Top Stories
-
Trading Mulai Ramai, Jangan Salah Pilih Saham Lagi!
-
Pilih KUMON Atau SAKAMOTO?
-
Suami Istri Cari Uang
-
Stop Memberi Label Pakar Kepada Seseorang Tanpa Rekam Jejak Riset dan Sertifikasi Profesi Atau Karya Ilmiah Yang Relevan Dibidangnya
-
Pemula Dengan Modal Kecil Ingin Investasi Saham?
-
Siap-siap Ekonomi Semakin Parah, 5 Tahun Kedepan Secara Keseluruhan Akan Berat!
Search
- Details
- Category: Politik & Opini
- By ZA Sitindaon
- Hits: 426

Suku dan agama.
Tadi saya ngobrol dengan teman. Mereka menyalahkan sikap pemerintah atas penangkapan EM. Yang protes adanya IKN di Kalimantan. Namun justru protes itu menyinggung warga Kalimantan “ Pemerintah sangat zolim sama islam. “
“ Itu kan ranah hukum. Engga usah ditanggapi serius. “ Kata teman yang lain yang ikut diskusi. Dia terus bicara seakan jokowi itu diktator. Saya diamkan saja. Menyimak dengan sabar apa yang dia keluhkan.
“ Kalau saya perhatikan kasus EM yang dilaporkan oleh masyarakat Kalimatan suku Dayak. Akhirnya EM jadi pesakitan. Terancam hukuman 5 tahun lebih. Setelah itu dari kelompok yang mengatas namakan ulama, melaporian Dudung ( kasad ) atas penodaan agama. Itu sepertinya by design. Ada desain besar untuk membenturkan suku dan agama. Agama dan TNI. Ini kalau dibiarkan akan terus bergulir seperti bola salju. Lama lama jadi bola salju besar. Menyapu apa saja. Pecah NKRI.” Kata saya. Mereka berdua terdima. “ Jadi apa pendapat kamu? kata teman.
“ Saya melihat sepertinya ada dua kekuatan besar yang sengaja membuat chaos sebelum pemilu. Bukan kekuatan dari luar, tetapi dari internal kalangan elite politik para partai yang ada. Karena kalau itu dilakukan oleh segelintir golongan, tidak mungkin gerakan begitu tersetrukturnya membuat kegaduhan politik. Dan issue didengunkan adalah issue yang sangat sensitif bagi ketahanan dan persatuan bangsa.
Yang membuat saya miris adalah para elite politk itu bersuara setelah kasus masuk ranah hukum. Para media dan influencer malah ikut manas manasin. Opini mereka sepetinya hukum tidak ada. Yang ada kemarahan. Dan kalian terpelajar, tapi bego, Terpancing ikut marah juga” Kata saya. Mereka terkenjut
“ Masalah kita sebagai bangsa ini sangat besar. Kita sedang menghadapi proses menuju tanrum akbat kebijakan tapering the fed. BI sedang menahan serangan. Dampaknya sudah terasa kepada likuiditas Perbankan. Dalam jangka panjang ini bisa menuju tantrum. Dampaknya bisa sistemik.
Apalagi CHina sudah mulai stok batubaranya untuk 5 tahun, Ini tanda tanda yang serius. Akan ada goncangan global. China sudah mengurangi pasokan global supply chain ke seluruh dunia. Lebih focus kepada kepentingan domestik. Sementara arus perubahan sedang dihela oleh korporat raksasa di Eropa dan AS, yang berusaha meciptakan excuse akibat bubble saham dan obligasi yang default.
Kalau AS lagi lagi keluarkan kebijakan stimulus agar krisis tidak terjadi. Ekonomi dunia akan ambruk. Entah apa yang akan terjadi. Karena solusi sudah tidak ada untuk pertahankan uang fiat.
Kenapa kita terus teriak omong kosong. Negeri ini kaya dengan SDA dan SDM. Apabila ekonomi kita bisa tumbuh diatas 7%, kita bisa jadi negara sebagai lumbung pangan dunia dan pencipta perdamaian dunia untuk menjaga seimbangan ekonomi global.
Kalau ekonomi kita terpuruk. Siapapun yang berkuasa, hanya akan dapat sampah doang. Negeri ini akan jatuh mudah. dan akhrinya pecah. Akan jadi negara kecil kecil. Pahami itu. Mari kita jaga negeri ini. Dengan patuhi aturan dan konstitusi. Engga puas, Tunggu Pemilu nanti. Bersaing lah secara fair. Paham”
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1319735221860654&id=100014725653904
- Details
- Category: Politik & Opini
- By ZA Sitindaon
- Hits: 431
Trust..
