Top Stories
-
Apa Itu Indeks LQ45, Kriteria dan Daftar Sahamnya
-
Liquiditas Dalam Saham
-
Jangan Pernah Memohon Kesempatan Kepada Siapapun, Ciptakan Kesempatan Untuk Dirimu Sendiri!
-
KPK Ungkap Ketum PP Japto Terima Jatah Bulanan dari Pengamanan Tambang
-
Jangan Pernah Minta Saran Tentang Keuangan Kepada Orang yang Tidak Memiliki Uang Lebih Banyak daripada Dirimu!
-
Berkedok Naikkan PAD, Pemdes Citeureup Pungut Uang ke Perusahaan Jelang Lebaran
-
Trading Smart, Konsisten Cuan!
-
Peneliti dari Pohang Korea Selatan Temukan Inovasi Baru Baterai Silikon yang Dapat Menghapus Ketergantungan pada Bahan Bakar Minyak
-
7 Level Menabung Emas: Panduan Lengkap Membangun Kekayaan dari Sekarang
Search
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 462

Taukah anda???
*ISTRI ADALAH SEGALANYA...?*
Orang selalu berkata:
ADA...
" ... Bekas Istri "
" ... Mantan Istri
" ... Bekas Suami "
TIDAK ADA
" Bekas Anak "
" Bekas Orang Tua"...
Tapi waktu kemarin aku ikut RAKOR di Surabaya, seorang Vice President (VP) melakukan Riset kecil kpd para pegawai yang sudah berkeluarga pada saat Rapat di Aula kantor...
Dia lalu meminta 1 pegawai untuk maju ke depan white board
VP :
" Tolong tulis 10 nama orang yg paling dekat denganmu "
Lalu pegawai itu menulis 10 nama ; ada nama tetangga, orangtua, teman kerja, istri, anak, saudara, dst...
VP :
" Sekarang silakan pilih 7 orang di antara 10 nama tsb yg kamu benar² ingin hidup terus bersamanya "
Pegawai itu lalu mencoret 3 nama.
VP:
" Silakan coret 2 nama lagi "
Tinggalah 5 nama tersisa.
VP :"
" Coret lagi 2 nama "
Tersisalah 3 nama yaitu nama :
" ibu "
" Istri " dan
" anak "
Suasana aula jadi hening....
Mereka mengira semuanya sudah selesai dan tak ada lagi yang harus dipilih...
Tiba².....sang VP berkata :
" Silakan coret 1 nama lagi..! "
Pegawai itu tertegun untuk sementara waktu,...lalu dengan perlahan ia mengambil pilihan yg amat sulit...dan mencoret nama
" *IBU* " nya..!!!
...suasana semakin hening...
VP berkata lagi : "Silakan coret 1 nama lagi !"
Hati sang pegawai makin bingung...
Suasana aula makin tegang...
Mereka semua juga berpikir keras mencari pilihan yg terbaik...
Pegawai itu kemudian mengangkat spidolnya dan dengan sangat lambat ia mencoret nama:
" *ANAK* " nya..!!!
Bersamaan dengan itulah sang pegawai tidak kuat lagi membendung air matanya, dan..., Ia pun " Menangis "
Awan kesedihan meliputi seluruh sudut ruang aula...
Setelah suasana lebih tenang,...akhirnya sang VP bertanya...
" Kenapa kamu tidak memilih orang tua " yg membesarkanmu..?!?
tidak juga memilih
" anak " yang adalah darah dagingmu..?!?
kenapa kamu memilih
" *ISTRI* "...?!?...
Toh istri bisa dicari lagi khan..?!?..
Semua orang didalam aula terpana menunggu jawaban dari mulut pegawai itu...
Lalu pegawai itu berkata lirih :
" *ISTRI saya ikut Rapat disini Pak* ."
HA...HA...HA... Serius amat membacanya..
