Top Stories
-
Siap-siap Ekonomi Semakin Parah, 5 Tahun Kedepan Secara Keseluruhan Akan Berat!
-
Lingkunganmu Menentukan Hidupmu
-
HP Mulai Ditinggalkan di 2026, Ramai-ramai Beralih ke Penggantinya
-
Nasabah Menjerit di DPR: Bank Muamalat Diduga Gelapkan Dana Miliaran
-
China Berlakukan Wajib Steer-By-Wire Untuk Semua Mobil
-
Medan Perang Durian di Tiongkok
Search
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 404

“Buah alpukat mengandung berbagai nutrisi penting yang diperlukan oleh tubuh, sehingga ia sering kali disebut sebagai superfood. Ada banyak manfaat alpukat untuk kesehatan, seperti mengontrol gula darah, mencegah osteoporosis, hingga menjaga kesehatan mental.”
Alpukat menjadi salah satu jenis buah populer yang terkenal berkat berbagai kandungan nutrisi di dalamnya. Beragam kandungan nutrisi membuat buah ini memiliki banyak manfaat yang baik untuk kesehatan.
Selain bermanfaat, buah ini memiliki rasa yang manis dan lezat. Bahkan, kamu bisa mencoba alpukat dengan berbagai cara pengolahan yang berbeda-beda. Nah, lantas apa saja sih manfaat alpukat untuk kesehatan tubuh?
Kandungan Nutrisi Buah Alpukat
Alpukat terkenal dengan sebutan “Alligator Pear” di beberapa negara. Bahkan, beberapa peneliti pun mengatakan buah ini menjadi salah satu superfood atau makanan super. Nah, berikut kandungan nutrisi yang terdapat dalam 201 gram alpukat, yaitu:
- Kalori: 322
- Lemak sehat: 33 gram.
- Protein: 4 gram.
- Karbohidrat: 17 gram.
- Serat: 14 gram.
- Vitamin C: 22 persen kebutuhan harian.
- Riboflavin: 20 persen kebutuhan harian.
- Vitamin E: 28 persen kebutuhan harian.
- Vitamin K: 35 persen kebutuhan harian.
- Niacin: 22 persen kebutuhan harian.
- Asam pantotenat: 56 persen kebutuhan harian.
- Pyridoxine: 30 persen kebutuhan harian.
- Folat: 41 persen kebutuhan harian.
- Magnesium: 14 persen kebutuhan harian.
- Kalium: 21 persen kebutuhan harian.
- Tembaga: 42 persen kebutuhan harian.
- Mangan: 12 persen kebutuhan harian.
Manfaat Alpukat untuk Kesehatan
Banyaknya nutrisi yang terkandung dalam buah alpukat, tentunya mampu membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian tubuh. Bahkan, buah dengan rasa unik ini juga punya beragam manfaat untuk kesehatan, lho. Berikut ini beberapa manfaat alpukat yang perlu diketahui.
1. Menjaga berat badan

Alpukat mengandung serat dan karbohidrat, sehingga mengonsumsinya bisa membuatmu merasa kenyang lebih lama. Meski mengandung lemak, tetapi buah ini tidak mengakibatkan kenaikan berat badan. Sebab, lemak yang terkandung dalam buah ini adalah lemak baik.
Meski begitu, hindarilah mengonsumsi buah alpukat secara berlebihan. Alasannya kandungan kalori dalam buah ini cukup tinggi, antara 150 sampai 200 kalori pada satu buahnya. Tak hanya itu, guna membantu mendapatkan berat badan ideal, kamu juga disarankan untuk berolahraga secara rutin selain mengonsumsinya.
2. Mengontrol kadar gula darah
Manfaat alpukat selanjutnya adalah mengontrol tekanan darah. Dengan kata lain, buah ini sangat baik bagi pengidap diabetes. Meskipun mengandung karbohidrat, tetapi indeks glikemik pada alpukat sangat rendah, sehingga tidak akan memengaruhi kadar gula darah.
Selain itu, mengonsumsi alpukat juga baik untuk mengontrol metabolisme pada pengidap diabetes. Jadi, tidak ada salahnya untuk mengonsumsi buah ini sebagai makanan sehat bagi pengidap diabetes.
3. Mencegah sembelit

Selain dua hal di atas, manfaat alpukat lainnya adalah mencegah sembelit. Sembelit atau konstipasi terjadi karena kamu kurang asupan serat atau tidak terpenuhinya asupan cairan harian tubuh.
