Top Stories
-
Apa Itu Indeks LQ45, Kriteria dan Daftar Sahamnya
-
Liquiditas Dalam Saham
-
Jangan Pernah Memohon Kesempatan Kepada Siapapun, Ciptakan Kesempatan Untuk Dirimu Sendiri!
-
KPK Ungkap Ketum PP Japto Terima Jatah Bulanan dari Pengamanan Tambang
-
Jangan Pernah Minta Saran Tentang Keuangan Kepada Orang yang Tidak Memiliki Uang Lebih Banyak daripada Dirimu!
-
Berkedok Naikkan PAD, Pemdes Citeureup Pungut Uang ke Perusahaan Jelang Lebaran
-
Trading Smart, Konsisten Cuan!
-
Peneliti dari Pohang Korea Selatan Temukan Inovasi Baru Baterai Silikon yang Dapat Menghapus Ketergantungan pada Bahan Bakar Minyak
-
7 Level Menabung Emas: Panduan Lengkap Membangun Kekayaan dari Sekarang
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 352
Kendaraan melintas kawasan Bundaran HI dengan latar belakang cuaca cerah langit yang biru di Jakarta, Selasa (12/9/2023). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/rwa/aa. (ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY)
Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca pada hari Kamis di sebagian besar wilayah DKI Jakarta akan mengalami cerah berawan pada pagi dan malam hari.
Read more: Kamis, sebagian besar Jakarta cerah berawan pada pagi dan malam hari
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 371
© WFP/Anastasiia Honcharuk The ongoing war has seen widespread damage to civilian infrastructure in Ukraine, including this house in the Mykolaiv region
Human Rights
- Civilians continue to pay a horrendous price in the war in Ukraine, with nearly 10,000 dead and tens of thousands injured since conflict began in February 2022, the UN Human Rights Monitoring Mission in the country said in a report published on Wednesday.
It reveals the deadly toll of Russia’s full-scale invasion on Ukrainian civilians, with almost six people killed and 20 wounded on average every single day between February and July of this year.
“In just six months covered by this report more than one thousand civilians died and nearly four thousand were injured,” said Danielle Bell, the Mission’s head.
Fear and destruction
Russian missile attacks against residential areas and vital infrastructure, as well as grain and agricultural facilities, continue to sow fear and destruction across Ukraine.
Meanwhile, civilians in areas occupied by Russia face torture, ill-treatment, sexual violence and arbitrary detention. Hundreds remain imprisoned, with their families unaware of their fate.
The war has caused millions of Ukrainians to fall below the poverty line, a situation that has been worsened by broad economic and social harm caused by attacks on vital infrastructure and agricultural facilities.
‘Horrific legacy’
The destruction of the Khakovka dam in June is one example. The breach triggered major flooding and caused an environmental disaster which the report said will have long-term adverse effects on the rights and well-being of people living in the area.
"The war has wreaked havoc in the lives of millions of Ukrainians, including children who will have to live with horrific legacy of human loss, physical destruction, environmental damage, particularly contamination from explosive remnants of war, for many years to come,” Ms. Bell said.
Widespread torture
Human rights monitors continued to document widespread torture and ill-treatment against civilians and prisoners of war (POWs) over the reporting period, including severe beatings, electrocution, mock executions, sexual violence and degrading treatment.
Appalling conditions of detention also continued, marked by lack of food and medical services, overcrowding, poor living conditions and sanitation, sleep deprivation, and no access to the outside world. Russia to date has refused to allow any access to the UN’s human rights monitors.
In contrast, Ukraine continues to grant them unfettered access to interned POWs, and conditions at its POW camp near the western city of Lviv have improved, according to the report.
Update on Olevnika attack
The UN Mission has also called for further investigation into the July 2022 attack on the penal colony at Olevnika, which killed 51 Ukrainian POWs and injured at least 139.
The report ruled out that a HIMARS rocket was used in the attack. Russia was also criticized for keeping POWs near the frontline, in violation of humanitarian law, and for not giving the UN access to the site.