Sumber: Akun FB Peter F. Gontha https://m.facebook.com/story
⯑⯑⯑⯑⯑...
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 550

Banyak pemuka agama Kristen abad-abad awal memilih tetap hidup di Timur Tengah. Tradisi monastik dan asketisme (pengingkaran kesenangan fisik untuk mendekat kepada Tuhan) dalam Kristen, justeru berkembang pertama kali di Timur Tengah. Setidaknya mereka memiliki kesamaan pandangan dengan kelompok Sufisme dalam Islam, yang mulai berkembang pesat pada awal abad ke-9.
Umat Kristen keturunan Arab di Timur Tengah saat ini terbagi dalam dominasi Koptik, Maronit, Ortodoks Rusia, Ortodoks Yunani, Katolik Roma, Ortodoks Armenia, Katolik Armenia, Assyria, dan Protestan. Mereka memiliki bahasa liturgis, ritual, adat istiadat dan pemimpin yang berbeda sesuai dengan arah keimanan mereka.
Gereja Koptik, bentuk kekristenan yang dominan di Mesir, muncul dari perpecahan doktrinal Gereja pada Konsili Khalsedon pada tahun 451. Pemerintah Mesir mendukung hak-hak orang Koptik untuk menyembah dan memelihara budaya mereka.
Sedangkan Gereja Maronit dimulai pada abad ke-5 oleh pengikut seorang imam Kristiani di Suriah bernama Maroun. Patriarkal Maronit yang berbasis di Libanon, membimbing para pengikutnya dalam ajaran Maroun dan para pendeta suci lainnya. Maronit masih merupakan salah satu komunitas Kristen dengan pengaruh politik paling kuat di salah satu negara Arab saat ini, yakni Lebanon.
Pada awal abad ke-20 jumlah umat Kristen sebanyak 20% dari total populasi di Timur Tengah dan Afrika Utara. Tapi belakangan proporsinya turun menjadi kurang dari 5%. Penurunan ini terjadi karena adanya diskriminasi rutin dalam pendidikan, politik, profesi, kehidupan sosial, hingga genosidal secara tidak langsung yang menyebabkan eksodus signifikan dari wilayah ini.
Dalam beberapa tahun terakhir telah terjadi beberapa aksi kekerasan terhadap umat Kristen yang dilakukan oleh kalangan fundamentalis radikal di Mesir dan Suriah. Konflik Arab-Israel juga menyebabkan mayoritas orang Kristen Palestina meninggalkan tanah air mereka. Populasi umat Kristen di Palestina saat ini telah menurun dari 15% menjadi 2%.
Pada abad ke-7, Nabi Muhammad sebagai pemimpin di Madinah sangat menghargai perbedaan keyakinan. Nabi menyebut "Ahli Kitab" bagi umat Kristen dan Yahudi. Mereka diperlakukan sebagai minoritas di bawah perlindungan Islam (Dhimmi). Sebagai agama yang telah lebih dulu ada, intimasi sosial antara umat Yahudi, Kristen dan Islam telah terjalin secara kultural selama berabad-abad. Bahkan disebut, Nabi Muhammad menikahi seorang Kristen, Maria al-Qibthiyah, dan seorang Yahudi, Shofia binti Huyay.
Sumber: twitter.com/islah_bahrawi/status
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 563
Screenshot wanita didalam lift bandara sebelum ditemukan tewas membusuk
Jasad seorang perempuan ditemukan di bawah lift Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, Kamis (27/4/2024), dan diduga sudah membusuk selama empat hari. Polisi sudah mengantongi identitas korban dan saat ini masih menyelidiki terkait penyebab kematiannya.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh petugas Bandara Kualanamu yang mencium bau busuk di sekitar lift. Saat dicek sekitar pukul 16.00 WIB, ditemukan jasad perempuan yang sudah membusuk terkapar di bawah lantai dasar lift.
Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji membenarkan penemuan mayat tersebut. Ia mengatakan berdasarkan rekaman CCTV, korban yang berinisial ASDH awalnya terlihat panik di dalam lift dan memaksa membuka pintu di depannya hingga salah melangkah dan terjatuh.
"Liftnya ada dua pintu, pada saat dia sampai ke lantai yang dia tuju, dia berdiri di pintu, ternyata yang buka di belakang. Dia panik, kemudian dia paksa buka, dia lalu melangkah terjatuh ke bawah," ucap Irsan, Kamis (27/4/2023).
"Namun, apakah kematiannya karena terjatuh atau apa, ataukah karena ada benda-benda lain seperti tiang dan lain sebagainya di bawah, itu nanti tunggu hasil pemeriksaan forensik," lanjutnya.
Korban yang tinggal di Sunggal, Medan, itu awalnya datang ke Bandara Kualanamu pada hari Senin (24/4/2023) untuk mengantarkan keluarganya yang hendak pergi ke luar negeri
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 423
Ilustrasi borgol (Foto: agung pambudhy)
Cianjur - Polisi menangkap dua pembunuh Ria Puspita (18) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Keduanya ditangkap beberapa jam usai penemuan jenazah korban di Sungai Ciparay, Desa Sukakarya, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur.
Kapolres Cianjur AKBP Aszhari Kurniawan mengatakan usai mendapatkan informasi adanya penemuan jenazah yang diduga korban pembunuhan, anggota Polres langsung melakukan penyelidikan.
Dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi-saksi, didapati identitas dan keberadaan pelaku. "Anggota Polsek dan Polres langsung bergerak mengamankan pelaku yang berjumlah dua orang," kata dia, Senin (24/4/2023).
Kedua pelaku yang berinisial Ag dan D diamankan di rumahnya masing-masing. "Pelakunya diamankan sekitar 4 jam setelah penemuan jenazah," kata dia.
Kapolsek Sukanagara AKP Tio menuturkan kedua pelaku saat ini sudah diamankan di rumah tahanan Polsek Sukanagara. Diketahui otak pembunuhan kepada siswi SMK teresebut yaitu Ag yang merupakan mantan kekasih korban.
"Pelaku utama yakni Ag punya hubungan asmara dengan korban. Sedangkan D diduga terlibat dan ada di lokasi saat kejadian pembunuhan korban," ungkapnya.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, mulai dari tali tambang, senapan angin, hingga kendaraan yang digunakan pelaku saat membunuh korban.
Diberitakan sebelumnya, seorang gadis muda bernama Ria Puspita (18) ditemukan tewas Sungai Ciparay Desa Sukakarya, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (24/4/2023). Gadis yang masih duduk di bangku SMK diduga dibunuh lantaran ditemukan luka lebam di bagian leher.
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 405

HOMO HOMINI LUPUS
Bertahun-tahun bumi ini berlumuran darah sejak ideologi kekuasaan mulai mendominasi manusia. Kebenaran pepatah Romawi "manusia adalah serigala bagi manusia," adalah majas yang tidak pernah sepenuhnya pudar.
Perang internasional, perang saudara, genosida dan terorisme, mewariskan tragedi yang melukai kehidupan banyak manusia, terutama mereka yang lahir sebelum akhir Perang Dingin. Sejak tahun 1900, kekerasan lintas ideologi politik telah menewaskan lebih dari 100 juta orang, yang sebagian besar adalah warga sipil.
Setelah itu, peradaban politik berbasis primordial mulai menggantikan konflik Perang Dingin sebagai titik nyala pertumpahan darah. Samuel Huntington mengingatkan ini 30 tahun silam dalam "Clash of Civilization", bahwa sektor primordial semakin mendominasi arus utama ekspresi politik. Sebuah pilihan yang sengaja dijalankan oleh banyak organisasi politik demi alasan strategis yang membuahkan hasil lebih instan dibanding cara psikologis atau sosial.