Jadi, guna mengatasi kondisi tersebut, kamu bisa memenuhi asupan serat dan minum setidaknya dua liter setiap hari. Nah, asupan serat ini bisa kamu dapatkan dari buah ini.
4. Mengontrol tekanan darah

Selain serat dan lemak yang baik, buah alpukat juga kaya akan kandungan kaliumnya. Jenis mineral satu ini sangat bermanfaat untuk membantu mengendalikan tekanan darah dan mencegah terjadinya tekanan darah tinggi. Tak hanya itu, kalium juga sangat baik untuk membantu mengatur detak jantung agar tetap normal.
5. Menjaga kesehatan mata

Alpukat mengandung antioksidan jenis zeaxanthin dan lutein di dalamnya. Berdasarkan sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Investigative Ophthalmology and Visual Science, kedua jenis antioksidan tersebut sangat penting untuk menunjang kesehatan mata.
Artinya, rutin mengonsumsi buah alpukat dalam jumlah yang tidak berlebihan, bisa membantu menurunkan risiko masalah kesehatan penglihatan pada usia senja. Studi tersebut juga menyebutkan bahwa baik zeaxanthin maupun lutein, bisa membantu mencegah mata mengalami degenerasi makula dan katarak.
6. Menjaga kesehatan jantung

Manfaat alpukat juga tidak lepas dari kesehatan jantung. Kandungan mineral, protein, serat, lemak sehat, juga vitamin di dalamnya sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung. Membiasakan mengonsumsi buah dan sayuran, tak terkecuali buah yang satu ini, bisa membantu menurunkan kadar low density lipoprotein (LDL), dan meningkatkan kadar high density lipoprotein (HDL) di dalam tubuh.
Kadar kolesterol jahat atau LDL yang terlalu tinggi bisa memicu berbagai keluhan kesehatan. Contohnya penyumbatan pada pembuluh darah di jantung, sehingga meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan jantung. Inilah alasannya, buah alpukat dianjurkan menjadi buah dalam menu sehat pengidap masalah kardiovaskular.
Baca lebih lanjut mengenai manfaat buah ini untuk kesehatan jantung di tulisan ini: Ini 6 Buah yang Dapat Menjaga Kesehatan Jantung.
7. Mencegah osteoporosis
Manfaat alpukat selanjutnya adalah mencegah pengeroposan tulang. Mengonsumsi 201 gram alpukat mampu memenuhi vitamin K sebanyak 35 persen kebutuhan hariannya. Vitamin K menjadi salah satu vitamin yang sangat baik untuk menjaga dan mengontrol kesehatan tulang.
Memenuhi kebutuhan vitamin K membuat penyerapan kalsium menjadi lebih optimal sehingga tulang menjadi lebih kuat dan sehat. Vitamin K juga baik untuk mengurangi ekskresi kalsium melalui urine.
8. Mencegah penyakit kanker
Kanker menjadi salah satu penyakit yang berbahaya. Ada berbagai cara pencegahan terhadap penyakit ini, salah satunya dengan mengonsumsi alpukat. Buah ini mengandung folat yang cukup tinggi untuk mencegah munculnya kanker usus besar, lambung, pankreas, hingga serviks.
Alpukat juga mengandung fitokimia dan karotenoid yang tinggi dan bersifat antikanker. Kedua kandungan tersebut mampu mencegah perkembangan kanker menjadi tahap yang lebih parah.
Meski begitu, masih membutuhkan penelitian lebih lanjut terkait khasiat buah alpukat dengan penyakit kanker.
9. Menjaga kesehatan mental
Banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kesehatan mental. Salah satunya dengan mengonsumsi berbagai makanan sehat. Nah, alpukat menjadi buah yang perlu kamu konsumsi untuk mencegah depresi.
Buah alpukat mengandung folat yang cukup tinggi. Nah, seseorang yang kekurangan asupan folat berisiko lebih tinggi untuk mengalami depresi. Sebab, folat mampu mencegah penumpukan homocysteine, zat yang dapat menyebabkan gangguan sirkulasi dan pengiriman nutrisi ke otak.
10. Menjaga kesehatan janin dalam kandungan
Manfaat alpukat selanjutnya berkaitan dengan kehamilan. Bukan rahasia lagi bahwa buah ini sangat baik dikonsumsi oleh bumil. Ini karena buah satu ini mengandung asam folat yang cukup tinggi.
