terakhir, langkah yang membawanya ditetapkan sebagai petani panutan oleh Kementerian Pertanian.