Di China ada coint emas. Orang semua tahu itu bukan emas. Dalam faktur tertulis jujur “ Ini katanya Emas”. Orang beli sebagai aset investasi. Ada juga untuk perhiasan. Bahannya terbuat dari tungsten. Bahan yang merupakan bagian limbah pengolahan logam tanah jarang. Coint itu distribusikan pemerintah China. Mengapa rakyat mau saja beli itu. Padahal kalau dijual emas itu di luar china engga laku.
Mengapa?
Pertama, pemerintah China membatasi setiap orang menjadikan emas asli sebagai alat investasi. Kedua, pasar emas palsu itu sangat likuid. Ditukar kemana saja pasti diterima. Valuasinya tergantung harga emas di pasar international. Mengapa segitunya rakyat percaya? Karena kalau rakyat inginkan uang tunai. Mereka bisa tukar di counter bank pemerintah. Itu coint dibayar tunai. Jadi untuk apa mereka jual kembali kepada pemerintah. Sementara nilainya bisa naik kalau harga emas naik. Makanya mereka jarang sekali jual emas itu ke pemerintah. Mereka lebih baik simpan saja sebagai alat investasi
Apa yang terjadi? Pemerintah China dapat sumber dana untuk pembangunan tanpa harus berhutang secara legal. Tidak perlu bayar bunga. Tidak perlu bayar cicilan. Tidak menggangu rasio APBN nya terhadap hutang.
Dari cerita tersebut diatas, apa yang dapat kita tarik pelajaran dari ilmu financial engineering ? Bahwa pasar itu, apapun produk investasi yang menentukan adalah likuiditas. Saham itu dianggap bagus, karena likuiditas tinggi. Harga tinggi pun orang beli selagi likuid. Jualnya gampang. Walau harga gocap, kalau jualnya sulit, tetap aja orang ogah.
Artinya kalau anda bisa create produk investasi dan anda bisa jamin likuiditasnya, maka uang akan terus datang kepada anda. Lama lama trust terbentuk, persepsi terbangun. Orang tidak lagi peduli untuk apa uang yang anda terima dari mereka. Selagi uang itu anda benar benar gunakan untuk pertumbuhan, ya anda akan terus tumbuh dan berkembang. Uang berubah jadi aset produktif dan itu berlanjut menghasilkan uang tunai lagi untuk menjamin likuiditas.
Semua baik baik saja. Bahkan orang tidak akan datang ke pada anda untuk kembalikan uangnya. Antar mereka akan bertransaksi atas produk investasi anda. Antar mereka menyelesaikan sendiri masalah kewajiban anda. Saya di SDIC setiap saya mau buy back saham atau obligasi, malah dimarahi investor. Setiap SDIC terbitkan obligasi, investor berebut beli. Terpaksa dijatahi. Keren ya. Itulah trust. Mahal sekali. Tetapi dapatkan trust itu sangat sulit. Anda harus keras kepada diri anda sendiri. Hindari rakus. Jangan bergaya hedonisme. Tirulah Warren Buffet, Tshirt nya seharga USD 25. Engga punya jam tangan.
China sebagai negara hebat karena trust rakyat. Bukan karena idiologi atau agama. Tetapi karena memang commitment pemerintah. Rakyat saksikan pembangunan hebat terjadi dimana mana. Kinerja pembangunan itulah yang membuat rakyat percaya.
Sumber: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1315863812247795&id=100014725653904
- Details
- Category: Politik & Opini
- By ZA Sitindaon
- Hits: 492

Plat nomor polisi istimewa 4196-07 ini bisa dipakai untuk 5 mobil yang berbeda pada masa yang sama, ada di DPR RI.
"Yth PDIP, andai kadermu ada yang Songong, periksa dulu apakah Songongnya itu sudah WATAK atau baru taraf WATUK (seperti batuk). Kalau baru watuk bisa diobati. Kalau sudah watak, nggak ada obatnya. Mending pecat saja drpd bikin riweh."
"Mungkin, itu memang batuk, mbah. Tapi batuknya dikenceng-kencengin buat nutupin penyakit lain."
"Berarti masih bis disembuhkan ... pertama sembuhkan dulu plat2 nopol mobil2nya"
"Jane pas milih kader bien kan kudu ero watak watuk karo wahing e mbah"
"Setuju .. kalau ternyata Songongnya sudah mendarah-watak .. dari dulu.. dari sejak kampanye ud Songong tapi toh tetap kepilih .. berarti yg geblek adalah pemilihnya ... Pecat para pemilihnya !!!"
Sumber: Twit @sudjiwotedjo
- Details
- Category: Politik & Opini
- By ZA Sitindaon
- Hits: 586
Presiden China, Xi Jinping, memperingatkan dunia bahwa konfrontasi dengan negaranya hanya akan menimbulkan konsekuensi malapetaka. (AFP Photo/Lintao Zhang
SitindaonNews.Com, || Presiden China, Xi Jinping, memperingatkan dunia bahwa konfrontasi dengan negaranya hanya akan menimbulkan konsekuensi malapetaka.