Folat sendiri berfungsi untuk mencegah berbagai komplikasi kehamilan, mengoptimalkan pembentukan sel dan sistem organ janin, hingga pembentukan sel darah merah. Dengan memenuhi kebutuhan folat selama kehamilan, perkembangan dan pertumbuhan janin dalam kandungan akan lebih optimal.
Itulah berbagai manfaat alpukat yang bisa kamu rasakan untuk kesehatan tubuh. Saat rutin mengonsumsi buah, pastikan juga kamu menjalankan gaya hidup yang sehat secara konsisten. Tujuannya, agar manfaatnya bisa kamu rasakan secara optimal
Sumber: HALODOC, dr. Fadhli Rizal Makarim
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 333
Pria Berkeringat Sumber : vstory
SitindaonNews.Com, || Mencium bau badan orang lain bisa memberikan efek menenangkan yang membantu mengatasi kecemasan sosial, menurut peneliti Swedia, yang dikutip dari situs Metro, Selasa, 28 Maret 2023.
Ini mungkin terdengar menjijikan tapi temuan di baliknya mengklaim bahwa bau keringat orang lain mengaktifkan jalur otak yang terkait dengan emosi, menawarkan efek menenangkan
Para peneliti menyarankan bahwa bau badan kita mungkin mengomunikasikan keadaan emosional seperti kebahagiaan atau kecemasan, bahkan membangkitkan respons serupa pada orang lain yang menciumnya.
Sebagai bagian dari penelitian, para relawan diminta untuk menyumbangkan keringat ketiak saat mereka menonton film horor atau film bahagia.
Sebanyak 48 wanita dengan kecemasan sosial setuju untuk mengendus beberapa sampel ini, di samping menerima terapi mindfulness konvensional, di mana pasien didorong untuk lebih sadar akan pikiran, perasaan, emosi, dan lingkungan mereka untuk mengurangi respons otomatis.
Beberapa wanita diberi bau badan asli untuk diendus, sementara yang lain diberi udara bersih. Mereka yang terkena keringat tampaknya melakukan terapi dengan lebih baik
"Keringat yang dikeluarkan saat seseorang bahagia memiliki efek yang sama dengan seseorang yang takut dengan klip film.
Jadi mungkin ada sesuatu tentang sinyal kemo manusia dalam keringat secara umum yang memengaruhi respons terhadap pengobatan," kata ketua peneliti Elisa Vigna, dari Institut Karolinska di Stockholm. Vigna menambahkan mungkin ini ada hubungannya dengan kehadiran orang lain, tapi mereka masih perlu memastikannya.
Temuan awal penelitian ini dipresentasikan pada konferensi medis di Paris pada minggu ini. Ada lebih banyak penelitian yang diperlukan untuk subjek ini sehingga terapis mungkin tidak akan meresepkan keringat dalam waktu dekat.
Bau adalah indera yang penting karena dapat mengingatkan kita akan bahaya seperti kebocoran gas, api, atau makanan busuk. Ini juga terkait erat dengan ingatan. Itulah mengapa beberapa bau dapat membangkitkan ingatan tertentu. Selain itu, penciuman juga berperan dalam tingkat ketertarikan antara dua orang.
Penelitian telah menunjukkan bahwa bau badan kita, yang dihasilkan oleh gen yang membentuk sistem kekebalan dapat membantu secara tidak sadar dalam memilih pasangan kita.
Sumber: viva.co.id
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 295

4 Kebiasaan Makan Ini Ganggu Kesehatan Mental.
Cara makan dan asupan makanan ternyata berpengaruh terhadap kesehatan mental, sehingga wajib dihindari!
1. Terlalu banyak gula
Otak memang menyukai gula sebagai sumber energi. Akan tetapi apabila terlalu banyak mengkonsumsi gula bisa menimbulkan rasa depresi.
Efek buruk terlalu banyak minuman manis di usia remaja mempengaruhi masalah psikologis. Kondisi ini berdampak negatif pada kesehatan mental saat dewasa.
2. Terlalu banyak junkfoof
Makanan junkfood yang dikonsumsi terlalu banyak juga bisa menimbulkan efek depresi. Junkfood tetap boleh dikonsumsi sesekali saja, dan dalam porsi yang cukup.
3. Menghitung kalori
Menghitung kalori makanan kerap dilakukan orang yang ingin menurunkan berat badan. Namun hal ini tidak baik apabila dilakukan jangka panjang karena akan menimbulkan obsesi yang tidak sehat.
