Top Stories
-
4 Kesalahan Keuangan yang Membuat Gagal menjadi Kaya!
-
Kehancuran Moral Bangsa: "Saat Elit pun Pragmatis, Idealisme Mati"
-
Trader yang Sukses Bukan Menebak!
-
Terjebak Dalam Kebencian
-
Kecewa Kepada Pendeta Tidak Dapat Dijadikan Alasan Seseorang Meninggalkan Gereja
-
3 Pilihan Hidup Anak Muda, Jika Usiamu 26-30 Tahun.
-
Aturan Main Crypto di Indonesia Resmi Berubah Total!
-
Singapura Sabotase Ekonomi Kita Balas Dengan Tunda Ekspor Energi Listrik Sampai Mereka Gelap
-
Saatnya Menjemput Revolusi Indonesia
Search
- Details
- Category: Politik & Opini
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1254

Ahok pantas menjadi Bos BUMN.
Mengenal Ahok lebih dekat, latar belakang kehidupan Ahok dan rekam jejak politiknya.
AHOK SANG PENDOBRAK.
Basuki Tjahaja Purnama (Zhong Wan Xie) atau yang akrab dipanggil Ahok lahir di Manggar, Belitung Timur pada tanggal 29 Juni 1966. Kita mengenal tempat kelahirannya sebagai seting lokasi untuk film laskar pelangi.
Merupakan anak pertama dari pasangan Indra Tjahaja Purnama (ayah) dan Buniarti Ningsing (ibu) yang merupakan keturunan Tionghoa-Indonesia. Bersama ketiga adiknya, Ahok menghabiskan masa kecilnya di tanah kelahirannya sampai tamat sekolah menengah pertama di SMP Negeri 1 Gantung, kemudian hijrah ke Jakarta untuk melanjutkan pendidikannya di SMU III PSKD Jakarta dan Universitas Trisakti untuk meraih gelar Sarjana Teknik Geologi (Insiyur geologi) pada tahun 1989.
Read more: Mengenal Ahok Lebih Dekat dan Latar Belakang Kehidupannya
- Details
- Category: Politik & Opini
- By ZA Sitindaon
- Hits: 713
BTP MIMPI BURUK BAGI PARA BEDEBAH
Ketika Presiden Jokowi mengumumkan Erick Thohir menjadi Menteri BUMN, yakinlah ada banyak pihak yang langsung panas dingin, utamanya dengan program bersih-bersihnya. Apalagi kini akan ditambah lagi dengan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) yang diminta untuk ikut menangani salah satu BUMN, jelas ini akan jadi mimpi buruk jajaran BUMN yang nakal.
- Details
- Category: Politik & Opini
- By ZA Sitindaon
- Hits: 737

"KADRUN KEJANG - KEJANG"
Jokowi-Ahok Paloh-Anies
Kepala Surya Paloh sepertinya berdenyut keras dibikin pusing hari ini. AHOK, sudah di panggil Menneg BUMN. Bakal jadi Dirut Holding Migas dan tambang, Inalum, Pertamina dan PLN..
Read more: Ahok Bakal Jadi Dirut Holding Migas dan Tambang, Inalum, Pertamina dan PLN
- Details
- Category: Politik & Opini
- By ZA Sitindaon
- Hits: 1770

Petral di tengah pusaran politik
( bisnis )
Dulu era Soeharto ketika kita masih surplus minyak. Produksi dan konsumsi lebih besar produksi, ekspor Minyak jadi primadona. Lantas gimana mengontrol ekspor tersebut ? Pak Harto menyetujui dibentuk Agent yang punya hak monopoli perdagangan Minyak. Maka dibentuklah Petral. Petral ini perusahaan terdaftar di Singapore. Pemegang sahamnya adalah 40 persen PT Pertamina (Persero), 20 persen Bob Hasan, 20 persen Tommy Soeharto, dan 20 persen sisanya yayasan karyawan Pertamina. Namun dibalik Petral ada operator yang bertindak sebagai trader, yaitu group Bimantara, dimana pemiliknya adalah Bambang Tri ( putra Soeharto). Namun pengelolaannya dipegang oleh Rosana Barack.
Read more: Petral Bubar, Sang Aktor Masih Bermain di Tengah Pusaran Politik dan Bisnis Negeri Ini
- Details
- Category: Politik & Opini
- By ZA Sitindaon
- Hits: 990
SitindaonNews.Com - Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon menanggapi kabar Ahok yang mengaku diajak Menteri BUMN Erick Thohir untuk menjadi Direktur Utama salah satu BUMN.
Bakat alamiah pak Ahok ini membereskan birokrasi pelayanan publik, PLN cocok" kata Jansen Sitindaon.
Diluar kontroversi Ahok di Jakarta, Jansen Sitindaon yakin akan kemampuan Ahok untuk memimpin BUMN, utamanya BUMN yang berbau pelayanan publik. Karakter yang suka matah² dan memaki dari seorang Ahok kadang juga kita butuhkan dengan tujuan untuk perbaikan pelayanan publik oleh BUMN, biar Ahok menatar dan marahi petinggi² BUMN itu agar kerja beres, kata Jansen.
- Details
- Category: Politik & Opini
- By ZA Sitindaon
- Hits: 802

Membasmi Suap Menyuap di Negeri Ini
SitindaonNews.Com - Kita sering mendengar masalah korupsi, korupsi ini beberapa hal, ada penyalahgunaan jabatan, penyalahgunaan wewenang, ada memperkaya diri sendiri dan ada gratifikasi.
Yang kita soroti disini adalah suap menyuap, awalnya suap menyuap ini masuk hukum pidana secara umum tapi dikembangkanlah masuk menjadi masalah korupsi menjadi pidana khusus