"Sejarah telah membuktikan dari waktu ke waktu, konfrontasi tidak menyelesaikan masalah, tetapi hanya menimbulkan konsekuensi malapetaka," ujar Xi di Sesi Virtual Forum Ekonomi Dunia 2022, Senin (17/1), sebagaimana dilansir di laman Kementerian Luar Negeri China.
"Perilaku penahanan, pembatasan, atau konfrontasi hanya meningkatkan kerugian, bukannya kebaikan, untuk kedamaian dan keamanan dunia."
Xi juga mengimbau dunia untuk membuang mentalitas Perang Dingin. Ia meminta dunia agar hidup berdampingan secara damai dan mencari hasil yang sama-sama menguntungkan.
Cina memang tengah menghadapi masalah dengan berbagai negara, khususnya Amerika Serikat. Kedua negara kerap terlibat konflik, mulai dari pemboikotan Olimpiade Musim Dingin di Beijing, adu kekuatan militer, hingga kedaulatan Taiwan.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri China juga mewanti-wanti Amerika Serikat akan menerima konsekuensi sangat berat karena mendukung niat Taiwan untuk merdeka.
"AS melanggar janji yang dibuat kala China dan AS membangun hubungan diplomatik, membenarkan dan mendukung pasukan 'kemerdekaan Taiwan', juga berusaha mendistorsi dan melubangi prinsip satu-China," kata Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, seperti dikutip AFP.
Di sisi lain, AS tetap terus menjalin relasi dengan Taiwan. Mereka bahkan berencana mengundang Taiwan ke latihan militer pada 2022.
Tak hanya itu, Amerika Serikat dan China juga ribut karena Washington memutuskan memboikot diplomatik Olimpiade Musim Dingin di Beijing. Denmark, Australia, dan Inggris kemudian mengikuti jejak AS.
China dan AS juga kerap bersaing untuk memperkuat militer mereka. Armada Laut China diklaim memiliki armada laut terbesar di dunia.
Wakil Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat, Jenderal John Hyten, juga sempat menuturkan China akan mengalahkan militer AS jika Pentagon tak segera berbenah.
"Kecepatan mereka bergerak dan proyeksi mereka ke depan akan mengalahkan Rusia dan AS jika kita tidak melakukan sesuatu untuk mencegahnya. Itu akan terjadi, jadi saya pikir kita harus bergerak," ujar Hyten, seperti dikutip CNN.
- Details
- Category: Politik & Opini
- By ZA Sitindaon
- Hits: 537
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Barat dengan percaya diri mengeklaim penguatan kans Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Penguatan disebut antara lain dengan mengadakan Musyawarah Daerah (Musda) V. Ketua SC Musda V DPD Partai Demokrat Jabar, Asep Wahyuwijaya menjelaskan, dalam musda ini diproyeksikan memperkuat strategi pemenangan Pilpres 2024 dari 18-19 Januari 2022.
"Tunjukkan loyalitas sepenuhnya kepada Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono untuk bersama-sama meraih kemenangan dalam pemilihan Presiden, Pemilihan legislatif maupun Pilkada serentak," kata Asep di Bandung, Jawa Barat pada Senin 17 Januari 2022.
Musda lanjut Asep jadi momentum penguatan konsolidasi dan evaluasi para kader. "Semuanya ditujukan sebagai upaya meningkatkan capaian yang sudah ada serta memperbaiki dan mengevaluasi segala kekurangan untuk mewujudkan tujuan dan harapan sesuai dengan visi dan misi Partai Demokrat kedepanya," katanya. "Kedua, sebagai harmonisasi ide serta gagasan para kader dalam menghadapi tantangan serta arah pembangunan partai yang nantinya tertuang dalam program kerja," kata dia lagi.
Kans Pilpres
Lembaga analis dan konsultan politik Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) melaporkan survei terbarunya mengenai tren sejumlah kandidat capres 2024. Dari survei ada temuan menarik yang salah satunya terkait moncernya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Tingkat keterpilihan Ketua Umum Partai Demokrat itu moncer merujuk hasil survei CISA. Persentase nama AHY berhasil mendekati persentase Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Direktur Eksekutif CISA Herry Mendrofa menjelaskan dalam survei, responden disuguhkan pertanyaan yakni jika Pilpres 2024 digelar hari ini maka AHY masuk nama yang banyak dipilih.
Nama Ganjar berada di urutan pertama dengan 16 persen. Dia menyebut AHY ada di posisi dua dengan raihan 14 persen.
Keberhasilan putra sulung Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu melewati Gubernur DKI Anies Baswedan yang berada di urutan tiga dengan 13,33 persen.
Selanjutnya di bawah Anies ada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang mendapatkan 6,93 persen. Lalu Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto 6,25 persen.
Sumber: https: viva.co.id