4. Tidak konsumsi makanan antiinflamasi
Inflamasi di dalam tubuh bisa meningkatkan resiko depresi. Mengkonsumsi makanan antiinflamasi bisa menurunkan resiko depresi.
Infografis Kebiasaan Makan yang Ganggu Kesehatan Mental

- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 455
Ilustrasi antar anak ke sekolah
Pendidikan menjadi salah satu hal terpenting yang akan mendukung tumbuh kembang anak.
Usia 0 hingga 6 tahun otak anak berkembang dengan sangat cepat hingga 80 persen sehingga mereka dapat menyerap informasi dengan cepat dan baik.
Di usia dini, faktor fisik, mental, dan spiritual anak juga mulai terbentuk dan akan berpengaruh pada kelanjutan hidupnya. Oleh karena itu, masa-masa tersebut sering disebut sebagai masa emas anak atau golden age.
Banyak orang tua yang ingin anak-anaknya mendapatkan pendidikan terbaik sejak usia dini dengan mengajarkannya banyak hal. Tidak sedikit dari para orang tua yang mengirim anaknya ke sekolah untuk mendapatkan pendidikan se-segera mungkin. Tetapi, apakah hal tersebut baik untuk anak?
Orang tua perlu memahami kapan usia yang tepat untuk menyekolahkan anak-anaknya. Pendidikan di usia dini memang sangat penting namun mengirim mereka ke sekolah bukan lah solusi terbaik bagi mereka.
Seperti yang dijelaskan oleh seorang Psikologi anak, Elly Risman, bahwa anak-anak memiliki rentang waktu yang berbeda untuk mulai bersekolah, bermain, dan mendapatkan pendidikan dari orang tua mereka.
Ilustrasi ibu dan anak/parenting/anak bermain. Photo : Freepik/gpointstudio
Hal mendasar yang menyebabkan banyak orang tua mengirim anaknya sekolah di usia yang sangat dini adalah kurangnya edukasi serta prinsip yang kuat sehingga para orang tua dengan mudah mengikuti trend yang ada. Padahal, menurut Elly Risman, yang paling dibutuhkan oleh anak-anak usia dini adalah kedekatan dengan kedua orang tuanya.
"Sebetulnya, yang diperlukan oleh anak pada usia awal-awal itu adalah kelengketan dengan ibu bapaknya," ujar Elly Risman. Kemampuan motorik anak juga dapat dilatih bersama kedua orang tua di rumah.
Sebelum kemampuan tersebut sempurna, menyekolahkan anak justru akan memberikan mereka lebih banyak tekanan bahkan membatasi kreativitas mereka. Orang tua dapat membuat berbagai permainan sederhana di rumah, seperti memakaikan kain kepada anak untuk mereka berimajinasi menjadi superhero atau membuat kerajinan tangan dari barang seadanya. Imajinasi seperti itu sangat membantu cara berpikir anak untuk lebih kreatif dalam berbagai hal.
Banyak orang tua yang tergiur dengan berbagai fasilitas dan permainan yang disediakan oleh sekolah anak usia dini, padahal bermain di rumah bersama orang tua jauh lebih baik bagi tumbuh kembang anak. Orang tua bisa bercerita atau mendongeng sambil melakukan aksi seru bersama anak-anak sekaligus membangun kedekatan dengan mereka.
"Satu hal yang paling banyak orang tidak tahu adalah permainan yang paling bagus buat anak adalah tubuh ibu bapaknya," ujar Elly Risman.
Menurut Elly Risman, waktu yang tepat untuk mengirim anak-anak ke sekolah adalah ketika sel-sel pusat di otak telah saling terhubung, yaitu sekitar usia tujuh tahun. "Kalo kita menyekolahkan usia 7 tahun tinggal mundur ke belakang. SD nya berapa, TK nya berapa, atau kalau mau dimasukin play group juga," lanjutnya.
Menyekolahkan anak terlalu dini dapat membawa berbagai dampak yang negatif bagi perkembangan mereka. Pertama adalah hilangnya masa kanak-kanak atau masa bermain mereka serta kebosanan yang akan muncul di waktu tidak terduga bagi anak-anak.
Elly Risman menjelaskan bahwa anak-anak perlu bermain di usia 0-8 tahun, maka jika waktu tersebut dicuri dengan memberikan mereka pendidikan sekolah yang terstruktur maka akan menyebabkan hilangnya masa bermain mereka sehingga akan menimbulkan kebosanan dini bagi mereka di sekolah
- Details
- Category: Lifestyle & Health
- By ZA Sitindaon
- Hits: 620
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito. (CNN Indonesia/Djonet Sugiarto)
SitindaonNews.Com | Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkapkan sejumlah merek kopi yang mengandung bahan kimia obat yakni paracetamol dan obat kuat pria.