Other issues covered include Russia introducing its own administrative and education systems in territory under its control. Residents of these areas were under pressure to accept Russian citizenship, for example, and men have been coerced to join the armed forces.
While highlighting progress on some issues in areas controlled by Ukraine, the report noted the continued prosecution of thousands of individuals accused of collaboration with Russia in areas previously under occupation.
Child transfers and deportations
The report also raised concern over the fate of Ukrainian children, including some in institutional care, who were transferred to other locations within occupied areas or deported to Russia.
Specific mention was made of the cases of children who had been sent to summer camps in Russia, purportedly with their parents’ consent, but then were not returned home.
Russia to date has failed to identify the children and reunite them with their families, the report said, urging the return of all deported and transferred individuals, including children and persons with disabilities
Source: un.org
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 330
Kebakaran di Solo, Jawa Tengah Sumber : Antara
Solo – Terjadi kebakaran di Kampung Joyosudiran, Kelurahan Pasar Kliwon, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, pada Selasa, 3 Oktober 2023 sore.
Kebakaran makin meluas dan melahap sejumlah rumah warga.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surakarta Nico Agus Putranto mengatakan, hingga kini korban terdampak kebakaran di gudang ada 17 KK (kepala keluarga), dengan jumlah 52 orang.
Ia mengatakan sejauh ini lokasi pengungsian dipusatkan di Kantor Kelurahan Pasar Kliwon. Meski begitu, juga ada dua lokasi pengungsian yang sudah disiapkan.
“Satu lagi ada di SD Muhammadiyah 23, namun di sana masih kosong. Sementara fokus di sini, pos induk kami buka di sini,” kata Nico Agus Putranto, dikutip dari ANTARA, Rabu, 4 Oktober 2023.
Terkait dengan kondisi para pengungsi, ia mengatakan, dalam keadaan sehat. Namun, ada satu orang yang sempat sesak napas dan kini kondisinya sudah membaik.
Lanjutnya, para pengungsi tersebut sebagian karena rumahnya ikut terbakar dan sebagian lagi ada yang terkena asap pekat.
“Yang kami tampung di sini ada yang rumahnya terbakar, ada yang terdampak. Dampaknya penyemprotan mengenai rumah sehingga rumah belum bisa ditempati, ada juga rumahnya kena asap yang cukup tebal sehingga mereka mengungsi untuk sementara,” ujarnya.
Sumber: viva.co.id
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 277
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Sumber : Humas Kementan
Jakarta - Wakil menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qalbi mengaku kehilangan kontak dengan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, usai dikabarkan menjadi tersangka kasus korupsi oleh Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut dia, kabar terakhir Menteri Syahrul di Spanyol untuk kunjungan kerja.
“Betul (posisi terakhir di Spanyol). Sampai hari ini kita terus mencari keberadaan Pak Menteri, karena memang sampai detik ini kita belum ada kabar mengenai keberadaan Pak Menteri,” kata Harvick di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa, 3 Oktober 2023.
Memang, Harvick menyebut Menteri Syahrul kunjungan kerja bersama rombongan pejabat eselon I dan II Kementerian Pertanian ke Spanyol pada akhir September 2023. Namun, kata dia, ketika rombongan hendak pulang tapi Menteri Syahrul berpisah. “Kembali ke Tanah Airnya, ini memang masing-masing karena mungkin tiket juga terbatas. Akhirnya terpisah,” jelas dia.
Akan tetapi, Harvick meyakini Menteri Syahrul bukan kabur karena sedang menghadapi proses hukum di lembaga antirasuah yang dipimpin Firli Bahuri itu. “Wah Insya Allah sih enggak (kabur) ya. Mudah-mudahan. Kita doakan bersama-sama agar bisa selesai. Insya Allah,” ujarnya.
Sumber: viva.co.id
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 394
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak Sumber : VIVA/Foe Peace
Jakarta - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya mulai mengusut dugaan malapraktik yang terjadi di RS Kartika Husada, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Dugaan malapraktik itu muncul saat seorang bocah mengalami mati batang otak usai menjalani operasi amandel di rumah sakit tersebut.