Dan hampir semuanya berujung kepada konflik. Sejak kerusuhan etnis di Rwanda, genosida Darfur dan Balkan, kepentingan politik kerap mengalir dalam kekerasan tanpa iba. Pembakaran masjid dan gereja oleh kelompok Hindu garis keras di India, persekusi Ashin Wiratu terhadap suku Rohingya di Myanmar, brutalitas ISIS di Iraq dan Suriah, semakin mempertegas bahwa manusia masih tetap menjadi serigala bagi manusia lainnya.
Intervensi "shifting strategy of global power" semakin menambah runyamnya pertarungan politik di negara-negara berkembang. Negara adidaya bertarung berebut pengaruh dengan meringkus kedamaian suatu kawasan. Setelah itu mereka datang sebagai pahlawan setelah "collateral damage" tercipta. Mereka yang menciptakan, mereka juga yang menyelesaikan. Modus konvensional.
Silang sengketa politik membuat orang "saling tebas" di tingkat bawah, sementara kalangan elit cukup mengakhirinya dengan satu kesepakatan sambil menyantap Wagyu Shodoshima dan tertawa bersama. Rakyat jelata mengawetkan permusuhan politik dengan saling mencaci, di saat para politisi yang tadinya berseteru, sedang bersulang berbagi konsesi.
Itulah ironi. Rakyat jelata rela berdarah-darah demi politik dalam simbiosis yang misterius; siapa yang mereka bela, dan siapa sebenarnya yang membela mereka. Maka, "janganlah terlalu mati-matian membela kepentingan politik seperti membela agama", kata Beta Marashi, "karena Tuhan mematikanmu hanya sekali, tapi politik bisa membunuhmu berkali-kali."
Sumber: twitter.com/islah_bahrawi/status
- Details
- Category: News of the Day
- By ZA Sitindaon
- Hits: 4654
Foto: AKBP Achiruddin Hasibuan bersama anaknya Aditya Hasibuan saat mendatangi Ditreskrimum Polda Sumut (Ahmad Arfah/detikSumut)
Medan - AKBP Achiruddin Hasibuan diberikan sanksi penempatan khusus (patsus) karena diduga membiarkan anaknya melakukan penganiayaan di hadapannya. Selain itu, AKBP Achiruddin juga dicopot dari jabatannya karena persoalan ini.
"AKBP Achiruddin terbukti melanggar kode etik sesuai dengan Pasal 13 huruf M Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri yang berbunyi setiap pejabat Polri di dalam etika berkepribadian dilarang melakukan tindakan kekerasan, berlaku kasar, dan tidak patut," kata Kabid Propam Polda Sumut Kombes Dudung Adijono saat konferensi pers di Polda Sumut, Rabu (26/4/2023).
"Maka untuk itu, saudara H dievaluasi dan sementara di non job kan, tidak menjabat sebagai Kabag Bin Ops Direktorat Narkoba Polda Sumut," tambahnya.
Sebelumnya diberitakan, Kabid Propam Polda Sumut Kombes Dudung Adijono menyampaikan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap AKBP Achiruddin. Dari pemeriksaan itu, AKBP Achiruddin dinyatakan bersalah.
"Yang bersangkutan sudah kami periksa dan terbukti melakukan pelanggaran kode etik," kata Kombes Dudung.
Dudung kemudian menyebut AKBP Achiruddin dinyatakan bersalah karena membiarkan anaknya melakukan tindakan kriminal. Perbuatan AKBP Achiruddin itu membuatnya dipatsus.
"Dan malam ini, yang bersangkutan akan kami panggil dan akan kami tempatkan di tempat khusus," jelas Dudung.
Anak dari AKBP Achiruddin yaitu Aditya Hasibuan yang melakukan penganiayaan kepada Ken Admiral sudah ditetapkan sebagai tersangka.dan sudah ditahan dalam kasus penganiayaan ini
Sumber: detik sumut