BPOM merinci, merek kopi tersebut yakni, Kopi Jantan, Kopi Cleng, Kopi Bapak, Spider, Urat Madu, dan Jakarta Bandung. Belum ada keterangan dari produsen kopi tersebut terkait temuan BPOM.
Kepala BPOM, Penny K. Lukito mengingatkan soal bahaya penggunaan bahan kimia obat dalam produk pangan olahan. BPOM, kata dia, menemukan kopi yang mengandung Parasetamol dan Sildenafil dalam penindakan di Kota Bandung dan Kabupaten Bogor.
"Bahan Kimia Obat merupakan bahan yang dilarang digunakan dalam obat tradisional dan pangan olahan. Bahan kimia obat seperti Paracetamol dan Sildenafil merupakan bahan yang digunakan untuk produksi obat," kata Penny dalam keterangannya, Minggu (6/3).
Penny menjelaskan bahwa penggunaan Paracetamol dan Sildenafil yang tidak tepat dapat mengakibatkan efek samping yang ringan, berat bahkan sampai menimbulkan kematian.
Kata Penny, Paracetamol dapat menimbulkan efek samping mual, alergi, tekanan darah rendah, kelainan darah, dan jika digunakan secara terus-menerus dapat menimbulkan efek yang lebih fatal seperti kerusakan pada hati dan ginjal.
Sementara Sildenafil dapat menimbulkan efek samping mulai dari yang ringan seperti mual, diare, kemerahan pada kulit, hingga reaksi yang lebih serius seperti kejang, denyut jantung tidak teratur, pandangan kabur atau buta mendadak, bahkan dapat menimbulkan kematian.
"Jika tidak digunakan sesuai aturan pakai (dosis), bahan kimia obat ini dapat menimbulkan risiko tinggi dan efek samping yang dapat membahayakan kesehatan," ujarnya.
BPOM telah menemukan 15 jenis produk jadi atau sebanyak 5.791 pcs pangan olahan mengandung BKO dan 36 jenis atau 18.212 pcs obat tradisional mengandung BKO.
Selain itu, juga ditemukan bahan produksi dan bahan baku. Yakni, 32 Kg bahan baku obat ilegal mengandung Parasetamol dan Sildenafil, 5 Kg produk rumahan atau bahan campuran setengah jadi, cangkang kapsul serta bahan kemas aneka jenis seperti aluminium foil untuk sachet, karton, plastik, dan hologram.
BPOM menyatakan barang bukti pangan olahan dan obat tradisional yang ditemukan seperti Kopi Jantan, Kopi Cleng, Kopi Bapak, Spider, Urat Madu, dan Jakarta Bandung. Produk-produk tersebut diduga mengandung BKO Paracetamol dan Sildenafil.
"Nilai keekonomian barang bukti ini diperkirakan mencapai 1,5 miliar rupiah," ucap Penny.
Diungkapkan Penny, pihaknya telah melakukan pemantauan dan analisis terhadap penjualan online produk pangan olahan mengandung Bahan Kimia Obat dengan merek Kopi Jantan pada periode Oktober-November 2021. Hasilnya, penjualan produk tersebut memiliki nilai transaksi rata-rata sebesar Rp7 miliar setiap bulannya.
Dalam penindakan ini, BPOM juga mengungkap dua pelaku selaku produksi dan peredaran pangan serta obat tradisional ilegal.
Terhadap para pelaku produksi dan pengedar pangan ilegal dapat dikenakan Pasal 136 UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan serta Pasal 140 UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan sebagaimana telah diubah dengan Pasal 64 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
Sedangkan, para pelaku yang memproduksi dan mengedarkan obat tradisional ilegal mengandung bahan kimia obat dapat dipidana sesuai dengan Pasal 196 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan serta Pasal 197 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan sebagaimana diubah dengan Pasal 60 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
Penny juga menuturkan bahwa jaringan ini telah memproduksi dan mengedarkan produk ilegal selama dua tahun atau sejak Desember 2019.
"Badan POM akan terus melakukan pengembangan dan identifikasi jaringan lainnya. Hal ini dilakukan untuk menekan peredaran produk obat dan makanan ilegal serta memberantas peredaran bahan baku obat ilegal di Indonesia," tuturnya. (CNN Indonesia)