Kasus dugaan malapraktik itu sebelumnya dilaporkan orang tua korban melalui penasihat hukumnya ke Polda Metro Jaya pada Selasa, 29 September 2023 lalu. Laporan terhadap RS Kartika Husada Bekasi tersebut teregister dengan nomor: LP/B/5814/IX/2023/SPKT/POLDA METRO JAYA.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menerangkan, pihaknya akan melakukan serangkaian upaya penyelidikan atas laporan tersebut. Kasus ini ditangani Unit 1 Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
"Untuk laporan polisi dimaksud pagi ini telah diterima oleh tim penyidik unit 1 Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, dan akan dilakukan penyelidikan untuk menemukan ada atau tidak peristiwa pidana yang terjadi," kata Ade dalam keterangannya, Selasa, 3 Oktober 2023.
Ade mengatakan, pihaknya akan mengundang pihak pelapor dan saksi-saksi untuk memberikan klarifikasi atas dugaan malpraktik tersebut. Rencananya, pemanggilan pelapor dan para saksi akan dijadwalkan pekan ini.
"Minggu ini sudah dischedulkan oleh tim penyelidik Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, bocah tujuh tahun diduga mengalami malpraktik salah satu Rumah Sakit di Kota Bekasi. Bocah itu didiagnosis mati batang otak lantaran setelah menjalani operasi amandel.
"Anak ini ada yang mengalami yang kami duga gagal penindakan yang bisa kita anggap itu malpraktek atau pun kelalaian atau pun kealpaan," ucap pengacara keluarga, Cahaya Christmanto Anakampun di Markas Polda Metro Jaya, Senin 2 Oktober 2023.
Christmanto mengungkap, operasi dilakukan Selasa 19 September 2023 lalu. Korban A (7) dan kakaknya J (10) menjalani operasi amandel di RS itu. Korban A yang pertama operasi
Pasca operasi selesai, korban A tidak juga sadarkan diri. Setelah berjalan 13 hari lamanya usai operasi, korban masih lemas. Pihak dokter mendiagnosis korban mengalami kondisi mati batang otak.
"Keduanya ini ada penyakit amandel, gangguan pernapasan lah, yang dimana akan dilakukan tindakan untuk operasi, amandel itu kan masih kategori operasi ringan," kata dia.
"Nah setelah itu kami tunggu-tunggu, lalu di hari setelah hari 3 itu, dokter RS Kartika Husada mengatakan bahwa anak ini sudah mengalami mati batang otak," ucapnya menambahkan.
Sumber: viva.co.id
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 325
Presiden Jokowi dan SBY mengenakan baju batik
Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi bertemu dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Bogor, Senin 2 September 2023.
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengaku tidak masalah apabila Demokrat ditawari kursi menteri oleh Jokowi. Itu sepenuhnya kewenangan Jokowi sebagai presiden.
"Sekali lagi itu kewenangan sepenuhnya Presiden untuk mengangkat siapa pembantunya dari partai apa dan seterusnya," ujar Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/10/2023).
Muzani sampai hari ini belum mengetahui dan mendengar akan ada kabar reshuffle setelah pertemuan Jokowi dan SBY tersebut.
"Tapi reshuffle itu itu kan menjadi hak prerogatif presiden dalam sistem pemerintahan presidensil presiden berhak melakukan evaluasi terhadap pembantu-pembantunya. Sehingga kalau presiden perlu melakukan itu ya tentu menjadi kewenangan presiden," kata wakil ketua MPR RI ini.
"Terkait isi pembicaraan antara Jokowi ya tentu menjadi kewenangan presiden," kata wakil ketua MPR RI ini.
Terkait isi pembicaraan antara Jokowi dan SBY, Muzani mengaku belum mendapatkan bocorannya. Ia pun baru mengetahui pertemuan dari pemberitaan saja.
"Saya tahu ada pertemuan antara Pak SBY dengan Pak Jokowi di istana bogor. Tapi saya sama sekali tidak tahu sampai sekarang bocorannya belum tahu, bisikannya belum ngerti, apa yang dibicarakan," kata Muzani.
Sumber: liputan6.com